
Pertemuan dua bola energi itu menghasilkan sebuah ledakan yang sangat keras. Namun bola api milik binatang roh singa masih terbentuk dan terus mengejar Fang Yin.
"Sulit di mengerti! Setelah kita melemparkan seluruh bola energi kita, bola energi milik singa jelek itu masih saja mengejar kita." Fang Yin berbicara pada naga hitam.
"Diamlah! Aku akan memikirkan cara untuk mengatasinya." Naga hitam membawa Fang Yin berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk menghindari serangan.
Kekuatan Fang Yin dan naga hitam yang terpisah tidak akan mengatasi serangan binatang roh singa. Dia terlalu kuat dan sulit untuk dilawan dengan energi biasa.
"Heh! Naga jelek! Apa tidak sebaiknya kita menggabungkan tubuh kita? Tapi awas jika kamu sampai menyakitiku dan berbuat seenaknya!" seru Fang Yin merasa lelah dengan serangannya yang tidak berguna.
Sebanyak apapun energinya menghantam energi singa, tidak juga membuatnya hancur. Dia merasa tidak ada jalan lain selain menyatukan tubuhnya dan tubuh naga hitam untuk menyatukan kekuatan keduanya.
"Itu bukan kata-kata yang baik untuk sebuah permohonan, Gadis bodoh!"
Meskipun keduanya sama-sama keras kepala, tetapi sebenarnya saling membutuhkan satu sama lain. Penggabungan kekuatan mereka akan membuat keduanya sulit untuk di lawan.
"Aku tidak akan pernah memaksamu! Baiklah! Kita bertarung sendiri-sendiri saja!" Fang Yin tidak ingin menurunkan sedikit harga dirinya untuk meminta bantuan naga hitam.
Merasa perdebatan mereka tidak akan ada ujungnya, naga hitam akhirnya mengalah. Jika Fang Yin mati maka rohnya pun akan terbakar dan menghilang. Dia tidak akan bisa memiliki fisik untuk bernaung.
__ADS_1
"Dasar keras kepala! Bersiaplah!" seru naga hitam.
Tubuhnya melesat masuk ke dalam simbol Dewi Naga di punggung Fang Yin lalu menerobos masuk ke dalam tubuhnya. Muncul sisik-sisik di permukaan kulit Fang Yin dan beberapa bagian wajah.
Struktur tulang Fang Yin pun mulai berubah dan kedua kakinya terasa kaku. Penyatuan tubuh keduanya belum sempurna dan masih di dominasi oleh wujud manusia.
Binatang roh tidak tinggal diam dan terus melakukan serangan tanpa memberi kesempatan bagi Fang Yin untuk mengambil jeda. Konsentrasi Fang Yin harus terbagi untuk bermutasi dan berteleportasi.
"Hahaha! Kalian memalukan sekali! Tunjukkan kehebatan kalian! Jangan cuma lari dan bersembunyi saja!" Binatang roh singa menertawakan Fang Yin yang terus menghindar. Dia merasa menang karena kekuatannya tidak bisa dihancurkan oleh kekuatan lawan.
Fang Yin mengambil sebutir pil pemulih tenaga lalu segera memakannya. Energi pendampingnya mulai menguat berkat pil itu.
"Saatnya bertarung serius. Aku telah menyiapkan esensi energi untuk melawan singa itu. Sebaiknya kamu yang mengatur strategi serangan. Melawan manusia adalah keahlianku dan melawan binatang itu bagian untukmu!"
Binatang roh singa ternganga ketika melihat perubahan lawannya. Dia merasakan hawa kematian yang begitu kuat. Langit yang memang sudah gelap dan menghitam kini terlihat semakin mencekam dengan kilatan enegi yang muncul dari wujud setengah naga itu.
Meskipun aura lawan begitu besar, binatang roh singa tidak pernah berpikir sedikitpun untuk mundur. Dia tetap mengendalikan bola energi miliknya untuk menyerang Fang Yin.
Kali ini Fang Yin tidak menggeser tubuhnya sedikitpun ketika bola energi itu mendekatinya. Jurus Napas Naga tingkat atas bersiap untuk menelan energi itu. Tanpa kehadiran roh naga di tubuhnya, jurus ini tidak akan mampu untuk menelan energi yang besar.
__ADS_1
"Apakah kamu yakin tubuhku tidak akan hancur jika kita menelan bola energi ini?" Muncul keraguan di hati Fang Yin. Matanya terus melebar seiring dengan bola energi yang terus mendekat dengan cepat ke arahnya.
"Jika tubuhmu hancur maka aku pun akan mati. Tenanglah!" Baru kali ini roh naga bersikap sedikit manis pada Fang Yin.
Ketegangan Fang Yin sedikit berkurang. Dengan tangan dan tubuh yang dikendalikan sepenuhnya oleh roh naga dia mencoba untuk pasrah. Dia bisa saja menghindar dan menggagalkan semuanya, tetapi dia memilih untuk percaya pada roh naga hitam.
Mulut Fang Yin terbuka lebar dengan kedua tangannya terlentang ke samping. Rasa terbakar menyelimuti kerongkongannya. Hawa panas terus masuk dan memenuhi setiap rongga-rongga tubuhnya.
Bola energi binatang roh singa telah terserap semuanya dan masuk ke dalam seluruh meridiannya. Roh naga sengaja tidak merubahnya menjadi esensi energi dan menyimpannya ke dalam dantian. Ketidaksiapan tubuh Fang Yin akan membuatnya kesakitan dan tersiksa.
"Sampai kapan kamu akan menyimpan energi sialan ini? Aku merasa dia memiliki daya rusak dan racun yang tak biasa." Fang Yin terus mengeluarkan energi pendampingnya untuk mengurangi rasa sakit akibat energi asing yang mendiami meridiannya.
Roh naga hitam memahami keadaan tubuh Fang Yin karena dia juga merasakan hal yang sama. Namun roh naga berusaha untuk menutupinya dan menampakkan seolah hanya tubuh Fang Yin saja yang merasakannya.
Binatang roh singa melompat ke udara menyusul Fang Yin. Mulutnya mengeluarkan energi yang mirip seperti petir berwarna biru bercahaya.
Titik-titik meridian Fang Yin mulai bereaksi. Roh naga membuka mulut mereka dan mengeluarkan energi itu untuk menghalau serangan binatang roh singa.
Kedua energi yang berasal dari satu elemen itu kini berbenturan. Binatang roh singa harus merasakan serangan dari energinya sendiri.
__ADS_1
****
Bersambung ....