Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 361. Kekuatan Jiwa Asing


__ADS_3

Fang Yin berpikir keluarganya pasti sangat khawatir padanya. Mereka pasti mencarinya ke seluruh sudut istana dan berpikir jika dirinya pergi untuk melakukan sesuatu hal yang rahasia.


Alam dimensi Cau Ahlin telah menampakkan situasi yang berbeda. Hari berganti begitu cepat dan Fang Yin tidak bisa melakukan apapun di sana.


Cau Ahlin sendiri sedang berkultivasi untuk memulihkan dirinya yang sedang terluka parah setelah bertarung dengan Yang Hui. Tiga hari tiga malam telah berlalu tetapi dia belum juga terbangun dari semedinya.


Suasana hati Fang Yin memburuk. Dia merasa sangat frustasi berada di dimensi asing yang mengurungnya. Ingin rasanya dia mengobrak abrik istana Cau Ahlin untuk meluapkan kemarahannya tetapi dia tahan.


'Aku benar-benar merasa menjadi orang yang tidak berguna. Jangan bilang aku akan terkurung di sini selamanya.' Fang Yin mengeratkan gigi-giginya dan mengepalkan tangannya kuat-kuat.


Ada beberapa pohon yang tumbuh di sekitar tempatnya berdiri dan juga beberapa bongkah batu yang menjulang tinggi. Mereka hanyalah benda mati yang tidak berperasaan tetapi Fang Yin meluapkan semua kekesalannya pada mereka.


Walaupun tanpa Qi, Fang Yin tidak bisa dianggap lemah. Bebatuan itu runtuh oleh pukulan dan tendangannya. Tidak puas dengan bongkahan batu kecil, dia menuju ke batu besar yang menjulang di hadapannya.


Fang Yin mengira jika batu itu adalah batu biasa seperti yang dihancurkan sebelumnya. Tangannya mengepal dengan kuat lalu mengayun ke arah batu.

__ADS_1


Tanpa diduga batu itu berubah menjadi sebuah simbol mantra yang bersinar kebiruan. Tubuh Fang Yin terdorong ke belakang hingga terhempas beberapa kaki dari tempatnya semula.


Darah segar menyembur dari mulutnya menandakkan dia mengalami luka dalam yang cukup serius. Segel itu memiliki energi kuat yang terus menekan tubuhnya dan membuatnya sulit untuk kembali bangkit.


'Segel apa ini? Aku merasa jika segel ini merupakan segel perjanjian darah yang dibuat oleh Cau Ahlin. Sepertinya aku harus mencari cara untuk membatalkan perjanjian itu dan mengambil kekuatanku kembali.' Fang Yin berusaha untuk berkonsentrasi membuat segel tanpa aliran Qi.


Kemungkinan berhasil sangat kecil tetapi Fang Yin tidak ingin selamanya terjebak di tempat itu. Tangannya melakukan gerakan misterius yang hanya diketahui olehnya saja.


Sebelum segel di tangannya terbentuk, Fang Yin merasakan sakit yang luar biasa di dadanya. Semuanya seakan terhenti. Tubuhnya seperti tertarik ke dalam alam kekosongan di kedalaman jiwanya.


Fang Yin merasa berdiri di tempat dia berada sebelumnya dengan situasi yang sedikit berbeda. Keadaan di sekelilingnya masih ditumbuhi pepohonan besar dan lingkungan yang asri. Jauh berbeda dengan kondisi saat ini.


Wajah mereka memiliki kemiripan dengan Cau Ahlin dengan ciri fisik yang tidak jauh beda. Mereka berkumpul di halaman istana yang ditempati oleh Cau Ahlin.


Fang Yin mencoba mencari-cari di mana keberadaan Cau Ahlin tetapi tidak terlihat walaupun hanya bayangannya saja.

__ADS_1


Langkah kaki Fang Yin melambat mengingat dirinya sedang dikelilingi oleh puluhan binatang roh yang telah bertransformasi menjadi manusia.


Fang Yin bisa melihat tetapi mereka tidak bisa melihat dirinya. Seorang wanita cantik duduk di atas singgasananya.


Deg!


Jantung Fang Yin berdegup tak menentu saat wanita di hadapannya itu menatapnya tajam. Jantungnya seakan ingin lepas dari tempatnya ketika mereka beradu pandang.


Meskipun ini adalah sebuah gambaran tetapi dia merasa keadaan yang dialaminya adalah nyata.


Wanita yang sejak tadi memperhatikannya melangkah mendekatinya. Perangainya sangat dingin seperti seorang yang selalu acuh. Fang Yin semakin dibuat gemetar oleh sikapnya yang misterius.


****


Bersambung ....

__ADS_1


Kak numpang promo novel karya temanku, ya. Semoga berkenan mampir, terimakasih.



__ADS_2