
Karena Evan telah membunuh tiga walikota yang berkuasa di Nanzhou, kini Evan adalah satu-satunya orang yang paling berkuasa dalam pemerintahan maupun militer.
Sebagai pejabat satu-satunya di Nanzhou, Evan kini harus menyelesaikan semua masalah yang ada di dalam Nanzhou. Mau itu peperangan, kekeringan, kelaparan, kebanjiran, dll.
Tapi saat ini Evan akan fokus kepada kota Yanzhou terlebih dahulu, karena Yanzhou sekarang adalah kota yang paling kristis keadaannya.
Sebagai Jenderal Penguasa yang melindungi Nanzhou, Evan memilih tinggal di kota Yanzhou sebagai daerah perbatasan agar lebih mudah untuk menjaga perbatasan kota dari serangan musuh.
Evan membagi rombongan yang ia bawa...
Pasukan serigala dan kuda darah ditempatkan di barak tentara, Sedangkan para murid sekte tinggal dikediaman walikota Yinzhou dan daerah sekitarnya.
Dan karena Tempat tinggal kediamana Evan (kediaman jenderal) sangatlah besar dan luas, jadi Evan meminta semua teman-teman dekatnya untuk tinggal bersamanya. kecuali Paman Qian Ji dan Wolf yang lebih memilih tinggal di barak tentara.
Kediaman Jenderal terbagi menjadi tiga kediaman, Utama, Timur, dan barat.
......................
...****************...
Dikediaman Jenderal...
Evan, Sea Lin dan Luo Bai dan Zhang Pin yang baru pulang dari kota Yinzhou kembali ke kediaman Jenderal.
Evan, Sea lin, Luo Bai dan Zhang Pin sampai didepan pintu gerbang kediaman Jenderal.
"Tuan Jenderal Li, saya hanya bisa mengantar sampai sini saja, saya mohon undur diri." ucap Zhang Pin memberi hormat.
"Apakah kamu tidak ingin masuk terlebih dulu?, kamu juga boleh tinggal dikediamanku, kediamanku sangat besar pasti akan terasa sepi nantinya!" ucap Evan menawarkan.
Namun hal itu malah sebaliknya, sekarang kediaman Evan sangat ramai.
"DUAARR !!" Suara keributan terdengar yang membuat Evan dan lainnya terkejut yang masih berada didepan pintu kediaman.
"Tuan Jenderal Li, sepertinya kediamanmu sudah cukup ramai...." ucap Zhang Pin yang membuat Evan jadi canggung
"Saya juga memang harus segera kembali ke kamp, karena mungkin disana masih banyak hal yang membutuhkan saya, saya mohon pamit undur diri" ucap Zhang Pin memberi hormat dan kemudian pergi bersama dengan pasukannya.
"Evan, sepertinya didalam mereka sudah membuat keributan yang besar!" ucap Luo Bai pada Evan, karena suara ribut itu tidak kunjung berhenti.
"Kakak besar, apa kita perlu masuk?, aku punya firasat buruk jika kita masuk sekarang..." ucap Sea Lin ragu.
"Kita harus masuk!, ini adalah kediamanku aku tidak akan membiarkan mereka membuat keributan sesuka hati mereka!" ucap Evan percaya diri dengan keren.
Kemudian mereka bertiga pun masuk, namun baru saja mereka masuk... "JLEP" sebuah tombak meluncur mengarah ke bagian bawah Evan dan menancap ditanah, yang untung saja tidak mengenai Elang kecil milik Evan.
__ADS_1
"Huuuff hampir saja...." ucap Evan yang lega dengan wajah penuh keringat.
"Kenapa kalian ribut sekali?" tanya Luo Bai, mereka bertiga berjalan mendekat ke arah teman-teman yang sedang berlatih.
"Evan?, kapan kalian datang?" tanya Reya yang sedang memegang kerah baju Tang Chen yang muka dan tubuhnya babak belur.
"Kami baru saja datang....." ucap Sea Lin.
"EVAN.....!!" Tang Chen langsung melepaskan diri dari Reya dan dengan cepat berlari berlindung dibelakang Evan.
"Evan tolong aku, para gadis ini sudah menindasku!" ucap Tang Chen yang membuat Evan bingung.
"Tidak ada, kami hanya sedang berlatih saja sambil menunggu kalian bertiga kembali!" ucap Reya sambil tersenyum.
"Hahahaha... kelihatannya Tang Chen telah jadi samsak latihan para wanita ini!" batin Sea Lin tersenyum.
"Sudah sudah jangan ribut lagi, sekarang ayo kita bahas pembagian tempat tinggal!" ujar Evan.
