
Sebenarnya itu bukanlah sebuah pujian karena mereka terlalu sombong untuk mengakui kehebatan orang lain. Mereka merasa jika merekalah yang paling hebat.
Tidak peduli sekuat apa lawan di hadapan mereka, para bandit itu saling bekerja sama untuk menakhlukkan target yang mereka incar.
Ada beberapa anggota cadangan mereka yang bersembunyi di tempat yang sedikit jauh. Mereka akan datang membantu jika pemimpin mereka mengalami kekalahan.
Di saat musuh mereka lemah, anggota cadangan itu datang untuk menyerang. Itulah kunci kemenangan mereka.
Strategi itu mungkin akan berhasil untuk orang lain. Namun sepertinya itu tidak akan berlaku untuk Fang Yin. Fang Yin tahu berapa jumlah mereka sebenarnya dan di mana mereka bersembunyi.
"Oh, ya? Itu karena aku sangat bersemangat untuk melawan orang-orang licik seperti kalian. Mataku sangat terang, apa kalian pikir bisa bersembunyi dariku?" Fang Yin melangkah maju mendekati pemimpin bandit itu.
Pemimpin bandit itu terbelalak saat mendengar ucapan Fang Yin. Belum hilang keterkejutan mereka, Fang Yin kembali melakukan hal yang membuat mereka ternganga.
Dalam satu kali gerakan, Fang Yin melemparkan beberapa buah jarum yang telah dia aliri oleh Qi ke arah anggota cadangan para bandit itu.
Jarum-jarum itu meledak di dekat anggota cadangan bandit yang berjumlah lima orang dan dua di antaranya terkena oleh lemparan jarum itu.
__ADS_1
"Si-siapa kamu sebenarnya?" Pemimpin bandit itu tidak bisa melihat Fang Yin dengan jelas.
Pakaian yang dikenakan Fang Yin serba gelap sehingga membuatnya semakin tersembunyi di dalam kegelapan malam. Hanya suaranya saja yang membuatnya dikenali sebagai seorang wanita.
"Tidak penting siapa aku, yang jelas aku orang yang akan membunuhmu dan menghentikan kejahatanmu!" Tubuh Fang Yin melayang ke udara dengan aura energi putih terang menyelimuti tubuhnya.
Jian Heng tidak ingin menjadi penonton saja, dia mulai menyerang para bandit yang berada di bawah sementara Fang Yin bertarung bersama pemimpinnya.
Di kejauhan terlihat Yuan Long mengintip pertarungan itu tanpa ada keinginan untuk ikut campur.
Namun sepertinya itu sedikit tidak akan mudah karena pemimpin bandit itu memiliki jurus yang sangat mirip dengan Jurus Merendahkan Bayangan. Perbedaannya jurus ini lebih hebat di mana mampu membuat pemimpin bandit itu sulit terlihat.
Fang Yin mengandalkan insting naga untuk mengetahui keberadaan pemimpin bandit.
'Sepertinya aku harus berpura-pura tidak melihatnya agar aku bisa menangkap tikus itu!' Fang Yin mencoba mengatur strategi.
Pemimpin bandit itu mengeluarkan pedang energi dan bersiap untuk menyerang Fang Yin dari arah samping.
__ADS_1
Seperti rencananya sebelumnya, Fang Yin berpura-pura tidak melihatnya. Ketika serangan itu mendekat dengan sangat cepat, Fang Yin pun memutar tubuhnya dan mengayunkan pedang energinya menghalau pedang energi lawan.
Kedua pedang energi mereka lenyap ketika saling bersentuhan karena Fang Yin memberinya mantra untuk membuatnya menghilang setelah menyerap energi pedang lawan.
Pemimpin bandit itu melakukan serangan dengan jarak dekat. Beberapa kali terlihat dia melayangkan pukulan ke arah Fang Yin dengan energi besar yang melapisinya.
Fang Yin menggunakan Jurus Napas Naga dan menangkap setiap pukulan itu dengan telapak tangannya. Pemimpin bandit itu tidak menyadari jika setiap kali tangan mereka bersentuhan maka energinya akan terserap oleh Fang Yin.
Pemimpin bandit itu tidak merasa curiga melihat Fang Yin yang tidak membalas serangannya dan hanya menahan dan menangkisnya saja.
'Mengapa tubuhku terasa sangat lelah sekali? Sepertinya aku tidak menggunakan Qi ku secara berlebihan.' Pemimpin bandit itu mundur sejenak untuk mengambil jeda.
Di tempat lain Jian Heng berhasil melumpuhkan beberapa anak buah bandit itu dan mengikatnya di pohon dengan energi pengikat roh miliknya.
****
Bersambung ...
__ADS_1