
"Ja ... jadi ... kam-kamu adalah Dewi Naga! Aku pikir, aku pikir Dewi Naga hanya ada di dalam legenda saja." Yuan Shao berbicara dengan terbata-bata ketika mengetahui siapa Fang Yin sebenarnya.
Fang Yin memutar badannya lalu berjalan untuk menghampiri Yuan Shao.
"Energi murni dari kolam ini telah aku serap seluruhnya. Terimakasih telah memberikannya untukku."
Ucapan Fang Yin membuat Yuan Shao semakin terkejut. Matanya membulat sempurna saat mengetahui kenyataan pahit yang harus dia dapatkan.
Apa daya dia tidak mungkin bisa mengalahkan Dewi Naga.
"Tidak masalah, iya kan?" Yuan Shao mengatakan itu sambil meringis memaksakan senyumnya dan menoleh pada kedua rekannya secara bergantian.
"I-iya ... tidak masalah." Mereka berdua menjawab secara bersamaan dengan senyum keterpaksaan yang sama.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi, Fang Yin memutar langkahnya untuk meninggalkan kolam itu.
"Apa yang terjadi di dalam kolam itu, Xiao Yin?" Jian Heng tidak bisa menahan diri dari rasa penasarannya.
Fang Yin menatap Jian Heng sejenak lalu kembali melangkah.
__ADS_1
"Di dasar danau itu ...." Ucapan Fang Yin terhenti ketika dia baru saja akan mulai untuk menceritakan apa yang dia alami di dalam kolam.
Sebuah lemparan energi melesat ke arahnya sehingga Jian Heng menariknya tanpa permisi. Tubuh Fang Yin menabrak tubuh Jian Heng dan kedua mata mereka saling bertemu.
Serangan itu kembali datang, membuat Jian Heng kembali menarik tubuh Fang Yin untuk menghindar.
'Astaga! Mengapa aku malah terbengong seperti anak kecil yang berlindung di ketiak ibunya?' Di serangan ketiga Fang Yin mendorong tangannya ke depan dengan telapak tangan terbuka.
Sebuah lemparan energi yang melesat ke arahnya kehilangan kecepatannya dan berhenti tepat di depannya. Sepersekian detik kemudian, Fang Yin mengembalikan energi itu pada pemiliknya.
Boom!
Energi itu menjadi sangat besar meskipun Fang Yin hanya mengeluarkan sedikit Qi miliknya untuk mendorongnya. Beruntung penyerang Fang Yin bisa menghindar.
Di dalam kegelapan malam Fang Yin bisa melihat dengan jelas di mana para penyerang itu bersembunyi.
"Rupanya bandit-bandit itu telah mencium keberadaan kita di sini." Fang Yin menoleh pada Jian Heng.
"Kita harus berhati-hati, Xiao Yin. Sepertinya mereka lebih dari dua orang dan bersembunyi di tempat yang tidak kita ketahui."
__ADS_1
Fang Yin mengangguk.
'Sepertinya Tetua Yu tidak bisa mendeteksi keberadaan mereka. Mungkin insting roh naga yang membuatku begitu peka. Ada gunanya juga dia ada di tubuhku.' Fang Yin bermonolog dalam hati sambil mengangkat sebelah sudut bibirnya.
Bandit itu kembali menyerang mereka berdua. Kali ini sekaligus lima buah lemparan energi yang melesat ke arah mereka. Fang Yin mengangkat tangannya ke udara dan mengeluarkan sebuah bola energi.
Bola energi yang dikeluarkan oleh Fang Yin terbagi menjadi lima. Kelima bola energi Fang Yin melesat menjemput bola-bola energi lawan.
Ledakan demi ledakan terdengar sangat keras ketika kedua enegi itu bertemu.
'Bocah nakal ini semakin hebat saja. Dia sama sekali tidak memberi kesempatan padaku untuk membalas serangan lawan.' Jian Heng merasa kagum akan kemampuan Fang Yin yang meningkat pesat.
Meskipun dia tidak bisa merasakan aura energi Fang Yin tetapi dari caranya melakukan serangan saja dia bisa tahu jika kultivasi Fang Yin telah melampaui dirinya.
"Hebat juga anak muda." Pemimpin bandit itu sepertinya lelah bersembunyi. Akhirnya mereka menampakkan dirinya di hadapan Fang Yin dan Jian Heng.
****
Bersambung ....
__ADS_1