
Tian Feng mengamati setiap gerakan yang dilakukan oleh Fang Yin. Dengan mata ketiganya, Tian Feng bisa melihat dengan jelas aliran Qi yang ada di tubuh Fang Yin. Ada sebuah meridian yang tersumbat dan ada pula yang mengalirkan Qi lebih dari yang seharusnya.
'Kenapa Yin'er sampai tidak tahu akan hal ini yang mana bisa membahayakan nyawanya jika terus menerus dia lakukan. Aku tidak akan membiarkan kebanggaan Klan Gu memiliki akhir yang buruk.' Tian Feng melangkah maju dan berdiri sejajar dengan Han Wu.
Han Wu menoleh ke arah Tian Feng dan bertanya, "Ada apa Feng? Kamu terlihat gelisah."
Teguran Han Wu membuat Tian Feng menoleh kepadanya.
"Aku melihat Yin'er melakukan kesalahan dalam menerapkan jurus ini. Untuk jangka pendek ini bukan masalah besar tetapi jika kesalahan kecil ini terus dilakukan maka bisa berakibat fatal dikemudian hari."
Han Wu terperanjat setelah mendengar penjelasan Tian Feng. Kemampuan Tian Feng dalam membaca peredaran Qi, aliran darah dan semua hal yang berkaitan dengan itu semua tidak perlu diragukan lagi.
Apa yang tidak diketahui oleh Han Wu terbaca dengan jelas oleh mata ketiga Tian Feng.
"Aku percaya padamu. Perbaiki semuanya sebelum Iblis kecil itu dalam bahaya." Han Wu meminta Tian Feng menghentikan Fang Yin.
Udara dingin dan badai salju yang mengelilingi Fang Yin membuat Tian Feng sedikit kesulitan untuk mendekatinya.
__ADS_1
Mata Fang Yin masih terpejam untuk berkonsentrasi menyempurnakan Jurus Badai Es yang dia keluarkan.
"Yin'er!" panggil Tian Feng ketika sudah berdiri di hadapan Fang Yin sambil menahan hawa dingin yang menderanya.
Fang Yin membuka matanya dan menatap pamannya itu dengan perasaan bc aneh.
Sepertinya ada yang mengusik Tian Feng hingga membuatnya rela menerjang badai salju yang cukup menyiksa.
Dinginnya salju dari jurus ini berpuluh-puluh kali lipat dari hawa dingin yang ditimbulkan oleh salju biasa.
Selanjutnya orang itu sepenuhnya berada di dalam kekuasaan Fang Yin dan tidak bisa lagi melawannya.
Secara sekilas cara kerja jurus ini sangat mirip dengan Jurus Tangan Iblis Pengendali Jiwa milik Han Wu. Namun teknik serangannya lebih kejam jurus milik Pendekar Iblis Buta.
Fang Yin melihat ada kekhawatiran di wajah Tian Feng. Untuk sejenak dia menghentikan permainan jurusnya. Mengingat pamannya itu berada dalam jarak yang begitu dekat, efek dari jurus itu bisa melukai pamannya yang tidak mengeluarkan Qi sama sekali untuk melindungi tubuhnya.
"Apa yang paman lakukan di sini?" tanya Fang Yin.
__ADS_1
Perlahan aura Qi Awan Salju yang terpancar dari tubuhnya memudar seiring dengan aliran Qi yang terhenti.
"Ada sebuah kesalahan dalam jurusmu, Yin'er. Meskipun hanya sebuah kesalahan kecil tetapi kamu harus segera memperbaikinya."
Fang Yin sedikit terkejut dengan apa yang diungkapkan oleh Tian Feng. Namun dia sangat percaya jika apa yang dikatakan oleh pamannya itu benar.
Tian Feng berjalan kembali ke pondok diikuti oleh Fang Yin yang berjalan sambil menyerap kembali Qi yang dia keluarkan.
Hamparan salju itu menghilang seiring langkah kakinya menuju ke pondok Han Wu.
'Kira-kira apa yang salah dengan jurusku? Apakah karena aku terlalu cepat mempelajarinya dan tidak menyadari jika jurusku tidak sempurna? Atau .... Ah, entahlah! Lebih baik aku menunggu paman untuk memberikan penjelasan.' Fang Yin merasakan kepalanya berdenyut karena memikirkan jawaban yang tidak bisa dia temukan.
Han Wu masih tertegun melihat setiap gerak gerik yang dilakukan oleh Fang Yin. Tidak di sangka Fang Yin telah menguasai jurus napas naga tahap kedua yang mampu menyerap kembali Qi yang telah dikeluarkan ke dalam dantiannya.
****
Bersambung ....
__ADS_1