
"Menguji kami?" kata si Pria Tua merasa bingung, begitu juga dengan Qiu Shen dan 16 orang kultivator kegelapan lainnya.
"Jenderal Li, ini sama sekali tidak lucu!" kata Qiu Shen merasa kesal.
"Haha..., aku hanya ingin memastikan saja apakah kakekmu dan orang-orang benar adalah orang baik atau jahat, apakah kamu tidak berpikir jika misalnya kakek kamu dan orang-orangnya adalah kelompok yang diutus untuk membunuhku?, jika aku mengampuni mereka dengan mudah itu sama saja menggali lubang untuk diri sendiri!. jadi aku menguji kakek kamu, dan sekarang aku sudah tahu kalau kakek kamu bukanlah utusan dari manapun!" kata Evan menjelaskan kepada Qiu Shen.
"Maaf jika membuat kalian terkejut!" ujar Evan meminta maaf.
"Tidak apa-apa Jenderal Li, akulah yang seharusnya meminta maaf, jika bukan karena kebodohan dan kesombonganku yang meremehkan Jenderal Li ini semua pasti tidak akan terjadi!" kata si Pria Tua sembari memberi hormat.
"Sudahlah, masalah yang lalu lupakan saja, siapa nama kamu?" tanya Evan kepada si Pria Tua.
"Nama saya Qiu Ming Zi, kepala Desa Tanah Darah!" jawab si Pria Tua.
"Qiu Ming Zi, tadi kamu berkata bahwa semua ini adalah kesalahpahaman, katakan apa tujuan kalian yang sebenarnya datang mencariku?" tanya Evan.
"Kami semulanya mendapatkan informasi bahwa Jenderal Li menerima Kultivator Kegelapan sebagai prajurit, jadi kami para kultivator kegelapan dari desa Tanah Darah datang untuk bertanya dan memastikan untuk mendaftar menjadi prajurit!" jawab Kakek Qiu Ming Zi (Pria Tua).
"Kenapa di desa Tanah Darah kalian bisa memiliki banyak sekali Kultivator Kegelapan?, apakah kalian merekrut mereka?" tanya Evan merasa heran.
"Tidak, didesa Tanah Darah semuannya adalah kultivator kegelapan, kami tidak pernah merekrut siapapun!, kami mengisolasikan diri kami ditempat yang sangat terpencil di Negara Xiao. semula didesa Tanah Darah kami memiliki 2000 orang Kultivator kegelapan. Namun tiga tahun lalu terjadi sebuah insiden Pembantaian yang dilakukan oleh Negara Xiao kepada desa Tanah Darah kami, disaat itulah Qiu Shen berpisah dari kami!. Sebab insiden Pembantaian itu banyak orang di Desa Tanah Darah kami mati, sekarang kami hanya tersisa sekitar 200 orang saja yang masih hidup termasuk dengan anak-anak dan para wanita juga orang Tua, karena kejadian itu kami terus berpindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari kejaran dari Kerajaan Xiao!" jawab Kakek Qiu Ming Zi bercerita dan menjelaskan kepada Evan.
"Ooh.., jadi karena itu setelah kamu mendengar bahwa aku menerima para Kultivator Kegelapan sebagai prajurit, kalian datang kepadaku untuk mendaftar untuk menjadi prajuritku supaya aku dapat melindungi kalian, tebakanku benar bukan?, kalian ingin memanfaatkan aku supaya melindungi kalian dari kejaran Kerajaan Xian!" ujar Evan dengan raut wajah dingin dan tidak senang.
Melihat dari raut wajah Evan yang tampak tidak senang, Kakek Qiu Ming Zi pun menundukan kepalanya.
__ADS_1
"Maaf Jenderal Li, saya hanya ingin melindungi warga desaku!, aku tidak punya niat untuk memanfaatkan Jenderal Li sama sekali, tetapi jika Jenderal Li tidak menerima kami maka kami juga tidak akan memaksa Jenderal Li untuk menerima kami!" kata Kakek Qiu Ming Zi.
"Aku merasa tidak senang bukan karena aku tidak ingin menerima kalian, tetapi karena sifat kalian yang seperti pengecut, kabur ke sana-sini kemudian datang mencariku untuk meminta perlindungan, tidakkah kalian berpikir bahwa kalian seperti Tikus Di Kejar Kucing?" ujar Evan kepada Kakek Qiu Ming Zi dan 16 orang kultivator kegelapan lainnya.
