Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 205


__ADS_3

Mantra pelindung Kolam Misteri akhirnya lenyap. Tubuh Fang Yin masih dikuasai oleh roh naga. Api abadi masih berkobar di kedua telapak tangannya.


Melihat Kolam Misteri telah terbuka Yuan Shao berjalan untuk memasukinya lebih dulu. Dia melupakan janjinya karena merasa sangat senang.


Yuan Shao berjalan menyusul Fang Yin yang sedikit lagi akan mencapai kolam. Tanpa menoleh, Fang Yin melemparkan api hitamnya ke arah Yuan Shao. Hampir saja api itu mengenai tubuh Yuan Shao jika kedua rekannya waspada dan menariknya ke belakang.


Fang Yin menatap Yuan Shao dengan tatapan membunuh membuat Yuan Shao pun akhirnya memilih untuk mengalah. Meskipun dia tidak merasakan besarnya energi yang dikeluarkan oleh Fang Yin, tetapi dari aura yang dia keluarkan, Yuan Shao merasa dia bukan wanita yang bisa diremehkan.


Wajah Fang Yin dipenuhi dengan sisik-sisik yang menyala, begitu juga dengan tubuhnya. Andai tidak tertutup oleh cadar, semuanya akan terlihat jelas oleh ketiga kultivator itu.


Jian Heng melangkah di belakang Fang Yin tetapi tidak berani untuk mendahuluinya.


Bekas langkah kaki Fang Yin meninggalkan jejak menyala yang mungkin sangat panas jika disentuh.


'Aku tidak boleh menyinggung Dewi Naga. Jika aku tidak salah, ini adalah api abadi yang hanya bisa dipadamkan oleh orang yang menguasai Kitab Sembilan Naga bintang empat.' Jian Heng memperhatikan nyala api berwarna hitam di bekas tapak kaki Fang Yin.


Fang Yin berhenti di tepi Kolam Misteri dan berdiri dengan posisi tangan yang mengulur ke depan.

__ADS_1


Sebuah bola energi berwarna merah menyala keluar dari telapak tangannya dan melayang-layang di udara. Seluruh ruangan dalam goa berwarna senada dengan warna bola energi itu.


Fang Yin mendorong tangan kanannya ke depan. Bola energi itu pun ikut bergerak ke depan mengikuti gerakan tangan Fang Yin dan meluncur ke atas kolam.


Saat bola energi Fang Yin menyentuh permukaan kolam, air di dalam kolam menjadi bergejolak.


Di atas permukaan air keluar kepulan kabut tipis berwarna putih. Rupanya air kolam itu sangat dingin dan bisa membekukan siapa saja yang menyentuhnya.


Segel berlapis ini tidak mudah dilihat dengan mata biasa. Setidaknya seorang kultivator tingkat surgawi bintang atas yang bisa merasakannya.


'Diamlah, Bodoh!' Roh naga menjawab sambil menekan jiwa Fang Yin dengan keras.


'Apa kau bilang? Berani-beraninya kamu bilang aku bodoh!' Fang Yin membalas tekanan energi roh naga yang membuat roh naga menjadi sangat marah.


Seluruh pergerakan Fang Yin dikunci olehnya.


'Sial! Roh naga itu semakin seenaknya saja padaku. Aku merasa seperti orang yang tidak berguna.' Tidak ada yang bisa dilakukan oleh Fang Yin selain menerima setiap perlakuan roh naga.

__ADS_1


Setelah menunggu untuk beberapa saat, suhu air di dalam kolam mulai stabil seiring dengan uap dingin yang mulai menipis.


Kaki Fang Yin bergerak turun sesuai dengan kehendak roh naga. Air kolam yang semula berwarna hitam pekat berubah warna menjadi kebiruan ketika Fang Yin mulai masuk ke sana.


Di sekitar tubuh Fang Yin muncul gelembung udara dari dalam air yang semakin lama semakin banyak. Uap air kembali muncul karena air kolam mendidih.


Tubuh Fang Yin tenggelam ke dalam kolam sehingga tidak tampak lagi sedikitpun.


Permukaan air kolam itu kembali tenang.


Jian Heng dan ketiga kultivator itu berdiri di tepi kolam sambil mengamati pergerakan Fang Yin.


Mereka baru menyadari jika kolam itu belum terbuka segel ketiganya sebelum berubah warna air di dalamnya.


****


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2