KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 425 : Kericuhan Dijalanan Kota Yinzhou


__ADS_3

Setelah malam itu, keesokan paginya Evan mengajak Gu Mei pergi ke Akademi Matahari Merah, dengan tujuan mengunjungi anak-anak yang sebelumnya pernah diselamatkan oleh Evan, Tang Chen, Ruyin Li dan Pasukan Harimau Api.


Namun pada saat perjalanan menuju Akademi Matahari Merah, Evan dan Gu Mei bertemu dengan tiga orang murid Akademi, yang mana salah seorang murid tersebut bernama Leng Kui.


Leng Kui ini adalah salah seorang murid yang pernah berjumpa dan berselisih dengan Evan pada Chapter sebelumnya. Sedangkan kedua teman Leng Kui tersebut merupakan adik junior Leng Kui di Akademi Matahari Merah.


Disana tampak Leng Kui dan kedua temannya yang baru saja membeli sebuah senjata, dari sebuah Toko Peralatan Spiritual dipinggir jalanan utama kota Yinzhou.


Berbeda dari sebelumnya, kini Leng Kui terlihat lebih dewasa dan lebih baik hati dari pada saat sebelum berselisih dengan Evan.


Pada saat Leng Kui melihat pedang yang baru saja ia beli tersebut, seketika Leng Kui terkejut saat melihat Evan yang sedang berjalan dijalanan utama kota Yinzhou bersama dengan seorang wanita cantik.


"Tuan Jenderal!?...." sebut Leng Kui yang langsung mengenali Evan hanya dengan satu kali pandang.


"Tuan Jenderal!" panggil Leng Kui yang seketika langsung membuat Evan dan semua orang yang mendengarnya merasa terkejut.


Semua orang termasuk kedua teman Leng Kui yang tidak mengenali penampilan Evan, seketika merasa heran pada Leng Kui yang tiba-tiba memanggil seseorang dengan sebutan Tuan Jenderal.


Tampak mereka semua melihat kesana kemari untuk mencari orang yang baru saja dipanggil oleh Leng Kui dengan sebutan Tuan Jenderal tersebut.


"Kakak Senior Leng, siapa yang kamu panggil barusan? Kenapa Kakak Senior memanggilnya dengan sebutan Tuan Jenderal?" tanya salah satu teman Leng Kui.


"Apakah kalian sudah tidak mengenali Tuan Jenderal lagi?" tanya Leng Kui pada kedua temannya tersebut.


Mendengar pertanyaan Leng Kui, maka kedua junior yang memang sudah tidak mengebali Evan, kemudian hanya menggelengkan kepala mereka dengan pelan.


"Pantas saja!" kata Leng Kui menganggap remeh ingatan kedua temannya tersebut. "Itu adalah Tuan Jenderal Li, seorang Pemuda tampan yang sedang berjalan bersama dengan wanita cantik disebelahnya!" lanjut kata Leng Kui menunjukan yang mana Evan.


......................


Alasan mengapa sebagian besar masyarakat kota Yinzhou banyak yang tidak mengenali Evan adalah, karena Evan sangat jarang muncul didepan muka semua orang masyarakat kota Yinzhou dengan identitas sebagai Sang Jenderal Besar Penguasa Provinsi Nanzhou.

__ADS_1


Evan lebih sering dan lebih suka membaur bersama masyarakat dengan menggunakan identitas sebagai rakyat biasa.


Oleh karena itu, orang-orang kota Yinzhou yang mengenali Evan sangatlah sedikit, bahkan di Akademi Matahari Merah sendiri pun hanya para Senior dan tetua saja yang mengenal wajah Evan. Intinya sosok Evan Sang Jenderal Besar Penguasa Nanzhou dimata masyarakat kota Yinzhou, merupakan sosok yang sangat misterius dan tersembunyi.


Namun berbeda dengan kota Yanzhou. Di kota Yanzhou Evan jauh lebih banyak dikenali oleh masyarkatnya, dan itu dikarenakan Evan yang lebih sering muncul didepan muka seluruh masyarakat kota Yanzhou dengan identitas Sang Jenderal Penguasa Nanzhou. Mengapa seperti itu, yaitu karena mayoritas Prajurit banyak yang tinggal di kota Yanzhou. Jadi oleh karena itu, banyak masyarakat yang mengenali Evan, tanpa Evan memberitahu identitas aslinya kepada masyarakat.


......................


Kembali fokus kedalam cerita.


Sementara itu disisi lain, Evan yang sedang menyembunyikan identitas aslinya, seketika menjadi merasa bingung dan panik karena ada orang yang mengenali dirinya.


"Sial, ternyata masih ada orang yang dapat mengenali diriku, padahal aku sudah menyembunyikan identitas asliku!" gumam Evan merasa kesal sekaligus panik karena ada orang yang mengenali dirinya.


