
Fang Yin meminta seluruh penduduk Lembah Maut untuk berkumpul. Mereka tidak membentuk barisan, tetapi berdiri sesuai yang mereka inginkan. Wajah-wajah mereka tampak sangat serius ketika melihat Fang Yin mulai berkonsentrasi.
Kedua tangan Fang Yin melakukan sebuah gerakan dengan arah tertentu. Sesaat kemudian muncul aura energi yang menyelimuti tubuhnya. Aura energi itu semakin besar dan cahaya energi keluar dari kedua telapak tangannya.
Energi itu menekan ke sekelilingnya sehingga membuat penduduk Lembah Maut menjauh darinya. Mereka tidak kuasa menahan kekuatan besar yang dikeluarkan oleh Fang Yin. Tatapan penuh kekaguman terlihat jelas di wajah mereka disertai dengan mulut yang bergumam.
Fang Yin mengangkat kedua tangannya ke atas dan bersamaan dengan itu seluruh energi alam yang berada di sekelilingnya berdatangan untuk menyempurnakan energi yang dia keluarkan. Energi yang terkumpul membawa tubuhnya naik secara perlahan.
Semua mata masih menatap ke arah Fang Yin yang masih mengumpulkan energi dari sekitarnya. Mereka menanti dengan kekagumannya.
Untuk membagikan ingatan kepada banyak orang dalam satu waktu, Fang Yin juga membutuhkan energi yang besar. Kepekaan tubuhnya membuatnya mampu memperkirakan sejumlah energi yang harus dia serap dan terbagi sama rata untuk semua orang.
"Kalian semua, bersiaplah! Aku akan membagi energi ini sekarang. Mungkin akan sedikit menyakitkan saat aku menanamkan segel pada inti pikiran kalian." Fang Yin memberikan peringatan pada penduduk Lembah Maut agar bersiap.
"Kami siap, Nona." Mereka menjawab secara serentak.
Wujud setengah dewi Fang Yin membuat sekitar tempat itu menjadi terang. Cahaya dari kedua telapak tangannya memancar ke langit lalu memantul ke bumi menghampiri seluruh penduduk Lembah Maut.
Cahaya itu membuat tubuh mereka bersinar. Sejenak mereka terdiam meresapi ambang kesadaran mereka. Mereka berdiri tetapi sedang dalam keadaan di tengah-tengah alam nyata dan alam bawah sadarnya.
Energi yang terserap ke dalam tubuh membuat mereka naik beberapa tingkat dalam basis kultivasinya. Selain itu mereka juga menyimpan ingatan tentang beberapa teknik dan jurus yang dikirimkan oleh Fang Yin. Setiap orang menerima teknik dan jurus yang berbeda sesuai dengan keadaan tubuh mereka masing-masing. Sebagian di antaranya menerima teknik pengobatan serta teknik membuat pil obat.
__ADS_1
Tubuh Fang Yin masih tetap melayang di udara dengan penampilan yang berbeda. Tubuhnya masih terlihat bersinar dengan cahaya kuning keemasan yang menyelimuti. Meskipun hari telah siang tetapi cahayanya masih terlihat menyilaukan.
Penyerapan energi telah selesai dan para penduduk Lembah Maut telah kembali menguasai keadaan. Mereka telah berhasil mendapatkan energi yang sesuai untuk mereka.
"Terimakasih, Nona. Kami telah mendapatkan energi dan pemahaman untuk kami." Yao Zhihuan maju ke depan dan memberi hormat pada Fang Yin.
"Hmm." Fang Yin mengangguk. "Jangan kembali pada sifat iblis dan jadilah manusia. Jika kalian berkenan, kalian bisa pindah ke wilayah Gunung Telaga Emas. Di sana ada sebuah sekte yang bernama Sekte Sembilan Bintang. Tunjukkan segel yang aku buat di tangan kalian maka Ketua Sekte Feng akan menerima kalian dengan baik," jelas Fang Yin.
Yao Zhihuan terlihat terkejut. Dia begitu terpukau dengan kebaikan hati Fang Yin. Kehidupan mereka saat ini memang sudah tidak aman. Sekte Seruling Maut terkenal sangat kejam dan memiliki banyak musuh karena senang membunuh dan menculik banyak manusia untuk dikorbankan pada Shaohuji.
