
Ketika simbol itu menyentuh kening Fang Yin, dia merasakan sebuah tusukan di antara kedua alisnya. Sesaat saja rasa nyeri itu terasa tetapi setelah itu seperti ada yang menempel di sana. Fang Yin mengusap keningnya dan tidak merasa ada sesuatu yang menempel.
"Hei! Apa yang kamu lakukan? Simbol apa tadi?" tanya Fang Yin.
Jian Heng tidak menjawab pertanyaan Fang Yin. Dia hanya melepaskan tubuh Fang Yin dan meninggalkannya. Fang Yin menghentak-hentakkan kakinya saking kesalnya. Sepertinya ada yang aneh dengan simbol yang di tanam dikenangnya.
'Kamu tidak perlu tahu simbol apa itu, Xiao Yin. Tidak ada gunanya kamu tahu sekarang karena aku belum bisa menikahimu. Cepat atau lambat kamu akan mengerti ketika seseorang yang pandai datang memberitahukanmu tentang simbol apakah itu.' Jian Heng berjalan cepat jauh di depan Fang Yin.
Kini giliran Fang Yin yang terus mengikuti Jian Heng meskipun itu dia lakukan secara sembunyi-sembunyi. Fang Yin membuat kebersamaan mereka seolah sesuatu yang tidak di sengaja. Otak cerdik Jian Heng mampu menangkap sinyal bahwa sebenarnya Fang Yin membutuhkan informasi yang sama dengannya.
"Permisi, Paman! Saya seorang pengembara. Di mana saya bisa menemukan penginapan di desa ini?" tanya Jian Heng. Dia berpura-pura tidak melihat keberadaan Fang Yin yang mengintip dan menguping di belakangnya.
"Ada ... ada ... lihat di ujung sana ada sebuah pondok yang panjang. Nanti kamu bisa membaca papan nama dengan tulisan Long Yi di depan pondok itu. Di sanalah penginapan itu berada."
Sebelum orang yang ditanya oleh Jian Heng selesai bicara, Fang Yin sudah meninggalkan tempat itu mendahului Jian Heng pergi ke penginapan Long Yi.
__ADS_1
Jian Heng mengalah dan membiarkan gadis idamannya itu pergi duluan ke penginapan.
'Dasar keras kepala! Apa susahnya bersikap biasa saja dan jujur kalau kita memiliki tujuan yang sama? Kamu memang unik, Xiao Yin. Bisa dibilang kamu adalah spesies langka dalam dunia wanita.' Jian Heng mengulum senyuman sambil berjalan lambat agar Fang Yin tidak merasa malu jika terpergok olehnya.
Di kejauhan Fang Yin terlihat sudah memasuki penginapan itu. Dia membayar sejumlah uang untuk menginap satu malam saja karena belum tahu berapa lama dia akan tinggal. Fang Yin tidak ingin menyia-nyiakan uangnya terbuang percuma jika dia membayar penginapan tanpa memakainya.
Sebuah kamar berhasil dia dapatkan. Seorang pelayan mengantarkannya ke kamar yang akan dia tempati. Sebuah ruangan berukuran sedang dengan perabot sederhana.
Ini pertama kali bagi Agata menginap di penginapan pada jaman pemilik tubuh bernama Fang Yin itu hidup. Keadaan penginapan itu tidak jauh beda dengan rumah tradisional di dunia manusia. Hanya orang-orang yang tinggal di daerah pedalaman saja yang memiliki tempat tinggal seperti ini.
'Nikmatnya! Aku butuh beristirahat barang satu atau dua jam untuk memulihkan tubuh lelahku!' Fang Yin bermonolog dalam hati.
Dalam waktu sekejap saja Fang Yin sudah terlelap dan berpindah dari dunia pergi ke alam mimpinya.
Di luar kamar Fang Yin, Jian Heng tersenyum tipis lalu berjalan menuju ke kamar yang telah di sediakan untuknya.
__ADS_1
Kamar yang ditempati oleh Jian Heng bersebelahan dengan kamar Fang Yin karena dia ingin mencari tahu apa saja yang dilakukan oleh Fang Yin di tempat ini.
Jian Heng merasa keheranan karena melihat kamar Fang Yin terlihat sepi.
'Apakah pelayan itu salah memberiku informasi? Tidak ... tidak ... mungkin jika mereka salah, mungkin saja saat ini Xiao Yin sedang beristirahat. Aneh! Mengapa aku terus memikirkannya? Aku sudah gila.' Jian Heng mencoba mengendalikan dirinya lalu duduk dengan tenang di atas tempat tidurnya.
Desa itu ramai dikunjungi oleh para kultivator dan pengembara bukan tanpa alasan. Kebanyakan di antara mereka adalah kultivator yang sedang mencoba peruntungan untuk mengambil Qi Naga Suci di dalam Telaga Bias Pelangi. Tidak semua orang yang bermeditasi di sana berhasil untuk mendapatkannya.
Qi Naga Suci sangat dibutuhkan oleh seorang kultivator untuk mempermudah menembus ranah kultivasinya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh para kultivator untuk menerobos dari ranah kultivasinya dan ini hanyalah salah satunya. Mereka memilih cara ini karena ini yang paling mudah dan cepat.
Jika Qi Naga Suci cocok dengan tubuh seseorang dan bisa terserap dengan baik, maka orang itu bisa menerobos lima bintang sekaligus dalam satu waktu bahkan ada yang lebih sesuai dengan kemampuan tubuh mereka masing-masing.
****
Bersambung ...
__ADS_1