"Karena sudah dikenali, kalau begitu maka biarkan saja orang yang memanggilku tadi datang menghampiri aku! dan biar aku lihat, siapa orang yang memanggil aku tadi!" kata Evan menunggu orang yang tadi memanggil dirinya.


Tidak lama setelah Evan mengucapkan perkataan itu, kemudian Leng Kui dan kedua temannya datang menghampiri Evan dan Gu Mei.


"Oohh..., ternyata orang yang memanggil adalah Murid Akademi!" gumam Evan yang sedang melihat ke arah Leng Kui dan kedua temannya.


Kemudian Leng Kui dan temannya berdiri tepat dihadapan Evan dan Gu Mei. Karena Leng Kui dan temannya menghampiri Evan, maka semua orang yang melihatnya seketika menjadi tahu siapakah Tuan Jenderal yang dipanggil oleh Leng Kui.


"Oohh..., dia-kah Tuan Jenderal yang dipanggil oleh Pemuda itu barusan?Tetapi bukankah Provinsi Nanzhou hanya memiliki satu orang Jenderal saja, yaitu Jenderal Besar Li?" kata salah seorang rakyat kita Yinzhou bertanya-tanya.


"Benar juga, tetapi kenapa pemuda itu memanggilnya dengan sebutan Tuan Jenderal? Atau kah Pemuda yang dipanggil Pemuda itu barusan adalah Jenderal Besar Li?" kata salah seorang rakyat kota Yinzhou lainnya yang merasa heran dan juga bingung.


Ditengah rasa penasaran dan bingung seluruh masyarakat kota Yinzhou, tiba-tiba ada salah seorang pedagang yang berkata, bahwa Pemuda tampan yang bersama dengan tiga murid Akademi tersebut (Evan) adalah Sang Jenderal Besar Li Penguasa Nanzhou.


"Pemuda itu adalah Tuan Jenderal Li! Aku pernah melihatnya saat Tuan Jenderal Li menghakimi Tiga Walikota kota sebelumnya! Aku sama sekali tidak lupa dengan wajah Jenderal Besar Li kita!" kata pedagang tersebut berkata dengan teriakan yang cukup kencang, hingga membuat semua orang yag ada disekitar jalanan itu mendengar perkataannya.


Mendengar bahwa Pemuda yang saat ini berada didepan mata mereka ternyata adalah Sang Jenderal Besar Li Penguasa Nanzhou, seketika suasana jalanan Kota Yinzhou langsung meledak ramai oleh masyarakat kota Yinzhou yang terkejut.

__ADS_1


"Astaga, apakah Pemuda yang ada didepan mata kita sekarang ini benar adalah Tuan Jenderal Li?"


"Seharusnya benar, soalnya Pedagang itu adalah warga lama kota Yinzhou! Jadi dia tidak mungkin berbohong!"


"Ini sungguh sangat tidak terduga dan luar biasa, aku pikir Tuan Jenderal Li adalah seorang Pria yang mungkin sudah berumur! Tetapi ternyata adalah seorang Pemuda yang sangat tampan!"


"Sepertinya aku harus pulang dan memanggil ketiga Putriku, untuk aku perkenalkan kepada Tuan Jenderal Li!"


Semua orang yang berada dijalanan kota Yinzhou saat itu membuat suasana menjadi begitu ramai, bahkan ada beberapa orang yang hendak menjodohkan Putri mereka kepada Evan.


Sementara itu, Evan yang sudah dikenali oleh semua orang yang berada dijalanan kota Yinzhou, memutuskan untuk segera pergi dari jalanan kota Yinzhou dan segera pergi menuju Akademu Matahari Merah, bersama dengan Gu Mei, Leng Kui dan kedua murid Akademi tersebut.


"Sial! gara-gara ketiga bocah ini aku jadi ketahuan! Aku harus segera pergi dari sini agar tidak membuat suasana dijalanan kota Yinzhou menjadi semakin buruk dan kacau!" batin Evan dalam hatinya.


"Mei, ayo kita pergi!" kata Evan yang kemudian langsung menarik Gu Mei pergi dari kerumunan masyarakat kota Yinzhou.


Melihat Evan dan Gu Mei yang terburu-buru pergi dan meninggalkan mereka, maka Leng Kui dan kedua temannya segera pergi untuk menyusul Evan dan Gu Mei.


"Eehh..., Tuan Jenderal, Anda ingin kemana? Tunggu kami!" kata Leng Kui yang segera berlari menyusul Evan dan Gu Mei.


Sedangkan kedua junior yang melihat Leng Kui pergi pun, segera ikut berlari mengikuti Leng Kui untuk menyusul Evan dan Gu Mei.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


......................


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2