Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 365. Sinyal Bahaya


__ADS_3

Cau Ahlin menatap Ying Yushi sambil berpikir. Saat menatapnya dia mulai terpengaruh dan membenarkan seluruh ucapan Ying Yushi. Dia tidak tahu jika wanita itu telah menghipnotisnya.


Setelah menatap mata wanita itu, Cau Ahlin hanya mengangguk ketika dia memintanya melakukan apapun. Untuk mengetesnya, Ying Yushi memintanya melakukan hal yang sederhana terlebih dahulu.


"Berlututlah!" perintah Ying Yushi.


Cau Ahlin pun mematuhinya. Tubuhnya bergerak sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Ying Yushi tanpa pikir panjang.


Tidak cukup itu saja, Ying Yushi memintanya untuk melakukan banyak gerakan yang tidak masuk akal. Wanita iblis itu tertawa dengan senang karena telah berhasil menguasai Cau Ahlin.


Efek dari hipnotisnya tidak akan lama, Ying Yushi tidak ingin kehilangan kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Tangannya mengeluarkan sebilah pisau tajam.


Tangan kanannya melakukan gerakan yang aneh dan terbentuklah sebuah segel mantra di udara. Segel kecil itu diarahkan ke telapak tangan Cau Ahlin yang ditariknya dengan paksa.


Cau Ahlin berteriak kesakitan ketika segel itu menempel di telapak tangannya. Dengan gerakan cepat Ying Yushi menggores telapak tangan Cau Ahlin hingga mengeluarkan banyak darah. Namun, darah itu tidak menetes dan terserap oleh segel itu.


Ying Yushi tertawa sangat keras. Dia berhasil mengelabui Cau Ahlin dengan perjanjian darah. Teknik rahasia itu hanyalah kebohongannya semata. Setelah ini dia bisa mengendalikan Cau Ahlin sepenuhnya.


Secara bertahap Ying Yushi bisa mengambil tubuh Cau Ahlin dan menggunakannya sebagai cangkang. Jika tubuh itu tidak sesuai dengan maka dia bisa memerintahkannya untuk memanggil orang yang memiliki hubungan darah dengannya.


Setelah menjadi bagian dari segel Ying Yushi, Cau Ahlin bisa melihat dengan jelas binatang roh naga yang mengelilingi Ying Yushi. Mereka adalah binatang roh yang diam-diam di tangkap olehnya ketika memasuki wilayah ini. Namun, mereka dinilai tidak berguna karena tidak memiliki energi yang besar seperti Cau Ahlin.


Setelah menguasai Cau Ahlin, Ying Yushi bisa memakan kekuatan jiwa binatang roh naga setiap kali dia menginginkannya karena dia bisa mendapatkannya dengan mudah.


Wujud Ying Yushi berubah menjadi siluman rubah. Meskipun belum bisa melepaskan diri dari segel yang mengikatnya tetapi Ying Yushi bisa menyerang seseorang dari tempatnya.


Senyumnya merekah ketika dia mengamati kedua tangannya yang bersinar. Aura energi yang begitu pekat membuatnya merasa lebih kuat dari sebelumnya.


"Kekuatanmu boleh juga." Ying Yushi menggerakkan ekornya.


Tangan kanannya mendorong ke depan ke arah Cau Ahlin dan membuatnya terpental jauh ke belakang. Sebelum tubuhnya menyentuh tanah Ying Yushi menariknya kembali dengan energinya dan membuatnya kembali tegak.


Ying Yushi terus mempermainkan tubuh Cau Ahlin hingga dia merasa puas. Dalam keadaan tidak sadar Cau Ahlin diperlakukan seperti sebuah boneka mainan.

__ADS_1


Setelah kegilaannya berlangsung cukup lama, Cau Ahlin akhirnya tersadar. Posisi kepalanya sedang berada di bawah dan kakinya berada di atas dengan tubuh yang melayang di udara.


"Apa yang terjadi padaku?" tanya Cau Ahlin menatap Ying Yushi dengan tatapan aneh.


Tidak ingin kejahatannya terbongkar, Ying Yushi segera berbenah. Tangannya menggerakkan tubuh Cau Ahlin memutar dan membuatnya kembali ke posisi berdiri. Perlahan dia menurunkannya hingga kaki Cau Ahlin menyentuh tanah.


Ying Yushi dan segel yang menyelimutinya bergerak mendekati Cau Ahlin. Dia ingin menjelaskan padanya dengan kebohongan baru untuk menutupi kebohongan sebelumnya.


"Aku hanya ingin membuatmu segera sadar. Tadi kamu pingsan, mungkin karena kelelahan," bohong Ying Yushi.


Cau Ahlin tidak mengingat sesuatu apapun dan hanya mengangguk. Sudah cukup lama dia pergi dari istananya. Ibunya pasti merasa sangat khawatir.


"Aku harus pulang," ucap Cau Ahlin sambil berbalik untuk pergi dari tempat itu.


Seketika tubuhnya berubah menjadi naga dan bergerak cepat meninggalkan Ying Yushi. Pikirannya merasa sangat kacau. Dia bingung dengan apa yang terjadi padanya.


