KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 447 : Tian Feng Vs Tong Hua


__ADS_3

Sebelum melakukan pertarungan, keempat Prajurit tersebut saling memperkenalkan diri mereka.


"Aku Tian Feng, dan Aku Tian Xuho. Kami berdua adalah Prajurit Pasukan Gagak Malam," kata kedua Prajurit Pasukan Gagak Malam sambil memberi hormat.


"Aku Tong Hua, dan Aku Tong Hai. Kami berdua adalah Prajurit Pasukan Siluman Biru!" kata kedua Prajurit Siluman sambil memberi hormat.


Setelah memperkenalkan diri mereka, maka pertarungan antara Prajurit Ras manusia dengan Prajurit Ras Siluman pun dimulai.


Pertarungan pertama, dilakukan oleh Tian Feng melawan Tong Hua. Terlihat di atas arena pertarungan, Tian Feng mengeluarkan senjatanya yang merupakan sebuah Pedang. Sedangkan disisi lain, terlihat Tong Hua yang hanya menggunakan tangan kosongnya untuk bertarung.


Tian Feng merasa heran saat melihat Tong Hua tidak mengeluarkan senjatanya.


"Mengapa kamu tidak mengeluarkan senjatamu?" tanya Tian Feng pada Tong Hua yang berdiri di hadapannya.


"Aku tidak bisa menggunakan senjata. Aku hanya bisa bertarung dengan tinju dan tendangan ku saja!" kata Tong Hua menjawab Tian Feng.


Mendengar itu, kemudian Tian Feng menyimpan kembali pedangnya. Tong Hua yang melihat itu, merasa heran dan kemudian bertanya.


"Mengapa kamu menyimpan kembali Pedangmu?" tanya Tong Hua. "Aku biasa menggunakan tinju dan tendangan untuk bertarung, dan itu adalah keahlian ku. Jika kamu tidak menggunakan Pedangmu untuk bertarung dengan ku, mungkin kamu akan kalah!" ujar Tong Hua mengingatkan.


Tapi, Tong Hua yang mendengar itu hanya tersenyum kecil.


"Jika kalah ya kalah, untuk apa takut. Aku hanya ingin bertarung secara adil saja. Jika musuh tidak menggunakan senjata, maka aku pun tidak akan menggunakan senjata!" kata Tian Feng ingin bersikap adil dalam pertarungannya.


SeketikaTong Hua menjadi merasa kagum mendengar perkataan Tian Feng.


"Ternyata begitu. Kalau begitu, ayo kita mulai pertarungannya!" kata Tong Hua.


Tian Feng sudah siap untuk bertarung, dan begitu juga Tong Hua.


"Kegelapan Menguasai Tubuh!" kata Tian Feng langsung mengeluarkan Teknik Bertarungnya.


Seketika Energi Spiritual Elemen Kegelapan, berkumpul dan menyelimuti tubuh Tian Feng yang sedang berdiri tegak dihadapan Tong Hua.


Sesaat kemudian, seluruh Energi Kegelapan yang terkumpul, masuk ke seluruh tubuh Tian Feng. Energi Kegelapan yang terkumpul dan masuk ke dalam tubuh Tian Feng, dengan sangat cepat mengubah kulit dan daging Tian Feng berubah warna menjadi Hitam.

__ADS_1


Teknik Bertarung yang digunakan oleh Tian Feng, yaitu teknik Kegelapan Menguasai Tubuh. Tekni ini merupakan sebuah Teknik Pendukung bagi penggunanya. Dengan menggunakan Teknik ini, maka kekuatan dan kecepatan tubuh Tian Feng akan meningkat sebanyak dua kali lipat.


Sementara itu, tampak Tong Hua yang sedang diam sejenak sambil mengamati Teknik Kegelapan Menguasai Tubuh milik Tian Feng.


"Sebuah Teknik Pendukung?" kata Tong Hua dalam hatinya. "Kalau begitu, aku akan menggunakan Teknik ku juga!" kata Tong Hua dalam hatinya lagi.


"Tinju Bumi!" kata Tong Hua menggunakan Teknik khususnya.


Teknik Tinju Bumi yang digunakan oleh Tong Hua, seketika menciptakan sebuah lapisan energi berwarna kuning kecoklatan pada kedua tinju Tong Hua.


Setelah itu, tanpa basa-basi Tong Hua langsung mengeluarkan serangannya ke arah Tian Feng. Serangannya tersebut berupa sebuah Tinju Melayang yang terbentuk dari Energi Spiritual Elemen Tanah (Bumi).


