
'Dia adalah musuh dari suku es, tentu dia akan lebih siap jika aku mengeluarkan Jurus Badai Es atau Jurus Perisai Es. Aku akan tetap melatih api hitam ku saja. Aku masih perlu banyak belajar untuk mengendalikannya.'
Kedua tangan Fang Yin mengeluarkan api abadinya. Dalam batas tertentu, roh naga merah yang sangat kejam akan menyatu dengannya.
Yun Lan tidak merasa gentar meskipun Fang Yin mengeluarkan api hitam untuk mematahkan jurusnya.
Dia sangat yakin jika segel naga mahkota jingga milikinya akan mampu mengalahkan Fang Yin.
Dengan Qi pengendali, Yun Lan mengendalikan pedang-pedang energi itu untuk menyerang Fang Yin.
Tidak semua pedang dia luncurkan secara bersamaan. Namun hanya sebagian saja yang dia luncurkan.
Di saat pedan-pedang itu meluncur dengan cepat ke arah Fang Yin, maka dia segera melompat dan berputar di udara untuk menghindarinya.
Pedang-pedang itu meledak di udara saat menyentuh api hitam yang dilemparkan oleh Fang Yin.
Dalam waktu singkat seluruh pedang itu telah habis dan lenyap.
Suara gaduh dari pertarungan Fang Yin dan Yun Lan terdengar ke telinga Han Wu dan Tian Feng. Mereka segera menuju ke lokasi pertarungan dan mengamatinya secara diam-diam.
__ADS_1
"Guru! Apakah kita harus membantu Yin'er?" tanya Tian Feng ketika melihat pertarungan menegangkan antara Fang Yin dan Yun Lan sedang berlangsung.
"Tunggu! Sebaiknya kita beri kesempatan pada Yin'er untuk menjinakkan api hitam itu. Pertarungan ini bisa menjadi latihan untuknya."
Tian Feng mengangguk meskipun masih ada sebuah ganjalan di hatinya.
"Apa yang kamu pikirkan Feng?" Han Wu merasakan aura kegelisahan di wajah Tian Feng.
"Aku sangat tahu betapa berbahayanya segel mantra itu, Guru. Itu adalah segel naga mahkota jingga. Pada tahap akhir jurus ini akan menghadirkan roh naga yang sangat kuat," ucap Tian Feng mengungkapkan kekhawatirannya.
Sebuah senyum tersungging di bibir Han Wu, membuat Tian Feng merasa heran. Gurunya itu terlihat begitu santai dan tenang melihat cucunya yang sedang bertempur antara hidup dan mati itu.
Tian Feng berhenti lalu menatap Han Wu sambil tersenyum. Dia baru tersadar dari kekonyolannya dalam menghawatirkan keponakannya secara berlebihan.
"Kenapa aku bisa melupakannya?" Tian Feng tersenyum bodoh.
"Sekarang diamlah! Hal yang seru akan segera dimulai."
Hati Tian Feng merasa tenang setelah mendengar penjelasan Han Wu. Kini dia pun melihat pertarungan Fang Yin tanpa perlu merasa cemas lagi.
__ADS_1
Kembali ke pertarungan.
Kelima senjata yang mengelilingi gambar naga telah habis. Kini tinggal simbol naga yang naga yang berada ditengah segel saja yang masih tersisa.
Simbol naga mahkota mutiara jingga bersinar sangat terang lalu melompat keluar dari segel dan menyerap segel cahaya yang tersisa.
Seekor naga berwarna kuning keemasan melayang di udara dan bersiap menyerang Fang Yin.
Tubuh Fang Yin bergetar. Dia mencoba menekan energi dasyat yang mencoba menerobos keluar dari tubuhnya.
Roh naga hitam mulai muncul dan menguasai dirinya. Meskipun kesadarannya tidak diambil sepenuhnya. Namun Fang Yin tidak bisa mengontrol dirinya lagi.
Bulu kuduk Yun Lan meremang merasa aura energi yang sangat pekat di hadapannya. Dia merasa jika lawannya bukanlah orang yang mudah ditaklukkan.
Tubuh Fang Yin terangkat ke udara. Samar-samar muncul bayang-bayang seekor naga yang sangat menyeramkan di belakangnya.
****
Bersambung ...
__ADS_1