KAISAR 12 ELEMEN

KAISAR 12 ELEMEN
CH 202 : Meningkatkan Kekuatan Pasukan


__ADS_3

"Evan, karena kamu sudah kembali aku akan menyerahkan Nanzhou kembali padamu!, aku ingin beristirahat!" kata Air kepada Evan melalui telepati (transmisi suara)


"Terima kasih karena telah membantuku menjaga Nanzhou, maaf sudah merepotkan Kakak Elemen Air!" kata Evan kepada Elemen Air melalui telepati.


Kemudian Elemen Air pun memghilang menjadi gumpalan asap dan jiwanya kembali kedalam tubuh Evan.


Karena Evan, Sea Lin, Ray, Tang Chen, dan pasukan Gagak Malam baru saja kembali tadi malam, mereka pun belum tahu jelas mengenai kondisi dan situasi Nanzhou sekarang, jadi mereka pun bertanya kepada Qin Shan yang satu-satunya orang yang ada bersama mereka sekarang.


Sembari berjalan-jalan mengelilingi kota Yanzhou, Evan pun menannyakan beberapa hal kepada Qin Shan mengenai kondisi dan situasi Nanzhou.


"Qin Shan, bagaimana kondisi Nanzhou saat ini?" tanya Evan.


"Nanzhou saat ini dalam keadaan siaga karena serangan dari Pasukan Iblis beberapa waktu lalu, dan hal itu membuat perekonomian Nanzhou kembali macet seperti sebelumnya karena serangan dari pasukan Iblis sebelumnya telah membuat para pedagang atau pun pengunjung yang datang ke Nanzhou ketakutan, jadi mereka tidak berani datang ke Nanzhou lagi!" jawab Qin Shan.


"Itu perekonomian, dan sekarang aku ingin tahu bagaimana kondisi dan situasi militer kita?" tanya Evan kepada Qin Shan.


"Militer kita juga tidak jauh lebih baik, karena serangan besaran-besaran dari Pasukan Iblis yang secara tiba-tiba telah membuat banyak dari prajurit kita yang gugur, dan benteng pertahanan kita pun juga mengalami kerusakan yang cukup parah, sekarang benteng pertahanan kita masih dalam perbaikan!" jawab Qin Shan kepada Evan.


"Sekarang berapa banyak jumlah Prajurit kita saat ini?, dan juga Kas yang kita miliki apakah itu cukup untuk perbaikan dinding benteng pertahanan kita?" tanya Evan.


Sekarang jumlah seluruh prajurit kita yang ada diNanzhou kurang dari 35 ribu orang, sedangkan dengan jumlah Kas yang kita miliki sekarang masih cukup banyak, jika untuk memperbaiki dinding pertahanan kota dan membeli perlengkapan perang saja itu tidak akan menjadi masalah!" jawab Qin Shan.


"Jadi sekarang masalah utama kita adalah kemacetan perputaran Ekonomi dan kekurangan jumlah prajurit?" tanya Evan.


"Benar sekali, jika ekonomi kita terus berhenti berputar seperti ini maka lama kelamaan Kas kita yang jumlahnya puluhan juta juga pasti akan habis jika tidak mengalami penambahan!, sedangkan dengan jumlah prajurit kita yang sekarang jika misalnya ada serangan besar-besaran seperti sebelumnya, aku tidak yakin kalau kita akan berhasil bertahan!" jawab Qin Shan.


"Bukankah kita telah berhasil menaklukan satu kota milik Negara Mo, kota Hao?, kenapa kita tidak menghubungkan Perekonomian Nanzhou dengan kota Hao?, kita bisa menjual barang yang kita punya ke kota Hao!" ujar Evan.


"Yah, hal itu juga sudah aku pikirkan sebelumnya!, kamu temang saja, masalah Ekonomi Nanzhou serahkan saja padaku!, aku bisa dan masih punya banyak cara untuk mengatasi krisis ekonomi ini, asal tidak ada serangan yang sama seperti sebelumnya aku yakin aku bisa mengembalikan Nanzhou sama seperti semula kurang dari satu bulan!" kata Qin Shan.


"Baiklah masalah perkembangan Ekonomi Nanzhou semuannya akan aku percayakan padamu!" ujar Evan.

__ADS_1


"Tetapi Evan, bagaimana dengan masalah militer kita?, aku tidak terlalu pandai tentang masalah kemiliteran!" ujar Qin Shan bertanya pada Evan.


"Kalau masalah itu kamu tidak perlu khawatir, sekarang ayo kita ke Markas Prajurit!" ajak Evan.


Beberapa saat kemudian Evan dan yang lainnya pun sampai di Markas Prajurit Kota Yanzhou, Evan memerintahkan seluruh prajurit untuk berkumpul.


Evan mengeluarkann Buah Bulan Abadi dan menujukannya kepada seluruh prajurit yang sedang berkumpul.


Para prajurit bingung dan bertanya-tanya mengapa Evan mengeluarkan dan menunjukann Buah kepada mereka dan buah apa yang sebenarnya ada ditangan Evan.


"Buah apa itu?"


"Mengapa Jenderal Li menunjukan buah kepada kita?"


"Apa kita diperintahkan untuk berkumpul disini hanya karena Jenderal Li ingin memberikan buah itu pada kita?"


