KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 94 : Putri Kaisar Gu dari Negara Gu (Gu Mei)


__ADS_3

Wanita itu terus berlari hingga menuju ke arah danau tempat Evan berada.


"Hehehei... gadis cantik mau kemana kau!?"


"didepan sana adalah danau, kau tak akan bisa kabur lagi!"


Kata penjahat-penjahat itu yang terus mengejar tiada henti.


Wanita cantik itu melihat kedepan, terlihat dari kejauhan sebuah danau yang jernih mencerminkan sinar matahari.


Evan yang tadinya berbaring di atas rumput terkejut sadar mendengar suara seseorang dari kejauhan, Evan bangkit berdiri dan terlihat dari kejauhan ada beberapa orang datang ke arahnya dengan cepat.


"Sial, kenapa bisa ada banyak orang datang!?" Evan yang dalam keadaan telanjang bulat kebingungan, mau memakai baju tapi sudah tidak sempat.


Disisi lain si Eanita cantik itu terus berlari ke arah Evan tanpa menyadari keberadaan evan karena terus fokus berlari. hingga pada saat jarak sudah sangat dekat wanita cantik itu terbelalak kaget melihat ada seorang pria muda bertelanjang bulat ada didepannya.


Evan melotot kebingungan melihat ada seorang wanita datang menghampirinya dengan sangat cepat.


Karena melihat Evan si wanita itu tidak fokus dalam langkah larinya, dan dengan kecepatannya saat itu membuat kakinya tidak seimbang dan membuatnya tersandung dan jatuh ke arah Evan.


"UWWAAAAA........ BRRUUAAAKKK !!!"


Tabrakan besar antara mereka pun terjadi, dengan kecepatan wanita cantik itu membuat mereka jatuh hingga kepinggiran danau yang dangkal.


"Haaasshh..." Evan mengeluarkan kepalanya dari air. Mata Evan terbelalak melihat ada seorang wanita cantik Sedang duduk di atas selangkangannya.


Air yang menetes mengalir diwajah cantik dan leher, dan bagian tubuh lainnya membuat Gadis tersebut sangat terlihat begitu menawan dan menggoda.


Dengan pakaian yang basah kuyup membuat tubuh Gadis itu terlihat, tubuh yang begitu ramping, dada yang yang besar, dan pinggul yang sangat sexy membuat evan yang memandangnya pun mimisan.


Melihat evan yang sedang memandangi tubuhnya tanpa henti sampai mimisan, wanita cantik itu sangat malu hingga wajahnya merah merona.


"KYAAA....!!" wanita cantik itu menekan kepala Evan masuk kedalam air.


Namun itu tak berlangsung lama karena para penjahat itu sudah sampai menyusul wanita cantik itu.


"Putri cantik, kau sudah tidak bisa kabur kemana-mana lagi." Ucap penjahat tersebut menyapa si wanita cantik yang membelakanginya.


Wanita tersebut tersentak sadar dan menoleh, para penjahat itu memandangi Wanita cantik dengan pandangan yang penuh nafsu dan maksud jahat.


Wanita tersebut berdiri. "Kalian jangan berani mendekat!" ucap Wanita cantik itu mengeluarkan pedangnya.

__ADS_1


"Sungguh galak, tapi aku suka Wanita yang seperti itu!"


"yah, pasti akan sangat menyenangkan saat bermain nanti."


Para penjahat itu melihat Gadis itu dengan penuh kegenitan.


"kalian sungguh brengsek !" caci wanita itu mempererat pegangan pedangnya.


Disisi lain, Evan masih belum bangun dan dengab kepala tepat berada dibawah wanita itu yang sedang berdiri.


"Hehehe kuning...." tawa mesum Evan melihat pakaian dalam wanita cantik itu dari bawah gaun si wanita cantik.


Dengan pendengaran yang tajam, wanita cantik itu mendengar gumaman Evan. "Brengsek! apa yang kau lihat!?"


"PONG !" wanita cantik itu memijak kepala evan kembali kedalam air dan wanita itu pun sedikit minggir menjauh dari Evan.


Wanita cantik itu pun kembali fokus kepada para penjahat yang ada didepannya. "Kuberitahu kepada kalian, Aku adalah 'Gu mei', putri satu-satunya dari 'Kaisar Gu Tianxing', jika kalian berani menyentuhku, maka kalian dan seluruh keluarga kalian akan dimusnahkan!"


