
Rasa sakit yang dirasakan oleh Fang Yin tidak berlangsung lama. Dia segera tersadar dan mendapati dirinya berada di tengah segel mantra yang muncul di dimensi Cau Ahlin.
"Yin'er, kamu kenapa?" tanya Cau Ahlin panik.
Sebelumnya dia tidak tahu dengan apa yang terjadi saat larut dalam kultivasinya. Melihat keadaan yang kacau dia berpikir jika Fang Yin selesai bertarung dengan seseorang.
Fang Yin belum bisa mengendalikan dirinya sepenuhnya saat siluman rubah dan Gong Kim berada di tubuhnya. Kesal dengan ulah Cau Ahlin yang mengaktifkan segel yang seharusnya tidak muncul di dimensi naga, dia meraih tubuhnya dan membawanya masuk ke dalam segel bersamanya.
"Apa yang kamu lakukan padaku, Kakak? Kamu sengaja mengaktifkan segel pengunci roh ini, bukan?" tanya Fang Yin berbicara dengan mengeratkan gigi-giginya menahan amarah.
Tangannya mencengkeram leher Cau Ahlin dengan begitu kuat hingga membuatnya kesulitan bernapas.Fang Yin melepaskan tangannya dan mendorong tubuh Cau Ahlin hingga terjerembab. Wajah Cau ahlin menyeringai kesakitan.
"Maafkan aku, ini adalah kebodohanku. Tidak seharusnya aku menggunakan teknik terlarang demi memuaskan ambisiku. Aku tidak tahu jika teknik itu adalah sebuah jebakan. Ying Yushi telah memperdayai ibuku dan membuat pengakuan palsu sebagai leluhur kami," jelas Cau Ahlin.
__ADS_1
Fang Yin mendengar nama yang berbeda dengan yang disebutkan oleh siluman rubah.
"Ying Yushi? Lalu siapa Gong Min?" tanya Fang Yin.
Dia berpikir jika Cau Ahlin salah menyebut nama atau siluman itu mengaku dengan nama yang berbeda kepada setiap orang. Sejauh yang dia tahu binatang roh yang telah menjadi siluman memang sangat licik. Mereka memiliki banyak cara untuk memperdaya lawan-lawannya.
"Darimana kamu tahu nama ibuku? Apakah kamu bertemu dengannya?" tanya Cau Ahlin dengan wajah yang ketakutan.
Ibunya pasti sangat marah jika mengetahui tentang apa yang dilakukannya. Kesalahan ini terlalu fatal dan membuat jiwanya tergadai oleh segel yang diaktifkannya. Cepat atau lambat dirinya akan diperbudak oleh Ying Yushi.
"Aku ... aku sangat merasa bersalah pada ibuku." Cau Ahlin menunduk. Penyesalan terlihat jelas di wajahnya.
'Aku merasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh pria ini. Meskipun dia kakakku aku tidak akan membiarkannya berbuat semaunya. Yang salah tetap salah dan yang benar tetap benar.' Fang Yin menatap tajam Cau Ahlin.
__ADS_1
"Katakan sejujurnya apa yang terjadi sebelum amarahku menghancurkan dimensi ini!" seru Fang Yin ketika merasakan tubuhnya mulai kembali pulih.
Energi Ying Yushi dan Gong Kim menyebar di tubuhnya bersama energinya yang sebelumnya terserap ke dalam tubuh Ying Yushi saat Cau Ahlin menjebaknya. Meskipun belum bisa mengendalikannya secara penuh, Fang Yin tidak lagi selemah sebelumnya.
Struktur meridian Fang Yin sangat rumit. Dia mampu melawan hukum alam dan memiliki giok hitam yang memiliki energi yang besar.
Dimensi naga akan hancur jika sampai dia mengeluarkan giok hitam untuk mengembalikan kekuatannya. Hati nurani yang dimilikinya lebih besar dari sebuah dendam dan amarah.
"Aku tidak tahu harus memulainya dari mana, Yin'er. Semua ini gara-gara ayah yang tidak mempedulikan keberadaan kami dan menganggap kami ada. Mungkin ibu masih hidup jika dia tidak menghilang begitu saja." Cau Ahlin berteriak sambil menangis.
Tubuhnya berguncang dengan air mata penyesalan yang membasahi pipinya. Terbayang kembali peristiwa yang terjadi beberapa waktu sebelum ibunya meninggal.
***
__ADS_1
"Aku harus bisa keluar dari sini. Ibuku tidak adil. Bagaimana bisa aku tidak diperbolehkan untuk pergi dari sini untuk mencari keberadaan ayah? Sebenarnya apa yang dirahasiakannya?" Cau Ahlin berlatih di bukit yang tandus. Dia melakukan gerakan dengan penuh emosi dan amarah.
Bersambung ....