Kemudian Evan pun berbicara. "Nama buah ini adalah Buah Bulan Abadi!, aku mendapatkan buah ini saat aku berada di Alam Fantasi Tujuh Bintang, buah ini dapat meningkatkan kekuatan kalian dengan sangat cepat!, memakan satu buah ini maka perkembangan kalian akan langsung meningkat banyak!" kata Evan memberi kabar bagus kepada para Prajuritnya yang sedang berkumpul dihadapannya.


Mendengar itu seketika wajah para prajurit pun tampak terkejut dan senang, dan untuk lebih meyakinkan para prajurit tersebut Evan pun meminta Qin Shan untuk menjadi yang pertama mencoba.


"Qin Shan, kamu jadilah yang pertama memakan Buah Bulan Abadi ini untuk meyakinkan para prajurit, kamu tenang saja buah ini tidak berbahaya sama sekali karena kami juga pernah memakannya!" kata Evan sembari memberikan Buah Bulan Abadi yang ada ditangannya kepada Qin Shan.


"Baiklah dengan senang hati!" kata Qin Shan menerima Buah yang ada pada tangan Evan.


Kemudian Qin Shan pun memakan Buah Bukan Abadi tersebut, dan seketika tubuhnya mengeluarkan gelombang energi.


"Buah ini sangat luar biasa, tubuhku seketika penuh dengan energi setelah memakannya!" kata Qin Shan merasakan ada Energi Besar yang masuk kedalam tubuhnya setelah memakan Buah Bulan Abadi.


Seketika tubuh Qin Shan dipenuhi oleh Energi Spiritual dan kemudian Qin Shan pun duduk bersila untuk memurnikan Energi spiritual yang berasal dari Buah Bulan Abadi yang tadi dia makan.


Karena telah melihat Qin Shan para prajurit pun menjadi lebih percaya dan tidak ragu lagi dengan khasiat Buah Bulan Abadi yang ingin dibagikan oleh Evan.

__ADS_1


"Sekarang bagi para prajurit yang telah mencapai tingkat Ahli Silat maka kalian boleh maju dan mengambil satu buah Bulan Abadi ini!" kata Evan kepada seluruh prajurit.


Kemudian satu per satu prajurit yang telah mencapai tingkat Jenderal maju kedepan untuk mengambil satu buah Bulan Abadi yang dibagikan oleh Evan.


Sementara itu Qin Shan telah mengalami ledakan terobosan.


"BAAM!" Qin Shan yang duduk bersila mengalami ledakan terobosan.


Qin Shan pun bangkit berdiri dengan wajah yang tampak sangat senang.


"Aku berhasil naik level dari tingkat Jenderal level dua ke tingkat Jenderal level tiga!" kata Qin Shan dengan sangat senang.


Melihat para prajurit pun semakin bersemangat untuk menerima buah yang Evan bagikan.


Setelah beberapa saat, kini lebih dari 25.000 prajurit telah mendapatkan buah Bulan Abadi, mereka pun tanpa ragu lagi langsung memakan Buah Bulan Abadi yang ada ditangan mereka.


Setelah memakan buah Bulan Abadi seketika tubuh mereka mengeluarkan gelombang Energi yang disertai angin yang berhembus.


Merasakan ada Energi besar yang sangat besar masuk ke dalam tubuh, mereka pun langsung duduk bersila di atas tanah untuk memurnikan Buah Bulan Abadi yang mereka makan.


Dalam hitungan detik ledakan terobosan terjadi secara berurutan yang dilakukan oleh para prajurit yang tadi memakan Buah Bulan Abadi.


Diantara mereka ada yang langsung naik dua level sekaligus bahkan ada yang tiga level, tampak semua orang menjadi sangat terkejut ketika melihat Efek Buah Bulan Abadi yang diberikan oleh Evan sangatlah hebat.


Para prajurit yang perkembangannya mengalami banyak peningkatan pun tampak sanngat senang dan gembira, sedangkan para prajurit yang tidak mendapatkan Buah Bulan Abadi karena tingkatan perkembangan mereka yang belum mencapai tingkat Ahli Silat pun menjadi iri kepada para Prajurit yang mendapatkan buah Bulan Abadi dan mengalami banyak tingkatan.


"Kalian semua tenanglah!, semua orang pasti akan mendapatkan Buah Bulan Abadi ini!." kata Evan menenangkan para prajuritnya.


"Bagi siapa yang belum mendapatkan Buah Bulan Abadi kalian berlatihlah dengan giat dan disaat kalian telah mencapai tingkat Ahli Silat maka datanglah padaku untuk meminta Buah Bulan Abadi ini!" ujar Evan kepada para prajuritnya supaya mereka menjadi lebih bersemangat dan lebih bekerja keras.


Mendengar itu para prajurit yang tadi tidak mendapatkankan Buah Bulan Abadi pun menjadi senang, dengan sangat bersemangat mereka pun bertekad untuk berlatih lebih keras dan rajin agar bisa mencapai tingkat Ahli Silat secepat mungkin dan mendapatkan Buah Bulan Abadi dari Evan.

__ADS_1


Dihari itu Evan telah berhasil meningkatkan kekuatan pasukan militernya dalam sekejap mata.


__ADS_2