KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 281 : Pasukan Nanzhou Vs Pasukan Kerajaan Mo #5


__ADS_3

Tampak Evan yang sudah kewalahan dengan nafas yang terengah-engah, sambil melihat dengan heran ke arah Mo Liang yang berhasil menangkis Jurus Tebasan Pedang Kegelapan miliknya dengan sangat mudah.


Tampak nafas Evan dan Mo Liang terengah-engah, sambil melihat ke arah lawan masing-masing mereka berdua pun beristirahat dan mengatur nafas mereka.


"Teknik apa yang dia pakai?, mengapa tangan kanannya menjadi begitu kuat?, bahkan setiap serangan yang aku keluarkan pasti akan ditangkis olehnya dengan sangat mudah!" batin Evan merasa heran sambil melihat ke arah Mo Liang.


Kemudian suara Elemen Kegelapan pun terdengar dipikiran Evan.


"Itu adalah teknik Tubuh Emas Raja Vraja, termasuk teknik tingkat Semesta Kelas Atas, sedangkan tombak emas yang ada ditangan kirinya adalah Tombak Emas Raja Vraja, termasuk senjata tingkat Semesta Kelas Atas!" kata Elemen Kegelapan dari ruang kesadaran Evan.


"Teknik dan senjata tingkat semesta kelas atas?!, nama teknik dan senjata ini juga sama persis, atau jangan-jangan Teknik dan Senjata ini sepasang?" tanya Evan merasa terkejut dan heran.


"Benar sekali!, teknik tubuh dan senjata tombak Emas Raja Vraja ini memanglah sepasang, dan jika keduanya digabungkan maka keduanya akan menjadi Teknik dan Senjata tingkat Suci kelas Atas, jika pada saat keduanya saling melengkapi maka kekuatan si penggunanya akan bertambah menjadi berkali-kali lipat, dan jika si pengguna berhasil menggunakannya secara maksimal maka kekuatannya akan bertambah menjadi lebih kuat lagi, jika dilihat dari tingkatan pria ini, mungkin jika dia memaksakan tubuhnya untuk menggunakan kekuatan teknik tubuh dan tombak emas raja vraja secara maksimal, maka kekuatannya akan setara dengan tingkat kaisar emperor level tujuh atau delapan!" kata Elemen Kegelapan yang seketika langsung membuat Evan terkejut.


"Teknik dan Senjata Tingkat Suci Kelas Atas?!, mengapa senjata sekuat itu bisa ada didaratan timur ini?" batin Evan merasa sangat terkejut dan heran.


"Yah aku juga merasa heran, mengapa ada banyak sekali benda-benda dari Alam atas jatuh ke planet ini?, apakah dunia atas sekarang benar-benar dilanda kekacauan?, apakah mungkin 'Orang Itu' membunuh semua Dewa terkuat yang ada didunia atas?" pikir Elemen Kegelapan yang juga merasa bingung dan khawatir.


"Siapa 'Orang Itu' yang Kakak Kegelapan sebutkan?" tanya Evan yang sudah merasa penasaran sejak lama.


"Kamu belum cukup kuat untuk mengetahui siapa 'Orang Itu', intinya 'Orang Itu' sangat kuat dan jauh berada diatas kamu, jika kamu benar-benar ingin mengetahui siapa 'Orang Itu', maka cepatlah menjadi kuat dan naik ke Alam Atas!" ujar Elemen Kegelapan yang masih tidak ingin memberitahukan kepada Evan siapa sebenarnya 'Orang Itu' yang sering disebutkan oleh Para Elemen.


Mendengar perkataan Elemen Kegelapan, Evan pun mencoba untuk patuh dan tidak bertanya lagi, namun Evan masih saja tetap merasa penasaran siapakah orang yang seringkali disebut oleh Para Elemen dengan sebutan 'Orang Itu' ?.


"Sekarang yang lebih penting adalah bagaimana cara menghadapi musuh yang ada dihadapan kamu sekarang, walaupun dia sekarang sedang menggunakan Teknik dan memegang Senjata tingkat Suci kelas Atas, tetapi sepertinya dia masih belum bisa menggunakannya secara keseluruhan (maksimal)!, sekarang dia mungkin juga kesulitan untuk mengendalikan Teknik dan Senjata Tingkat suci itu!" kata Elemen Kegelapan kepada Evan.