Tinju Tersebut terbang dengan sangat cepat ke arah Tian Feng. Namun disisi lain, ternyata Tian Feng telah bersiap untuk bertahan dan menerima serangan dari Tong Hua.


Dengan menyilang kan kedua tangan ke depan tubuhnya, Tian Feng menahan hantaman serangan Tinju milik Tong Hua.


"DAAMM!!" suara hantaman Tinju milik Tong Hua terdengar dengan cukup kuat, saat menghantam tubuh Tian Feng.


Akan tetapi serangan Tinju yang dilancarkan oleh Tong Hua, sama sekali tidak melukai dan menggoyahkan Tian Feng.


Tong Hua terdiam seketika, saat melihat Tian Feng yang masih baik-baik saja setelah menerima serangan Tinju Bumi darinya.


Dalam diam, Tong Hua juga merasa waspada kepada Tian Feng yang mungkin bersiap menyerang balik.


Sementara itu disisi lain atau tepatnya di pinggir lapangan, tampak Evan yang tersenyum tipis, pada saat yang lain fokus melihat pertarungan.


Kemudian Tian Feng mengangkat wajahnya yang bersembunyi, dibalik perlindungan kedua tangannya. Terlihat tatapan tajam Tian Feng tertuju pada Tong Hua yang berdiri dihadapannya.


"Teknik Langkah Bayangan Pembunuh!" ucap Tian Feng dengan suara pelan. Hingga sesaat kemudian, Tian Feng langsung bergerak seperti bayangan dari tempatnya.


Gerakan Tian Feng sangat cepat dan tidak dapat diprediksi oleh Tong Hua sebagai targetnya. Gerakan yang cepat tersebut hanya menyisakan sebuah bayangan hitam gelap, yang layaknya sebuah ilusi yang dapat membingungkan.


"Gerakan Apa ini? Aku tidak dapat melihatnya!" batin Tong Hua dalam hatinya.


Tidak butuh waktu lama, akhirnya gerakan Langkah Bayangan Pembunuh yang dilakukan oleh Tian Feng berhenti, saat Tian Feng sudah berada tepat dibelakang Tong Hua, dengan tangan sudah menempel dan siap untuk mencengkram kerongkongan Tong Hua.

__ADS_1


Seketika Tong Hua sontak terkejut saat melihat Tian Feng telah berada dibelakang tubuhnya.


"Aku menyerah!" ucap Tong Hua sambil menghilangkan energi spiritual yang melapisi kedua tinjunya.


Mendengar Tong Hua mengucapkan kata Menyerah, maka Tian Feng pun menurunkan kedua tangannya.


Melihat hal itu, Ratu Yue Xian Ling hanya bisa meredam rasa terkejutnya didalam hati. Sementara raut wajahnya tampak tenang.


"Astaga, ini terlalu cepat!" batin Ratu Yue Xian Ling dalam hatinya yang merasa terkejut, dengan raut wajah berpura-pura tetap tenang.


"Bagaimana Ratu, apakah masih ingin melanjutkan pertarungan kedua?" tanya Evan sambil tersenyum pada Ratu Yue Xian Ling.


Senyuman Evan, bukanlah sebuah senyuman biasa. Akan tetapi senyuman Evan tersebut bermaksud untuk meledek Ratu Yue Xian Ling yang berdiri di sampingnya.


"Sialan kau Evan, apakah kamu sedang meledekku?" batin Ratu Yue Xian Ling dalam hatinya, namun berusaha untuk tetap tenang.


"Tentu saja, pertarungan ini akan lanjutkan!" kata Ratu Yue Xian Ling sembari tersenyum terpaksa, dan mencoba untuk tetap tenang dihadapan semua orang.


"Tong Hai, kamu majulah dan gantikan Tong Hua!" kata Ratu Yue Xian Ling memberi perintah kepada Tong Hai sebagai Peserta Kedua.


"Baik Ratu!" jawab Tong Hai sembari memberi hormat kepada Ratu Yue Xian Ling.


Sebelum Tong Hai memasuki arena, terlihat ditengah arena ada Tian Feng dan Tong Hua yang saling memberi hormat sebelum keluar dari arena lapangan.


"Senang bertarung dengan mu. Kamu sangat hebat!" kata Tong Hua merasa kagum pada Tian Feng.


"Sama-sama, kamu juga sangat hebat! Kedepannya kita harus bertarung lagi!" kata Tian Feng merasa senang dengan pertarungannya bersama Tong Hua.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


......................


__ADS_2