Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 94. Pilihan Terbaik


__ADS_3

Fang Yin melemparkan kristal-kristal es-nya sambil terbang menjauhi Yi Long dan pasukannya. Begitu juga dengan Ketua Sekte yang terus melemparkan bola-bola energinya. Mereka berusaha untuk pergi sejauh mungkin dari negeri serigala itu.


Serigala-serigala itu tidak menyerah untuk mengejar Fang Yin dan Ketua Sekte hingga tibalah mereka di tepi jurang yang dalam.


Mungkin karena mereka sudah tahu bahwa di sana ada jurang sehingga mereka tidak berhenti mengejar meskipun beberapa kali serangan Fang Yin dan Ketua Sekte berhasil mengenai mereka.


Jumlah mereka yang sangat banyak membuat pasukan itu seperti tidak ada habisnya.


Kini Fang Yin dan Ketua Sekte melayang-layang di atas jurang yang sangat gelap dan tidak tahu seberapa dalam dasarnya.


"Hahaha! Kalian menyerahlah! Serahkan diri kalian baik-baik daripada mati tak berguna dan membusuk di dasar jurang!" seru Yi Long dengan tawanya yang mengerikan.


"Kak Feng! Apakah yang harus kita lakukan?" tanya Fang Yin merasa kebingungan.


"Aku juga baru memikirkannya," jawab Ketua Sekte.


Ketika mereka sedang berpikir, serangan tak terduga dari Yi Long meluncur dengan cepat ke arah Fang Yin. Demi menyelamatkan Fang Yin, Ketua Sekte melompat untuk menghadang serangan itu.


Boom!


Serangan energi Yi Long menghantam tubuh Ketua Sekte dengan keras hingga membuatnya muntah darah dan kembali mengalami luka dalam.

__ADS_1


Tubuhnya lunglai lalu jatuh ke dalam jurang


Fang Yin tidak bisa berpikir lagi, dia segera meluncur ke bawah untuk mengejar tubuh Ketua Sekte yang terjatuh.


Para binatang roh yang memiliki sayap masih mengejar masih mengejarnya dan yang lainnya masih menunggunya di tepi jurang.


Fang Yin membagi fokusnya untuk menggapai Ketua Sekte dan menyerang para binatang roh yang mengejarnya.


Jurang itu terlalu curam dan dalam seperti tidak memiliki ujung, Fang Yin berhasil mendapatkan tubuh Ketua Sekte dan membawanya dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanannya digunakan untuk menyerang.


Satu persatu musuhnya berhasil dia bantai dan hanya menyisakan segelintir saja yang menyerah dan terbang kembali ke atas.


Dengan sisa-sisa tenaganya, Fang Yin meluncur kebawah untuk mencapai dasar jurang dan berharap ada tempat berlindung di sana.


Ketua Sekte yang terluka masih sadar tetapi tidak bisa melakukan banyak hal.


"Tinggalkan saja aku, Yin'er! Aku hanyalah orang tak berguna yang akan menjadi bebanmu!" ucap Ketua Sekte sambil terus memegangi dadanya yang terasa sakit.


"Kalau bukan karena menyelamatkanku, kak Feng tidak akan terluka seperti ini!" Fang Yin membantu Ketua Sekte untuk duduk.


Untuk sementara, Fang Yin belum bisa mengobati Ketua Sekte mengingat dia sendiri juga sedang terluka.

__ADS_1


Fang Yin mengeluarkan dua buah pil untuk memulihkan tenaganya, satu untuknya dan satu lagi untuk Ketua Sekte.


Mereka berada di dasar jurang yang lembab, tetapi udara di sana sangat segar. Hal ini berarti dasar jurang itu merupakan alam terbuka bukan sebuah palung yang sempit.


"Uhukk! Uhukk!" Ketua Sekte terbatuk dan merasakan dadanya semakin sakit.


Melihat racun energi yang mulai menyebar di tubuh Ketua Sekte, Fang Yin yang sudah merasa sedikit lebih baik, memintanya untuk berbalik memunggunginya.


Ketua Sekte menurut saja karena dia pun sudah tidak tahan merasakan rasa sakitnya.


Fang Yin mengalirkan Qi-nya untuk membuka jaringan meridian Ketua Sekte yang tersumbat lalu mengeluarkan racun energi yang terperangkap di dalamnya.


Tubuh Ketua Sekte merasa lebih baik setelah mendapatkan pertolongan dari Fang Yin.


"Terimakasih, Yin'er!"


"Ini bukan hal yang besar," jawab Fang Yin.


Mereka kembali terdiam dan merasakan ada sebuah energi yang datang mendekat ke arah mereka.


'Apa lagi ini? Belum juga aku bernapas dengan lega!' gumam Fang Yin dalam hati.

__ADS_1


****


Bersambung ....


__ADS_2