Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 138


__ADS_3

Sebenarnya Tian Feng sendiri tidak tahu pil apa yang diberikan oleh gurunya itu kepada Fang Yin.


Semakin lama, Fang Yin terlihat semakin tidak terkendali. Dia terus berteriak dan sesekali berguling-guling di lantai.


Tian Feng menatap ke arah Han Wu dengan mata batinnya seolah meminta penjelasan. Bagaimanapun juga, Fang Yin adalah satu-satunya keluarga yang dia miliki saat ini dan harapan bagi Klan Gu.


Han Wu tahu akan kegelisahan Tian Feng dia hanya memberikan isyarat dengan tangannya agar Tian Feng diam dan melihat apa yang terjadi selanjutnya.


Rambut panjang Fang Yin terlihat sangat berantakan dan tubuhnya mulai mengeluarkan cahaya yang bersumber dari simbol naga di punggungnya.


"Jadi guru sudah tahu jika Yin'er memiliki simbol Dewi Naga?"


"Aku belum mengetahuinya tetapi aku curiga dengan api hitam yang dimilikinya."


Tian Feng terperanjat mendengar ucapan gurunya itu.


"Api hitam? Bukankah itu adalah api abadi yang sangat sulit dikendalikan?"


"Hmm. Kamu benar."


Tian Feng kembali melihat ke arah Fang Yin yang mulai mereda. Namun ada yang berubah dari tubuhnya. Meskipun dia masih berwujud sebagai seorang manusia, tetapi kulitnya terlihat memiliki sisik yang bercahaya.


Rupanya pil pemulih energi yang diberikan oleh Han Wu memiliki efek samping yang mampu membangkitkan roh naga yang ada di tubuh Fang Yin.


Sayangnya dalam tingkatan kultivasi yang dimiliki Fang Yin saat ini belum bisa membuatnya bermutasi menjadi seorang Dewi Naga.

__ADS_1


Fang Yin berusaha keras untuk mengendalikan tubuhnya dan menahan hawa panas itu dengan duduk bersemedi.


Sisik-sisik cahaya di tubuh Fang Yin mulai memudar setelah Fang Yin bisa mengendalikan dirinya.


Perlahan tapi pasti, Fang Yin kembali pada keadaan yang normal.


Tidak ingin menyia-nyiakan kekuatan yang keluar dari pil pemulih energi, Fang Yin menyerapnya dan menyimpannya ke dalam energi pendamping untuk memperkuat fisiknya.


Han Wu dan Tian Feng bersabar menunggu Fang Yin menyelesaikan penyerapan itu.


Tubuhnya akan kembali bugar setelah memakan pil itu.


'Luar Biasa. Efek yang aku rasakan setelah memakan pil ini melebihi efek dari pil pemulih yang diberikan oleh kakek Zhu.'


Fang Yin memperhatikan kulitnya yang semula seperti mengeluarkan sisik.


Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang muncul di dalam benak Fang Yin. Namun dia tidak tahu harus bertanya kepada siapa.


"Kamu sudah selesai, Yin'er?"


Ucapan Tian Feng mengejutkan Fang Yin yang sedang bergelut dengan pikirannya.


"Ah, I-iya, Paman." Fang Yin segera bangkit dari duduknya lalu kembali ke hadapan Han Wu dan Tian Feng.


"Apa yang kamu rasakan saat ini?" Tian Feng kembali bertanya.

__ADS_1


"Luar biasa. Sangat luar biasa. Tubuhku rasanya seperti selesai melakukan kultivasi seharian penuh."


Han Wu menghadap ke arah Tian Feng dan ingin kembali mengulang pertanyaannya yang tertunda.


"Aku ingin tahu tentang latar belakang gadis ini."


Sejak kecil Tian Feng selalu bersama dengan Han Wu. Selama bersamanya Tian Feng tidak pernah menyebutkan atau menunjukkan hubungan kekerabatan dengan siapapun.


Mendengar Fang Yin memanggilnya paman, menurutnya itu terdengar aneh.


Tian Feng sudah mengerti maksud dari pertanyaan gurunya itu. Dia pun segera menceritakan tentang siapa Fang Yin dan apa hubungan mereka.


Tubuh Han Wu seakan membeku setelah mendengar cerita singkat tentang latar belakang Fang Yin.


"Apakah ibumu berasal dari Klan Shi?" tanya Han Wu dengan suara yang bergetar.


"Benar," jawab Fang Yin.


Dia merasa heran padahal dia dan Tian Feng tidak menceritakan tentang asal usul ibunya.


Raut wajah Han Wu berubah setelah mendengar jawaban Fang Yin.


'Apakah ini takdir atau sebuah kebetulan?' Han Wu berusaha untuk mengendalikan perasaannya.


Tangannya terlihat gemetar seperti menyimpan perasaan yang begitu mendalam.

__ADS_1


****


Bersambung ....


__ADS_2