Setelah Ying Yushi menjelaskan tentang jurus terlarang, dia tidak mengingat sesuatu apa pun lagi setelahnya. Dia tidak berharap banyak karena tidak merasakan perubahan ataupun menerima sebuah energi dari teknik terlarang Ying Yushi.


'Apakah aku sudah mendapatkan teknik terlarang itu atau belum? Bodohnya aku tidak menanyakannya sebelum pergi.' Cau Ahlin merasa kesal pada dirinya sendiri.


Gong Kim terlihat sedang berjalan mondar-mandir di halaman rumahnya dengan wajah yang cemas. Cukup lama Cau Ahlin pergi meninggalkan rumah. Namun, bukan itu yang membuatnya cemas.


Setelah mendengar berita tentang ayah kandungnya, wajahnya terlihat murung beberapa hari ini. Gong Kim takut terjadi sesuatu pada putranya itu.


"Ahlin, kemana kamu? Ibu sangat khawatir padamu." Gong Kim terus berjalan mondar-mandir sambil menggerakkan tangannya.


Senyumnya mengembang saat melihat Cau Ahlin melesat dengan cepat menuju ke arahnya. Hatinya merasa lega saat melihat putranya pulang dalam keadaan baik-baik saja. Segala kekhawatirannya menguap seiring dengan kepulangan Cau Ahlin.


Tubuh cau Ahlin berubah menjadi seorang manusia dan berdiri mematung menatap ibunya. Setiap kali dia berhadapan dengannya dia teringat akan ayahnya. Hingga saat ini, Cau Ahlin belum bisa mengendalikan emosinya.


"Ahlin," panggil Gong Kim dengan suara yang lemah. Dia berjalan menghampiri putranya dan memeriksanya.


Meskipun tidak ada luka yang berarti, Gong Kim merasa sangat khawatir. Jika tidak segera diobati, luka-luka itu bisa menjadi semakin parah.

__ADS_1


"Aku tidak apa-apa. Ini hanya luka ringan saat berlatih."


Mata Gong Kim berkaca-kaca. Dia tahu putranya itu merasa sangat marah pada kenyataan. Kesedihannya membuatnya mencari pelarian dengan berlatih agar dia melupakan masalah yang dihadapinya.


"Kamu pasti berlatih terlalu keras, Nak. Jangan pernah membuat ibu merasa khawatir lagi. Aku hanya memiliki dirimu saja. Ibu akan mengobatimu sekarang."


"Hmm." Cau Ahlin mengangguk.


Keduanya berjalan beriringan menuju ke kediaman mereka. Tanpa disadari, bayangan Ying Yushi mengikuti mereka karena dia telah menanam segel perjanjian di telapak tangan Cau Ahlin.


Tidak ada sesuatu yang aneh selama satu dua hari setelah kejadian itu. Hanya saja Cau Ahlin mengalami demam tinggi dan tidak sadarkan diri selama beberapa hari ini.


Keadaan ini bukan tanpa alasan. Apa yang dialami oleh Cau Ahlin disebabkan oleh Ying Yushi yang mencoba mengambil alih tubuhnya. Beberapa kali dia mencoba maka sejumlah itu juga dia gagal.


Ying Yushi terlanjur kehilangan banyak tenaga untuk melakukan ini semua. Jika terus dibiarkan maka dia akan kehilangan wujud manusianya dan berubah menjadi seekor rubah. Butuh waktu yang lama lagi untuk berproses dan mendapatkan wujud manusia.


Setelah tiga hari gagal mencoba, Ying Yushi berkeliaran ke seluruh dimensi naga untuk mencari korban. Dia melahap langsung binatang roh naga untuk memulihkan kekuatannya. Kebuasannya mengalahkan seekor singa yang sedang lapar.


Apa yang dilakukannya berada di luar pengawasan Gong Kim karena wanita itu sedang merawat Cau Ahlin.


Selama ini dia menyembunyikan kemampuannya dari Cau Ahlin agar putranya tidak bergantung padanya. Gong Kim ingin putranya itu menjadi pemuda yang kuat dan pemberani.


Jika dia terus melindunginya maka selamanya Cau Ahlin akan bergantung padanya. Sebagai seorang pria dia harus menjadi sosok pemimpin dan pelindung yang bisa diandalkan.


"Apakah kamu masih merasa pusing, Ahlin? Sebaiknya kamu beristirahat dengan baik untuk beberapa waktu ke depan." Gong Kim menyelimuti tubuh Cau Ahlin lalu beranjak untuk pergi dari sana.


"Ibu, maafkan aku," bisik Cau Ahlin lirih.


Apa yang dilakukan oleh Ying Yushi beberapa hari ini bisa terbayang jelas di dalam ingatannya. Dia telah salah mengambil langkah dengan dengan mempercayainya.


Gong Kim mendengar suara Cau Ahlin tetapi dia terpaksa harus keluar dari ruangan karena beberapa binatang roh naga mengirimkan sinyal untuknya di luar istana.


Terpaksa Gong Kim meninggalkan Cau Ahlin untuk melihat apa yang terjadi di luar istana. Para binatang roh naga tidak akan mengirimkan sinyal kecuali dalam keadaan darurat.

__ADS_1


****


Bersambung ....


__ADS_2