Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 204


__ADS_3

Jian Heng terus melihat gerak gerik Fang Yin, berjaga-jaga jika dia tiba-tiba menyerangnya. Dalam kekuasaan Dewi Naga, Fang Yin bisa saja kehilangan kesadarannya. Tubuhnya telah sepenuhnya dikendalikan oleh Dewi Naga yang menguasainya.


Fang Yin menyadari sikap Jian Heng yang sedikit menjauh darinya terjadi karena kondisi tubuhnya semakin tak terkendali. Aura menyeramkan Dewi Naga yang menyelimuti tubuhnya membuatnya terlihat menakutkan. Tubuh Fang Yin kini telah dipenuhi dengan sisik-sisik yang bersinar.


Bukan itu saja, struktur tulangnya juga mulai bermutasi yang membuatnya sulit untuk berjalan normal. Meskipun Fang Yin bisa melangkah cepat dengan kekuatan Dewi Naga, tetapi dia juga merasakan sakit yang luar biasa ketika berusaha melakukan gerakan seperti layaknya manusia.


"Tetua Yu! Maafkan aku jika setelah ini aku sedikit merepotkan." Fang Yin berusaha untuk tetap menguasai dirinya.


"Jangan khawatir! Aku tidak mudah tersinggung." 


Kolam Misteri yang mereka tuju semakin dekat. Meskipun tidak ada binatang roh yang berani menghadapi mereka. Namun kultivator yang pertama kali menemukannya selalu berada di sana.


Kultivator itu bernama Yuan Shao. Dia tidak menghalangi siapapun yang ingin mencoba untuk membuka segel mantra yang menyelimuti kolam itu. Yuan Shao juga ingin menyerap energi dari kolam itu setelah segelnya terbuka.


Fang Yin dan Jian Heng berjalan mendekati goa di mana Kolam Misteri itu berada. Keduanya berjalan dengan hati-hati.


"Xiao Yin, sebaiknya kamu menggunakan mantel untuk menutupi tubuhmu. Aku takut keadaanmu sekarang akan memancing kecurigaan kultivator itu," bisik Jian Heng.


Fang Yin menghentikan langkahnya lalu membuka telapak tangannya. Sebuah mantel berwarna hitam muncul di telapak tangan itu. Mantel itu segera dikenakan oleh Fang Yin dengan cepat tanpa banyak bicara.


Saat sedang berada dalam kekuasaan Dewi Naga, Fang Yin memiliki suara yang sedikit berbeda. Struktur tubuhnya yang berubah membuatnya belum terbiasa.


Mantel yang dikenakan oleh Fang Yin bisa menutupi kepala dan tubuhnya dengan rapat. Sisik-sisik bersinar di tubuhnya tidak begitu kentara. Walaupun dalam jarak yang dekat, sisik bercahaya itu tidak akan mudah terlihat.


Fang Yin menoleh ke arah Jian Heng lalu mengangguk untuk memberi isyarat untuk melanjutkan langkah mereka.

__ADS_1


Keduanya kembali berjalan untuk mendekati goa yang sudah sangat dekat. Mereka kembali berhenti ketika sampai tepat di depan mulut goa.


Sesosok bayangan keluar dari dalam goa dan melompat tepat di depan mereka. Di belakangnya ada dua orang yang mengikutinya. Mereka bertiga melihat ke arah Jian Heng dan Fang Yin secara bergantian.


"Apa tujuan kalian datang kemari?" tanya pria yang berada paling depan.


Aura energi yang keluar dari tubuhnya sudah berada pada ranah surgawi bintang awal. Dia akan menjadi masalah yang merepotkan jika sampai tersinggung. Untuk itu, Jian Heng segera memberi hormat pada pria di hadapannya itu. Fang Yin mengikuti apa yang dilakukan oleh Jian Heng.


"Kami ingin mencoba untuk memecahkan segel yang menghalangi Kolam Misteri. Apakah Tuan mau memberi kesempatan kepada kami untuk mencobanya?" Jian Heng berbicara dengan sopan pada ketiga pria itu.


Pria itu melambaikan tangannya untuk mempersilakan Fang Yin dan Jian Heng masuk ke dalam goa. Ketiganya lalu berjalan mengikuti keduanya dan membawa mereka ke tempat di mana Kolam Misteri itu berada.


Esensi energi yang sangat kuat membuat tubuh keduanya bergetar ketika berada dalam jarak yang dekat. Fang Yin dan Jian Heng mundur beberapa langkah untuk mengurangi gelombang energi yang menghantam tubuh mereka.


