KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 333 : Tangan Boneka Untuk Wolf


__ADS_3

Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya rapat pun selesai.


"Semuannya sudah boleh bubar, dan kerjakan apa yang tadi aku katakan, terutama Qiu Shen dan Han Zo, kalian berdua harus terus memata-matai pergerakan Kerajaan Mo, ingat utamakan keselamatan!" ujar Evan kepada Qiu Shen dan Han Zo yang masih berada didalam ruang rapat bersama dengan teman-teman Evan yang lainnya.


Kemudian semua orang pun bubar dan keluar meninggalkan ruang rapat.


"Wolf dan Sea Lin, kalian berdua jangan keluar dulu, ada sesuatu yang ingin aku katakan kepada kalian berdua!"ujar Evan menghentikan Sea Lin dan Wolf yang ingin keluar dari ruang rapat.


"Ada apa Jenderal?/Ada apa Kakak Besar?" tanya Wolf dan Tang Chen menoleh dan berbalik badan ke arah Evan.


"Wolf, aku tidak ingin kamu ikut berperang lagi!" ujar Evan melarang Wolf untuk berperang.


Mendengar itu Wolf dan Sea Lin sontak merasa sangat terkejut.


"Kenapa Jenderal?, kenapa Jenderal melarang aku untuk ikut berperang?" tanya Wolf merasa sangat terkejut dan heran.


"Maafkan aku karena tidak bisa melindungi kamu dipertempuran sebelumnya, aku merasa sangat bersalah padamu. Aku bukan melarangmu untuk berperang, tetapi aku merasa khawatir dengan kondisi kamu saat ini. Kamu adalah orang kedua yang bersedia mengikuti aku tanpa ragu, kamu adalah sahabatku yang setia. Cukup aku merasa bersalah atas hilangnya satu tangan kirimu, jangan sampai aku juga kehilangan dirimu!" kata Evan yang merasa sangat bersalah atas hilangnya tangan Wolf pada pertempuran besar sebelumnya.


Mendengar itu, Wolf hanya bisa merasa sedih dan menundukkan kepalanya, sedangkan Sea Lin yang ada disampingnya ikut merasa sedih dan hanya bisa diam sambil melihat Wolf yang sedang menundukan kepalanya.


Namun kemudian Wolf mengangkat kepalanya. "Jenderal!, kamu tidak perlu mengkhawatirkan diriku, walaupun aku hanya memiliki satu tangan yang tersisa, tetapi aku yakin, bahwa aku masih bisa bertempur dengan bersama Jenderal digaris depan!. Asalkan bisa bertarung bersama Jenderal aku tidak takut untuk mati!" kata Wolf dengan tegas.


"Tetapi aku yang tidak ingin kamu mati, kamu patuhlah jangan membantah perintah aku lagi!" kata Evan dengan nada tegas hingga membuat Wolf dan Sea Lin sontak terkejut.


"Tetapi Jenderal!...." Wolf hendak berkata namun melihat raut wajah Evan yang begitu tegas membuatnya tidak ingin membantah lagi, Wolf merasa sedih dan kecewa dengan keputusan Evan.


Melihat tampang Wolf yang merasa sedih dan kecewa, Evan pun tidak bisa berbuat apa-apa, Evan terpaksa melakukan hal tersebut, karena Evan tidak ingin kehilangan sahabat setia yang telah menemaninya sejak lama.


Namun kemudian suara Elemen Daun (Tumbuhan) terdengar didalam pikiran Evan.


"Sebenarnya masih ada cara untuk teman kamu itu memiliki satu tangan lagi!" kata Elemen Daun kepada Evan melalui ruang kesadaran.

__ADS_1


Evan yang mendengar itu langsung merasa penasaran dan bertanya kepada Elemen Kayu melalui komunikasi didalam ruang kesadarannya.


"Memiliki satu tangan lagi?, bagaimana caranya?!" tanya Evan kepada Elemen Daun yang ada difalam tubuhnya.


"Itu cukup mudah, kamu hanya perlu memberikannya sebuah tangan boneka, walaupun tidak akan sebagus tangan asli, namun itu jauh lebih baik dari pada tidak memiliki tangan sama sekali!" ujar Elemen Daun.


"Tangan boneka?, Yah! itu memang ide yang sangat bagus, Terima kasih Kakak Daun!" kata Evan merasa sangat senang.


Namun kemudian seketika Evan tersadar bahwa dirinya tidak bisa mendapatkan sebuah tangan boneka, karena seorang pengrajin atau pembuat boneka sudah sangat lama menghilang dari daratan timur.