"Putri Gu Mei!? kaisar Gu Tianxing!?" gumam Evan yang terkejut mendengar.


Wanita cantik itu mengancam para penjahat didepannya dengan menyebutkan identitasnya, berharap para penjahat itu takut dan menyerah.


Namun yang diharapkan tidak terjadi, malah para penjahat itu tidak takut sama sekali.


"Apa!?" kaget putri Gu mei keheranan.


"Kami adalah 'organisasi pembunuh' yang diperintahkan oleh 'Kaisar Xiao Xian Fu' untuk menangkapmu dan menjadikanmu sandera, dan menukarkanmu dengan wilayah Negara kekaisaran Gu!."


"Jadi perjanjian damai itu hanyalah Jebakan yang kalian buat!?, supaya aku kesini dan kalian akan menangkapku dan kalian jadikan sandera!. Kalian sungguh licik!" ucap sang putri Gu mei mencaci si penjahat.


Mengetahui kalau dia dijebak, Putri Gu mei sangat geram, ia menatap para penjahat dengan tatapan yang penuh amarah sambil memegang pedangnya dengan erat.


"Aaaaaahh.... Aduh, Hidungku penyok sakit sekali!" keluh Evan bangkit berdiri sambil memegang hidungnya yang habis dipijak.


"Kamu putri Mei bukan, tenang saja aku a....." kata Evan yang ingin bangkit duduk.


Namun "BUUKK !!" Evan yang belum selesai bicara ditendang oleh putri Gu Meu tepat ditengah selangkangannya dengan sangat kuat, karena melihat Evan yang berdiri dan menampakan barangnya jadi dikira orang mesum yang satu komplotan dengan para penjahat itu.


"Aagh Uugh Uuuugghh...., Elang kecilku...." rintih Evan kesakitan mengeluarkan air mata hingga terduduk sambil memegang barangnya yang rusak.


"Huh !, Dasar Brengsek Mesum!!"

__ADS_1


"Siapa pria itu?" bisik salah satu penjahat ke penjahat lainnya.


"Hanya pria tak berguna, jangan menanggapinya!" bisik penjahat lainnya menjawab.


Kemudian mereka pun Fokus melihat ke arah putri Gu Mei. "Putri Mei, menyerahlah, kami berjanji akan membawamu dengan utuh, jika tidak jangan salahkan kami tidak sungkan padamu!" Ancam penjahat yang berdiri ditengah dan yang paling kuat yang berada ditingkat jenderal bintang 2.


"Aku tak akan menyerahkan diriku, walaupun jika aku harus mati!" jawab sang putri menolak.


"Kalau seperti itu, maka jangan salahkan kamu tak sungkan padamu, maju, tangkap dia!" perintah sang penjahat yang berada ditengah.


Sang putri pun juga maju menyerang untuk bertahan, pertarungan pun tak terelakan.


Evan yang meringkuk kesakitan didalam air tak bisa melakukan apa-apa dan hanya bisa menyaksikan pertarungan itu.


namun pertarungan itu terjadi begitu singkat dan tak bertahan lama, Sang putri kalah dan terkepung tidak bisa kemana-mana.


"Hanya dengan kemampuan putri yang hanya tingkat ahli silat level tujuh itu tak akan bisa mengalahkan kami yang rata-rata ini berada ditingkat jenderal dan ahli silat puncak!" ucap si penjahat yang paling kuat.


Putri yang sudah kalah tetap berusaha berdiri tegak dan tidak ingin menyerah.


"Putri Mei menyerahlah!" perintah si penjahat.


"Aku tidak akan menyerah bahkan jika aku mati!"


Sang putri tetap bersih keras dan tak ingin menyerah, para penjahat itu langsung menyerang putri dan ingin menangkapnya.


"Serang! Tangkap dia !!" perintah si penjahat yang berada ditengah dan para penjahat itu pun menyerang putri Gu Mei.


Sang putri yang sudah tak memiliki tenaga hanya berusaha berdiri tegak dan memegang pedangnya dengan erat untuk melawan, walaupun tau dia akan langsung kalah.


Namun...... "Langkah kilat surgawi...." gumam evan yang sedang berada di air danau.


"Swooosh..... SRRAAASSHH !!!" dengan melesat Evan datang tepat waktu dan menebas para penjahat yang mendekati putri Gu Mei.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2