"Tidak perlu dibahas lagi!, kami tadi sudah membahasnya, kami para wanita akan tinggal dikediaman sebelah timur, kalian para pria tinggal di kediaman utama!" ujar Chu Xian.
(Kediaman Barat tempat para pelayan)
"Oooh.., Ririn apakah kamu juga akan tinggal di kediaman timur bersama mereka?" tanya Evan.
Ekspresi Evan menjadi sedikit kecewa mendengar itu.
"Maaf yah, mereka sangat memaksaku!" ucap Ririn melalui kode mata.
Singkat cerita dikediaman utama, Evan dan Cao Cao sedang berendam dengan air hangat dikamar mandi.
"Cao Cao tolong bantu Kakak menggosok punggung!" pinta Evan pada Cao Cao.
"Baik Kak!" Cao Cao pun dengan segera langsung mengambil handuk untuk menggosok punggung Evan.
Evan merasakan kenyamanan. "Cao Cao bagaimana dengan pelatihanmu?" tanya Evan.
"Aku sudah mencapai tingkat Prajurit level dua kak!" jawab Cao Cao.
"Bagus, adikku memang hebat!" puji Evan yang tersenyum senang.
"Ini semua berkat kakak yang sudah memberiku banyak bimbingan!" ujar Cao Cao merendah.
"Tidak, ini semua karena Cao Cao yang giat berlatih!" ujar Evan.
"Terima kasih Kakak, Kak sudah selesai, punggungnya sudah bersih, Cao Cao mau istirahat duluan Cao Cao lelah dan ngantuk!" ujar Cao Cao menguap.
__ADS_1
"Ya sudah istirahatlah." ucap Evan mengijinkan dengan suara lembut.
Di malam hari mereka semua pun berkumpul....
"Sekarang sudah tidak ada lagi para pejabat biadab itu. Qin Shan- Qin Yun, keluarga Qin adalah keluarga pedagang, jadi aku ingin kamu menjadi pengurus internal pemerintahanku, apakah kau sanggup?" tanya Evan pada Qin Shan dan Qin Yun.
"Tentu, aku pasti akan melakukan yang terbaik!" jawab Qin Shan yang diikuti Qin Yun yang mengangguk, dan Evan pun tersenyum melihatnya.
"Chu Xian, Lu Rao Rao, dan Ran Ran aku ingin kalian mengurus perkembangan para murid!" pinta Evan.
"Baik Evan, kami pasti akan melakukan yang terbaik juga!" jawab Chu Xian.
"Reya dan Nan Ruyu sebarkan pengumuman pendaftaran perekrutan tentara, termasuk petarung 'kegelapan' tidak di kecualikan, katakan bahwa para petarung kegelapan akan diberikan tempat yang istimewa!" kata Evan.
"Evan, apa kita tidak memberikan syarat pencapaian untuk pendaftaran prajurut?" tanya Nan Ruyu.
"Tidak perlu ada syarat pencapaian, untuk para prajurit yang belum mencapai tingkat Guru mereka tidak akan ikut dalam perang, Aku Akan Membuat Orang Biasa menjadi seorang Petarung Jenius !" ujar Evan dengan optimis.
"Evan, bagaimana dengan masalah-masalah yang terjadi sekarang, terutama benteng pertahanan dan kelaparan di Yanzhou!" ujar Qin Shan.
"Masalah itu aku sudah punya rencana, besok cari pekerja dari para rakyat warga kota, katakan bahwa upah adalah Bahan Makanan!" ucap Evan.
"Hmm..., hahaha kamu cukup pintar, sekarang yang paling dibutuhkan rakyat adalah makanan, aku yakin besok pasti akan banyak rakyat yang akan bekerja, dengan begitu pembangunan benteng kota akan lebih cepat terselesaikan!." ujar Qin Shan.
"Yah, dengan begini masalah kelaparan sementara sudah teratasi, hal ini aku percayakan padamu Qin Shan" ucap Evan, dan Qin Shan Pun tersenyum sambil mengangguk.
Beberapa saat kemudian, Terlihat Evan yang sedang berfikir didalam kamarnya.
"Masalah yang ada di Nanzhou sangat banyak, masalah benteng aku sudah meminta Qin Shan agar besok untuk mencari pekerja untuk memperbaiki benteng kota."
"Aku tidak boleh membuang sedikitpun waktu, Sekarang yang paling penting adalah meningkatkan kekuatan, selama aku kuat maka semua masalah akan lebih mudah teratasi!" pikir Evan.
Kemudian Evan pun berlatih di malam itu, begitu juga dengan yang lainnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...***************...
MENJADI KUAT ADALAH SOLUSI TERBAIK AGAR BISA MELINDUNGI DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN
...----------------...
......................
......................
__ADS_1