"Tetapi bagaimana caranya aku mendapatkan tangan boneka?, sejak ratusan tahun yang lalu para pengrajin boneka sudah menghilang dari peradaban didaratan timur ini. Haiiss.., apakah Wolf benar-benar harus kehilangan satu tangannya untuk selamanya?" kata Evan merasa sedih dan kasihan kepada Wolf.


"Apakah kamu bodoh?, apakah kamu pikir hanya pengrajin boneka yang ada di daratan timur ini saja yang bisa membuat sebuah tangan boneka untuk teman kamu itu?, apakah kamu melupakan kami yang ada didalam tubuh kamu ini?" ujar Elemen Daun merasa jengkel dengan sifat pelupa Evan.


"Hahaha benar juga!, ada Para Kakak Elemen didalam tubuhku, aku bisa meminta bantuan kalian untuk mengajariku membuat tangan boneka!" ujar Evan merasa sangat senang dan gembira.


"Hemm.., sekarang baru ingat!" kata Elemen Daun.


"Tidak perlu dicari, sebelumnya dari Peninggalan si Pria Tua Sun Guan Ji dan Alam Fantasi Tujuh Bintang kamu telah mendapatkan semua bahannya, jadi tidak perlu mencari lagi!" ujar Elemen Daun.


"Jika begitu maka bagus sekali, terima kasih Kakak Daun!" ucap Evan berterima kasih kepada Elemem Daun.


"Yah, sekarang kamu katakanlah hal ini kepada teman kamu itu, jangan sampai membuatnya merasa sedih terlalu lama" ujar Elemen Daun.


Sementara itu Wolf yang merasa sedih menerima keputusan Evan dengan terpaksa.


"Baiklah Jenderal, terima kasih karena telah mengkhawatirkan diriku, aku akan menerima keputusanmu dan patuh terhadap perintahmu, aku ijin pergi!" kata Wolf merasa sedih atas keputusan yang diberikan oleh Evan.


Evan yang kala itu masih berbincang didalam ruang kesadaran hanya menanggapi semua perkataan Wolf dengan raut wajah tak berekspresi.


Kemudian Wolf berbalik badan dan berjalan pergi menuju pintu keluar, namun pada saat Wolf sudah sampai pintu keluar tiba-tiba Evan tersadar dan memanggilnya.

__ADS_1


"Tunggu Wolf, siapa yang mengijinkan kamu untuk pergi?, kembalilah kesini, masih ada yang ingin aku katakan padamu!" kata Evan memanggil Wolf untuk kembali.


Mendengar Evan memanggilnya untuk kembali, maka Wolf dengan patuh kembali menghadap Evan.


"Ada apa Jenderal?, apakah masih ada yang ingin Jenderal katakan padaku?" tanya Wolf dengan raut wajah pasrah.


"Haaiiss..., Wolf, aku benar-benar minta maaf padamu, aku tahu kamu merasa sedih dan tidak bisa menerima keputusan aku ini, tetapi ini semua demi kebaikan kamu. Baiklah Begini saja, aku telah menemukan cara untuk kamu agar memiliki dua tangan lagi!" kata Evan yang ingin menyampaikan kabar baik kepada Wolf.


Mendengar itu, seketika Wolf merasa terkejut dan langsung mengubah ekspresinya, begitu juga dengan Sea Lin yang ada disamping Wolf.


"Memiliki dua tangan lagi?, bagaimana caranya?" tanya Wolf dengan sangat antusias.


"Aku akan membuatkan satu tangan boneka untuk kamu, walaupun tangan boneka ini tidak senyaman tangan manusia asli, tetapi ini lebih baik dari pada tidak memiliki tangan sama sekali. Setelah kamu memiliki tangan boneka maka kamu bisa bertempur digaris depan bersama kami lagi, jadi kamu jangan bersedih dan tunggu aku membuatkan tangan boneka untukmu!" ujar Evan memberikan kabar baik tersebut kepada Wolf.


Mendengar itu, seketika Wolf merasa sangat senang dan bahagia.


"Terima kasih Jenderal, aku sangat berterima kasih pada Jenderal, setelah aku memiliki dua tangan lagi, aku pasti tidak akan pernah mengecewakan Jenderal!" kata Wolf merasa sangat senang dan bahagia sambil memberi hormat kepada Evan.


"Kamu jangan begitu sungkan padaku, bukankah sudah aku katakan bahwa kamu adalah sahabatku?, jadi tidak usah memberiku hormat seperti ini!" ujar Evan sembari tersenyum kepada Wolf.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


......................


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2