
Setelah meninggalkan Kediaman Keluarga Bian, tampak Evan yang sedang terbang dalam perjalanan kembali ke Istana.
"Sialan! Sangat mengesalkan sekali! Setelah kembali ke Nanzhou, aku harus melakukan itu juga sampai puas dengan Istri-Istriku!" kata Evan sambil mengepalkan tangannya.
Setelah beberapa saat kemudian, tepat tengah malam di Istana Kerajaan. Tampak Evan, Sea Lin dan Para Prajurit Inti Pasukan Gagak Malam telah berkumpul kembali.
"Bagaimana dengan tugas kalian?, tidak ada terjadi masalah bukan?" tanya Evan pada mereka semua.
"Tidak Jenderal, Semuannya selesai dengan baik! Para Pejabat yang ingin melakukan pemberontakan, semuannya telah habis terbunuh! Tidak ada yang terlewatkan satu orang pun!" kata Yu Zhong dengan tegas sambil memberi hormat pada Evan.
Mendengar jawaban Yu Zhong, membuat Evan merasa senang dan puas.
"Kakak Besar, bagaimana dengan bagianmu? tidak ada terjadi masalah bukan?" tanya Sea Lin merasa penasaran dengan hasil pembunuhan yang dilakukan oleh Evan.
"Haiiss..., kamu jangan tanya lagi, aku merasa sangat kesal saat mengingatnya!" kata Evan yang masih menyimpan rasa kesal pada Kejadian sebelumnya dikamar Bian Cong Yang.
Mendengar perkataan Evan yang tidak ingin mengatakannya, membuat Sea Lin dan Para Prajurit Inti Pasukan Gagak Malam merasa heran dan penasaran.
"Baiklah, Besok sebarkan pengumuman ke seluruh Ibukota Kerajaan dan seluruh daerah Kekuasaan Kerajaan Mo, kalau Para Pejabat yang kita bunuh hari ini telah melakukan korupsi, pemberontakan dan melanggar aturan Kerajaan. Mereka menlakukan korupsi dan menggunakan uangnya untuk memperkuat Pasukan Pribadi mereka secara sembunyi-sembunyi. Mereka akan diberi hukuman sesuai dengan Aturan Kerajaan. Dan hukuman untuk Keluarga mereka, yaitu status bangsawan mereka akan dihapus, dan bagi kultivator maka pencapaian kultivasi mereka dihapus. Status mereka akan diturunkan menjadi rakyat biasa. Dan seluruh harta dan Properti milik mereka akan disita oleh Kerajaan!" kata Evan memberi perintah kepada mereka semua.
"Siap Jenderal!" kata mereka semua menerima perintah dengan patuh sambim memberi hormat pada Evan.
...****************...
Keesokan harinya dibalai Ibukota Kerajaan, tampak Para Anggota Keluarga Para Pejabat pemberontak telah ditangkap dan diikat. Mereka semua duduk berlutut dengan sehahar diatas Balai Ibukota Kerajaan.
Sementara itu didepan mereka semua, tampak Yu Zhong yang sedang membaca Teks Pengumuman kepada seluruh Masyarakat Ibukota Kerajaan Mo yang disedang berkumpul dihadapannya.
"Seluruh Masyarakat Kerajaan Mo dengarkan Pengumuman dari Jenderal Besar Li! Keluarga Bian, Keluarga Xiong, Keluarga Wen, Menteri Wu dan Menteri Ang telah melakukan Korupsi, Pemberontakan Dan Banyak melanggar Aturan Kerajaan. Para Pemberontak telah diberi hukuman mati, sedangkan untuk seluruh keluarga mereka, mereka akan diberi hukuman sesuai dengan Aturan Kerajaan. Pencapaian kultivasi mereka akan dihilangkan, Status bangsawan mereka akan dihilangkan dan menjadi rakyat biasa, Seluruh harta dan Properti mereka akan disita. Jenderal Besar Li berharap, dengan adanya contoh ini, maka kedepannya Kerajaan Mo tidak akan ada lagi Para Pejabat yang melakukan Korupsi, Pemberontakan dan Kejahatan-Kejahatan lainnya. Jika ada Para Pejabat yang melakukan Kejahatan dan Pelanggaran Aturan seperti ini lagi, Maka kami sebagai Penguasa dan Pemerintah Kerajaan Mo yang baru, pasti akan memberi mereka hukuman yang tegas!. Semoga setelah ini, Kerajaan Mo akan menjadi Kerajaan yang sejahtera dan makmur!" kata Yu Zhong membacakan Teks Pengumuman dengan sangat lantang kepada seluruh Masyarakat Ibukota Kerajaan.
Pengumuman tersebut tidak hanya berlangsung di Ibukota Kerajaan saja, tetapi juga seluruh daerah kekuasaan Kerajaan Mo.
__ADS_1
Setelah disebarkannya pengumuman tersebut, maka Para Pejabat yang sebelumnya ingin melakukan pemberontak, kini lebih memilih mengurungkan niat mereka kembali.
Dibawah pemerintahan Evan yang tegas, kejam dan mendominasi, serta Pasukan mata-mata yang sangat kuat dan hebat. Maka tidak ada lagi Para Pejabat yang berani melakukan Korupsi, Pemberontakan, Kejahatan dan perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan lainnya.
Tujuh hari setelah Pengumuman, tampak Ibukota Kerajaan sudah mulai beraktivitas secara normal, walaupun masih dalam ketegangan dan ketakutan akibat peperangan dan pemberontakan yang terjadi sebelumnya.
Disuatu ruangan didalam Istana Kerajaan Mo, tampak Evan dan teman-temannya tinggal yang sedang melakukan rapat.
