
Siang hari Evan dan Sea Lin akhirnya sampai di kota Yunzhou yang kini setengah wilayahnya telah terendam oleh banjir akibat rusaknya bendungan.
Evan dan Sea Lin yang terbang diudara langsung terbang dengan cepat menuju ke markas militer kota Yunzhou tempat Tang Chen berada.
Beberapa saat kemudian akhirnya Evan dan Sea Lin sampai di markas militer kota Yunzhou tempat Tang Chen berada.
Para prajurit yang sedang berjaga dan berpatroli di markas militer sontak merasa terkejut ketika melihat Evan dan Sea Lin yang sedang terbang diudara menuju ke markas militer mereka.
"Jenderal Besar Li dan Komandan Lin datang!, semuannya cepat berkumpul untuk menyambut Jenderal Besar Li dan Komandan Sea Lin!" kata seorang prajurit berteriak kepada seluruh prajurit yang ada dimarkas militer.
Evan dan Sea Lin yang terbang diudara mendarat perlahan ditengah-tengah markas militer tempat para prajurit telah berkumpul untuk menyambut mereka.
"Selamat datang Jenderal Li dan Komandan Lin!" kata Para prajurit langsung berlutut dan memberi hormat kepada Evan dan Sea Lin.
"Kalian semua berdirilah, tidak perlu menyambutku seperti ini, kalian kerjakanlah apa yang harus kalian kerjakan!" kata Evan kepada para prajurit yang menyambutnya dengan berlutut dan memberi hormat.
"Baik Jenderal!" kata Para Prajurit yang kemudian langsung bangkit berdiri dan bubar pergi untuk melakukan apa yang harus mereka lakukan.
"Kamu!" panggil Evan menghentikan seseorang prajurit yang hendak berjalan pergi.
Seketika prajurit yang dipanggil oleh Evan langsung berhenti dan berbalik badan.
"Saya Jenderal!" kata Prajurit tersebut sambil berdiri dan memberi hormat kepada Evan.
"Kamu bantu kami tunjukan jalan ke tempat Komandan Tang Chen!" kata Evan kepada Prajurit tersebut.
"Baik Jenderal, ikuti saya!" kata Prajurit Tersebut dengan senang hati menunjukan jalan untuk Evan dan Sea Lin.
Kemudian dengan adanya Prajurit tersebut untuk menunjukan jalan Evan dan Sea Lin langsung berjalan menuju tempat Tang Chen berada.
Di sebuah tenda, tampak Tang Chen yang sedang berlatih untuk memulihkan luka yang ada ditubuhnya, hingga tak lama kemudian Evan dan Sea Lin masuk kedalam tenda tersebut.
__ADS_1
Melihat kedatangan Evan dan Sea Lin, sungguh hati Tang Chen merasa sangat senang dan gembira.
"Evan, kamu sudah pulang?, bagaimana dengan kunjungan kamu ke Sekte Gunung Abadi?, apakah disana menyenangkan?" tanya Tang Chen tanpa henti karena merasa sangat senang melihat kedatangan Evan dan Sea Lin.
"Cukup mnyenangkan juga, kamu sendiri bagaimana dengan kondisi kamu?, aku dengar kamu terluka saat bertarung melawan komandan Pasukan Iblis saat pertempuran sebelumnya" ujar Evan bertanya tentang kondisi Tang Chen.
"Sudah lewat tiga hari lalu, sekarang aku sudah baik-baik saja, hanya perlu memulihkan tenaga dan energi spiritual saja!" kata Tang Chen menjawab Evan.
"Baguslah, sepertinya nyawa kamu benar-benar tebal!" kata Evan sembari tersenyum jenaka kepada Tang Chen.
"Kamu datang kesini ingin membantu atau ingin mengajak aku berkelahi? Hahh!?" ujar Tang Chen merasa kesal.
"Hahaha.., ambil pil ini dan makanlah!" kata Evan melemparkan satu butir Pil Spirit Dewa kepada Tang Chen.
Tang Chen langsung menangkap Pil Spirit Dewa tersebut dengan tangan kirinya.
"Pil apa ini?, kamu bukan memberikan aku Pil racun kan?" tanya Tang Chen sembari melihat Pil Spirit Dewa tersebut dengan teliti.
Setelah mendengar penjelasan dari Evan, Tang Chen masih ragu terhadap Pil Spirit Dewa yang sedang dipegangnya.