Kini mereka akan merasa tidak aman. Tentu akan banyak orang yang menaruh dendam. Untuk itu mereka harus merubah identitasnya dan menjadi manusia baru yang hidup normal tanpa bayang-bayang ketakutan.
"Kami setuju untuk pindah ke sana, Nona. Akan tetapi kami harus memikirkan cara untuk pergi ke sana. Jumlah kami yang banyak tentu juga akan mengundang perhatian tempat-tempat yang kami lewati." Yao Zhihuan mengungkapkan apa yang mengganjal di dalam pikirannya.
"Aku mengerti. Jika kalian bersedia aku akan mengantarkan kalian dengan teknik lintas dimensi. Kalian akan sampai di sana dengan cepat melewati dimensi lain yang tidak bisa kalian bayangkan." Fang Yin terlihat serius. Kekuatannya telah kembali. Meskipun dia telah menggunakannya untuk membagi inti pikirannya, tetapi dia telah memenuhinya dalam sekejap.
Pembuka Formasi Sembilan Matahari bisa mengantarkan mereka secara bersamaan untuk berpindah ke tempat yang menjadi tujuan mereka. Setelah mengatasi masalah ini, dia bisa pergi dengan tenang dari sana dan mempelajari Kitab Sembilan Naga bintang delapan.
Yao Zhihuan menoleh ke arah belakang villa dan melihat paviliun tua yang berdiri kokoh. Sebelumnya dia pergi ke sana dan berjanji untuk mengembalikan pengajaran Sekte Seruling Maut seperti awal ketika berdiri.
"Aku juga akan memindahkannya ke dimensiku. Dengan segel dariku, kalian bisa mengunjunginya dan pergi ke dimensiku sesuai kebutuhan." Fang Yin seakan mengerti apa yang ada di dalam pikiran Yao Zhihuan dan membuatnya terkejut.
__ADS_1
Mereka masih terlihat berpikir. Di satu sisi mereka merasa tidak aman tinggal di sana tetapi di sisi lain, mereka belum siap untuk bersosialisasi dengan orang-orang baru meskipun mereka bisa menerima mereka.
Meskipun saat ini Fang Yin belum memiliki kekuasaan, tetapi dia tetap akan memberikan sebuah tempat di Benua Timur untuk mereka tinggali. Dia teringat akan sebuah tempat di mana dia diasingkan untuk menerima hukuman. Hutan Bintang Selatan menyimpan banyak kekayaan alam yang bisa didapatkan.
Dia tidak tahu apakah penduduk Lembah Maut akan setuju untuk dipindahkan ke sana atau tidak. Namun, dia mencoba menceritakan pengalamannya tinggal di tempat itu. Hanya satu yang patut mereka waspadai yaitu kemunculan binatang roh. Jumlah mereka yang banyak memungkinkan bagi mereka untuk mengalahkan binatang roh. Fang Yin berpesan untuk tidak sembarangan dalam menyerap kristal roh agar kejadian yang menimpa Yao Dong tidak terulang lagi.
Yao Zhihuan dan yang lainnya setuju, tetapi mereka meminta Fang Yin untuk memindahkan paviliun tua itu juga di tempat mereka yang baru. Setelah kesepakatan ini mereka pun mulai berbenah.
Fang Yin menunggu mereka mengambil barang-barang berharga mereka sambil berkultivasi. Semua oran terlihat sibuk lalu lalang, hanya Huamei yang tidak ikut berkemas.
Beberapa orang wanita membawa beberapa anak kecil dan merapikan semua harta benda yang hendak di bawa. Tempat mereka saat ini pun juga telah rusak dan butuh banyak perbaikan sehingga mereka tidak terlalu menyesal untuk meninggalkannya. Kehidupan mereka yang terisolasi dari dunia luar pun membuat mereka menjadi terbelakang.
Shaohuji telah memperbudak Yao Dong dan seluruh keturunannya. Dengan sedikit gertakan saja mereka bersedia melakukan apa saja. Bahkan membunuh keluarga mereka sendiri.
"Nona, kami telah siap." Yao Zhihuan berdiri di hadapan Fang Yin bersama seluruh anggota klannya..
Fang Yin membuka matanya dan menyelesaikan kultivasinya.
****
Bersambung ....
__ADS_1