Kakek Qiu Ming Zi pun tertegun mendengar perkataan Evan. "Benar apa yang Jenderal Li katakan, tanpa kami sadari ternyata kami telah menjadi pengecut yang menunggu untuk mati!, terima kasih Jenderal Li, berkat kata-katamu aku telah tersadar!" kata Kakek Qiu Ming Zi.
Melihat Kakek Qiu Ming Zi yang telah menyadari kesalahnnya Evan pun merasa senang dan tersenyum tipis.
"Hem...., kalian tenang saja aku akan dengan senang hati menerima kalian diNanzhou, tetapi aku tidak akan membantu melindungi kalian jika Negara Xiao datang menyerang!, kalian harus menjadi melindungi diri kalian sendiri dengan menjadi kuat dan aku akan berusaha memberikan yang terbaik yang kalian butuhkan untuk menjadi kuat!, mau itu sumber daya, senjata, kitab jurus, ataupun lainnya!" kata Evan kepada Kakek Qiu Ming Zi.
"Terima kasih Jenderal Li, kami sangat berterima kasih!, kami berjanji akan selalu setia padamu dan akan bekerja keras untuk membantumu!" kata Kakek Qiu Ming Zi.
Kemudian dengan segera 16 orang kultivator kegelapan lainnya pun berlutut dan memberi hormat kepada Evan.
"Kalian tidak usah terlalu hormat padaku!, berdirilah!" kata Evan kepada mereka.
Kemudian mereka semua pun bangkit berdiri mengikuti perintah Evan.
"Mulai Sekarang kalian adalah prajurit Pasukan Gagak Malam!, kalian hanya boleh mengikuti perintahku dan bukan orang lain!. kedepannya kalian akan dipimpin oleh Yu Zhong komandan Pasukan Gagak Malam, jika masih ada yang kurang jelas, kalian bisa bertanya kepada Qiu Shen!" ujar Evan kepada mereka.
"Baik Jenderal Li!" jawab mereka dengan kompak.
"Baiklah kalau begitu kalian bawa sisa warga desa Tanah Darah ke Nanzhou, kami akan menyiapkan tempat tinggal untuk kalian, aku ingin melihat mereka!" ujar Evan sambil tersenyum.
"Jenderal Li, bolehkah saya ikut pergi dengan kakek saya untuk membantu mereka pindah?, aku sudah lama tidak bertemu dengan para warga desa, aku sangat merindukan mereka!" pinta Qiu Shen kepada Evan.
__ADS_1
"Baiklah kamu boleh ikut mereka dan pastikan bahwa mereka baik-baik saja dalam perjalanan kesini!" ujar Evan kepada Qiu Shen.
"Baik Jenderal, Terima Kasih!" kata Qiu Shen dengan sangat senang sembaru memberi hormat.
Kemudian Qiu Shen, Kakek Qiu Ming Zi dan 16 orang lainnya pun pergi untuk menjemput warga Desa Tanah Darah yang tersisa.
Setelah itu Evan pun mengajak yang lainnya untuk kembali ke kota Yanzhou.
"Baiklah, sekarang ayo kita kembali ke dalam kota!" kata Evan kepada teman-temannya.
Beberapa saat kemudian Evan dan yang lainnya pun sudah kembali ke kediaman Jenderal, Tang Chen yang sudah sangat mengantuk langsung pergi ke kamarnya dan tidur.
Tampak Evan dan yang lainnya sedang berada dihalaman kediaman Jenderal.
"Ray, besok pagi kamu bagikanlah Pil penerobos ini kepada para Prajurit yang sudah akan menerobos Tingkat Jenderal!" perintah Evan sambil memberikan satu Botol Pil Penerobos kepada Ray.
"Baiklah aku akan membagikannya besok!" jawab Ray.
"Baiklah kalau begitu kalian semua boleh kembali ke tempat kalian masing-masing!" ujar Evan kepada teman-temannya.
Setelah itu Evan pun pergi ke kamarnya, tampak Evan yang sedang duduk atas tempat tidur.
"Aku telah menghabiskan Energi Jiwa dan Energi Spiritualku!, aku harus segera memulihkan dan mengisi kembali Energiku untuk berjaga-jaga jika nanti ada musuh yang datang menyerang!" kata Evan yang merasa waspada.
Dan kemudian Evan pun duduk bersila di atas tempat tidur dan dengan kedua telapak tangan di atas lutut, dan Evan pun berlatih mengisi kembali energinya.
__ADS_1