"Luo Bai, bagaimana dengan semua pembukuan keuangan Kerajaan?, apakah semuannya berjalan dengan baik?" tanya Evan pada Luo Bai.
"Haaiiss...., sebaiknya kamu jangan tanya aku, aku ini pendekar bukan sarjana. Walaupun sepertinya berjalan dengan baik, tetapi aku juga tidak tahu apa yang sebenarnya sedang ditulis oleh para sarjana itu!" kata Luo Bai yang tidak tahu apa-apa tentang urusan administrasi dan keuangan.
Mendengar jawaban Luo Bai yang tidak tahu apa-apa, Evan dan yang lainnya pun tidak bisa berkata-kata dan tidak bisa melakukan apapun. Karena semua sama saja seperti Luo Bai.
Secara bersamaan Evan dan semua teman-temannya yang ada diruang rapat menghela nafas bersama-sama.
"Sepertinya semua orang yang ada diruangan rapat ini sama bodohnya seperti aku! Jika tahu akan begini, seharusnya aku belajar dengan rajin saat pelajaran menjadi Sarjana di Istana Kerajaan Li dulu!" kata Evan merasa menyesal.
"Baiklah, kita ganti topik yang lain. Wolf dan Paman Qian Ji, sekarang bagaimana dengan Proses Perbaikan Benteng Pertahanan dan Proses Pemulihan Para Prajurit?" tanya Evan pada Wolf dan Paman Qian Ji.
"Untuk saat ini Proses perbaikan Benteng Pertahanan berlahan dengan sangat baik. Mungkin dua atau tiga hari lagi perbaikan benteng pertahanan sudah selesai!" kata Wolf menjawab Evan.
"Sedangkan untuk Proses Pemulihan Para Prajurit yang terluka, semuannya juga sama berjalan dengan baik dan cepat. Obat-obatan dan peralatan medis yang kita dapat dari Kerajaan Mo juga sangat bagus dan memadai. Mungkin setelah dua minggu, seluruh Prajurit yang terluka sudah pulih dan siap untuk melakukan pertempuran selanjutnya!" kata Paman Qian Ji menjawab Evan.
Mendengar laporan Wolf dan Paman Qian Ji tersebut, Evan merasa senang, puas dan lega.
"Baguslah, jika mereka semua dapat pulih dengan cepat. Dan untuk Para Prajurit yang gugur, kita harus memberi mereka penghargaan dan hadiah untuk keluarga yang ditinggalkan oleh mereka." kata Evan yang ikut berbela sungkawa pada Para Prajurit Nanzhou yang gugur.
Mendengar ucapan Evan, membuat mereka semua ikut merasa sedih dan berbela sungkawa pada Para Prajurit Nanzhou yang gugur.
"Oh yah, aku ingin memberitahu kepada kalian, kalau aku ingin kembali ke Nanzhou malam ini. Dan aku tidak akan kembali ke Nanzhou sendirian, aku ingin membawa Sea Lin dan Seluruh Pasukan Gagak Malam kembali ke Nanzhou juga." kata Evan yang ingin segera kembali ke Provinsi Nanzhou.
__ADS_1
Melihat Evan yang ingin kembali ke Nanzhou malam ini, seketika membuat mereka semua merasa heran dan terkejut.
"Mengapa kamu harus kembali ke Nanzhou begitu cepat?" tanya Ray Qi merasa heran dan penasaran.
"Karena Nanzhou saat ini dalam kondisi yang sangat berbahaya dan krisis perang yang sangat memanas. Terakhir kali saat aku pergi ke kota Yunzhou, Kerajaan Kai (Ras Iblis) mulai menyerang dan melakukan pergerakan. Serangan dari Kerajaan Kai tidak dapat diprediksi dan bisa terjadi kapan saja. Sekarang yang berjaga di Nanzhou hanya ada Tang Chen dan Qin Shan serta Para Wanita. Jika misalnya ada serangan mendadak aku khawatir mereka tidak akan mampu bertahan. Jadi aku ingin kembali ke Nanzhou dengan membawa Sea Lin Pasukan Gagak Malam bersamaku!" jawab Evan menjelaskan alasannya yang buru-buru kembali ke Nanzhou pada teman-temannya.
Mendengar penjelasan dari Evan, mereka semua pun tidak ingin menahan Evan untuk kembali ke Nanzhou.
Akan tetapi mereka ingin bertanya, jika Evan kembali ke Nanzhou dan meninggalkan Kerajaan Mo, maka siapa yang akan mengatur Kerajaan Mo selama Evan tidak ada.
"Tetapi jika kamu kembali ke Nanzhou, terus bagaimana dengan Kerajaan Mo ini? Siapa yang akan mengaturnya jika kamu tidak ada?" ujar Ray Qi bertanya pada Evan.
Mendengar pertanyaan Ray Qi, kemudian Evan langsung menoleh ke arah Luo Bai dengan raut wajah tersenyum.
Melihat Evan melihat ke arah Luo Bai, kemudian mereka semua pun ikut menoleh dan tersenyum pada Luo Bai juga.
Melihat Evan dan yang lainnya tersenyum padanya, Luo Bai memiliki firasat tidak enak.
"Tentu saja Luo Bai! Luo Bai, aku percayakan Kerajaan Mo padamu untuk sementara, selama aku pergi!" kata Evan sambil tersenyum memberi kepercayaan pada Luo Bai.
Luo Bai yang sudah menduga hal itu, tidak dapat berkata apa-apa dan menjadi lemas seketika.
"Sialan! sudah kuduga pasti aku!" kata Luo Bai dengan lemas sambil menyandarkan kepalanya ke atas meja rapat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...****************...
......................
__ADS_1
......................