"Apalah Pil ini benar-benar sangat luar biasa seperti yang kamu katakn?!" kata Tang Chen masih berasa ragu dengan Pil Spirit Dewa yang sedang dipegang olehnya.
"Jika kamu tidak percaya yah tidak usah kamu terima, kembalikan saja padaku!" kata Evan meminta kembali Pil Spirit Dewa dari Tang Chen.
"Cih si Bangsat!, barang yang sudah diberi bisa-bisanya diminta lagi, Mimpi saja kamu!" kata Tang Chen menggenggam erat Pil Spirit Dews.
Melihat reaksi Tang Chen membuat Evan tertawa dan tersenyum riang.
Sea Lin merasa iri kepada Tang Chen yang mendapatkan Pil yang sangat luar biasa dan sangat berharga dari Evan.
"Kakak Besar, apakah masih ada Pil Spirit Dewa lagi untukku?, aku juga menginginkannya untuk meningkatkan pembinaanku, sepertinya sejak aku menyerap darah hewan monster tingkat tinggi sebelumnya, aku merasa bahwa aku akan segera menerobos ke Tingkat Kaisar Level Tujuh!" ujar Sea Lin meminta Pil Spirit Dewa dari Evan.
__ADS_1
"Tentu saja aku masih ada banyak, Pil Spirit Dewa ini kamu juga mendapatkannya, malam ini kita bertiga akan berlatih untuk meningkatkan kekuatan kita, besok kita bertiga akan pergi ke bendungan untuk melihat kondisi disini!" ujar Evan kepada Sea Lin dan Tang Chen.
Setelah memberikan satu Butir Pil kepada Sea Lin, mereka bertiga langsung berpisah dan pergi ke tenda mereka masing-masing untuk berlatih.
Tampak Evan yang memakan dan menelan lima Pil Spirit Dewa sekaligus tanpa takut bahwa tubuhnya akan meledak.
Diwaktu yang bersamaan Evan, Sea Lin dan Tang Chen yang berada disetiap tenda yang berbeda tampak sedang duduk bersila, kemudian mereka bertiga langsung memakan dan menelan Pil Spirit Dewa milik mereka secara bersamaan.
Setelah mengkonsumsi Pil Spirit Dewa tampak ketiga sangat fokus dan berkonsentrasi untuk mencerna Pil Spirit Dewa.
Didalam ruang kesadaran Evan, tampak Evan yang sudah berada di Tingkat Kaisar Level Sembilan telah bersiap untuk menerobos tingkatan.
"Aku pensaran bagaimana bentuk Jiwa petarungku nanti, apakah akan berupa Kaisar manusia burung raksada yang sangat hebat dan menguasai kekuatan dua belas elemen?" batin Evan dalam hatinya yang sedang menantikan bagaimana bentuk Jiwa Petarung yang akan dibangkitkan olehnya.
Evan terus fokus mencerna Pil Spirit Dewa yang ditelan olehnya, dan bersiap untuk segera menerobos tingkatan.
Sementara itu disisi lain tampak Tang Chen yang berada ditingkat Jenderal Level Sembilan telah bersiap untuk menerobos tingkatan ke Tingkat Kaisar Level Satu.
Singkat cerita pada tengah malam hari, akhirnya Tang Chen berhasil menerobos dan naik tingkat ke Tingkat Kaisar Level satu.
"BOOOMMM!!" ledakan energi spiritual dari tubuh Tang Chen membumbung tinggi ke langit.
Melihat adanya ledakan terobosan dari tenda tempat tinggal Tang Chen, sontak semua prajurit yang ada di markas militer merasa terkejut dan melihat ke arah tenda tempat tinggal Tang Chen.
"Sepertinya Komandan Tang telah menerobos tingkatan!" kata seorang prajurit sambil melihat ke arah Tendan milik Tang Chen.
Kemudian energi ledakan terobosan yang menjulang ke langit perlahan menghilang, sedangkan itu didalam tenda tampak Tang Chen yang merasa sangat senang dan gembira.
"Hahaha bagus!, Pil Spirit Dewa ini memang benar-benar sangat luar biasa, sekarang aku telah berada ditingkat Kaisar Level Satu. Tetapi ini masih belum cukup, aku masih harus menungkatkan kekuatanku, aku tidak akan menyia-nyiakan waktu malam ini, aku harus mengejar Evan dan Sea Lin!" kata Tang Chen dengan tekadnya.
Kemudian Tang Chen langsung memejamkan mata dan lanjut berlatih lagi.
__ADS_1