"Siapa yang ingin mencoba lebih dulu?" tanya Yuan Shao.


"Bagaimana kalau kita melakukannya bersama-sama? Dari kabar yang aku dengar, kegagalan terjadi karena energi mereka terkuras sebelum segel itu benar-benar hancur. Mereka akhirnya menyerah saat Qi mereka berada di ambang batas." Jian Heng berbisik pada Fang Yin.


Fang Yin mengangguk.


"Kami akan melakukannya bersama-sama," jawab Jian Heng mantap setelah mendapatkan persetujuan dari Fang Yin.


'Naga jelek! Pinjamkan aku kekuatanmu untuk membuka segel mantra ini! Atau setidaknya kamu jangan membuat ulah saat aku sedang berkonsentrasi!' seru Fang Yin kepada Dewi Naga.


'Jangan banyak bicara! Lakukan saja!' Jawaban dari roh naga membuat Fang Yin merasa kesal.

__ADS_1


Ingin rasanya Fang Yin marah dan menghajarnya tetapi kekuatannya masih terlampau jauh dari roh naga. Meskipun sikap roh naga terkadang sangat arogan dan menyebalkan, Fang Yin berusaha untuk menahan diri agar tidak bertindak gegabah.


"Baiklah! Kalian boleh melakukannya bersama-sama." Yuan Shao dan kedua anak buahnya berjalan mundur untuk menghindari kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi.


Fang Yin dan Jian Heng mulai bersiap. Mereka menggerakkan tangannya untuk memusatkan Qi pada telapak tangan mereka. Fang Yin yang telah menguasai Kitab Sembilan Naga bintang lima, mampu membuat segel mantra dan pembuka mantra. Sementara itu, Jian Heng menyalurkan energinya untuk memperkuat segel Fang Yin.


'Kamu sungguh luar biasa Xiao Yin. Aku harus lebih meningkatkan kultivasiku agar suatu saat bisa sejajar denganmu.'


Simbol mantra yang dibuat oleh Fang Yin telah terbentuk dengan sempurna. Dengan bantuan Jian Heng, simbol itu mengeluarkan kekuatan yang mampu menggetarkan dinding goa. Fang Yin dan Jian Heng terus memperkuat segel yang terbentuk sebelum mendorongnya untuk membuka segel pelindung Kolam Misteri.


Muncul percikan cahaya berwarna kuning keemasan dari segel pembuka yang dibuat oleh Fang Yin. Hawa panas memenuhi ruangan itu. Tekanan energi yang dikeluarkan keduanya memaksa Yuan Shao dan kedua rekannya menyingkir dari sana.


Tubuh mereka seperti terbakar karena penggabungan energi pada segel mantra pembuka. Setelah energi Jian Heng cukup banyak yang terserap ke dalam segel mantra, Fang Yin mendorongnya perlahan ke arah Kolam Misteri.


Segel mantra pembuka milik Fang Yin mulai menyentuh segel mantra pelindung Kolam Misteri. Percikan api yang ditimbulkannya semakin besar dan menghasilkan nyala yang terang.


Suara desingan dari pertemuan kedua segel itu semakin keras terdengar. Perlahan segel mantra pembuka Fang Yin mengikis segel mantra pelindung Kolam Misteri sedikit demi sedikit. Energi dari tubuh Fang Yin mulai terkuras.


"Uhukk! Uhukk!" Fang Yin terbatuk tanda energinya hampir mencapai batasnya.


Jian Heng menoleh padanya dan terlihat panik. Namun dia berusaha untuk tetap berkonsentrasi dan menyalurkan energinya pada segel mantra pembuka milik Fang Yin yang hampir berhasil menembus segel pelindung Kolam Misteri.


Segel mantra pembuka Fang Yin mulai melemah karena dia benar-benar telah mengerahkan seluruh kekuatannya. Gurat kekecewaan terlihat jelas di wajahnya saat dirinya merasa tidak mampu lagi bertahan lebih lama.


Roh naga tidak tinggal diam. Dia juga membutuhkan Kolam Misteri yang sesungguhnya adalah Kolam Naga Abadi. Aura energi berwarna hitam menyelimuti tubuh Fang Yin dan menjalar ke dalam segel mantra pembuka yang dia kendalikan. Dalam sekejap kekuatan segel mantra pembuka milik Fang Yin meningkat dan mampu menerobos segel mantra pelindung Kolam Misteri dengan cepat.

__ADS_1


****


Bersambung ...


__ADS_2