Mendengar hal itu, Evan pun merasa senang.

__ADS_1


"Hahaha!..., Kalau begitu bagus sekali!, jika aku berhasil membunuh dia maka senjata tombak Emas Raja Vraja itu akan menjadi milikku!" pikir Evan merasa sangat senang.


"Tetapi walaupun memang begitu, kamu tetap harus berhati-hati dan harus waspada, kamu tidak boleh meremehkannya dan juga jangan sampai lengah!" ujar Elemen Ketelapan mengingatkan Evan.


"Tenang saja, aku pasti akan tetap berhati-hati dan waspada, dan aku juga tidak akan pernah meremehkan lawanku walaupun dia adalah seorang anak kecil!" kata Evan sambil melihat ke arah Mo Liang.


Setelah berbincang selesai berbincang dengan Elemen Kegelapan, kemudian Evan pun kembali fokus terhadap Mo Liang yang ada dihadapannya.


Kemudian Evan pun mengeluarkan aura Energi kegelapan yang menyelimuti pedangnya.


Sementara itu disisi lain Mo Liang juga sangat merasa heran dengan kekuatan yang Evan miliki.


"Pemuda ini kenapa bisa menjadi sangat kuat?, dia hanyalah tingkat Kaisar Level Lima, tetapi mengapa kekuatannya dan energinya setara denganku?, mungkin jika aku tidak memiliki Teknik dan Tombak Emas Raja Vraja, aku pasti akan dikalahkan olehnya dengan mudah!" batin Mo Liang merasa heran dengan kekuatan milik Evan.


"Teknik dan Tombak Emas Raja Vraja aku temukan pada saat aku berumur 20 tahun saat menjalankan tugas, aku sudah mempelajari Teknik dan Tombak Emas Raja Vraja selama bertahun-tahun, tetapi aku masih masih belum bisa mengendalikan dan menggunakannya secara maksimal!" batin Mo Liang.


Kemudian sambil melihat ke arah Evan, Mo Liang pun mengeluarkan aura energi Emas dan tulisan-tulisan mantra yang menyelimuti tangan kanan dan. tombak emasnya.


Setelah selesai mengatur nafas dan beristirahat, Evan dan Mo Liang maju menyerang dan lanjut bertarung lagi.


"HIYAAAT!!" Evan dan Mo Liang saling maju menyerang dengan senjata yang mereka pegang.


"TRAAANNG!!" Evan dan Mo Liang saling menyerang dan mengadu senjata mereka hingga membuat sebuah gelombang energi ke sekitar mereka.


Dengan teknik Emas Raja Vraja, Mo Liang berhasil menekan dan kemudian menendang Evan hingga jatuh ke bawah dan menghantam tanah dengan kerasnya.


Setelah Evan terjatuh, Mo Liang pun dengan cepat langsung turun dan ingin menyerang Evan dengan tombak Emas Raja Vraja miliknya.

__ADS_1


Evan yang melihat itu dengan segera langsung bangkit berdiri dan menghindar serangan tombak dari Mo Liang.


"BOOMM! DUAARR! DUAARR! DUAARR!!" Tombak Emas Mo Liang menyerang dan memukul tanah dengan sangat kuat hingga membuat tanah disekitar hancur berkeping-keping dan berterbangan ke udara.


Hantaman yang sangat kuat hingga membuat Evan melompat ke antara batu-batu yang terbang ke udara.


"Tap!" Evan mendarat dan berjongkok di atas sebuah bongkahan batu yang terlempar dan terbang ke udara.


"Sial!, kekuatan teknik dan tombak Emas Raja Vraja itu sangat mengerikan, aku tidak mungkin bisa mengalahkannya hanya dengan kekuatan Elemen Kegelapan!" pikir Evan dalam hatinya sambil duduk berjongkok disebuah bongkahan batu yang melayang di udara.


Kemudian Evan pun menyatukan kedua telapak tangannya. "Pembagian Elemen Api, Tanah dan Angin batal!" ucap Evan membatalkan jurus pembagian Elemen terhadap Elemen Api, Tanah dan Angin.


Kemudian tampak ditempat yang berbeda, Elemen Api, Tanah dan Angin yang sedang bertempur dengan para Prajurit Kerajaan Mo tiba-tiba menghilang menjadi gumpalan asap putih dan kembali ke dalam tubuh Evan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


...****************...


......................


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2