
Kamp Panglima Jing sudah terlihat. Salah seorang prajurit yang mengetahui kedatangan rombongan pasukan bantuan di mana Fang Yin ada bersamanya.
Mereka terlihat bersuka cita dan membantu para prajurit yang baru datang untuk membawa bahan makanan masuk ke dalam kamp.
Pemimpin rombongan membawa Fang Yin untuk pergi menghadap Panglima Jing dan melaporkan kejadian yang terjadi di tengah perjalanan.
Dalam hal ini Fang Yin juga berperan sebagai saksi.
Sebagai panglima yang cukup disegani di seluruh benua, sedikit banyak Fang Yin tahu sepak terjang seorang Jing Zhoushan.
Kali ini dia akan mengaku sebagai salah seorang anak kecil yang dulu pernah diselamatkan oleh Jing Zhoushan dari sebuah pemberontakan.
Dari kabar yang Fang Yin dengar, Jing Zhoushan telah banyak menumpas pemberontakan dan mengatasi banyak sekali kekacauan di seluruh negeri.
Tentu dia tidak akan mengingat siapa saja orang yang pernah dia tolong, dengan begitu Fang Yin bisa mengarang cerita untuk membuat Panglima Jing bersimpati.
Kitab Sembilan Naga bintang lima harus dia dapatkan tanpa perlawanan. Bagaimanapun caranya Fang Yin harus menjadi orang terdekat Panglima Jing agar bisa meminjamnya.
__ADS_1
Fang Yin dan prajurit yang membawanya kini sudah sampai di tenda milik Panglima Jing. Prajurit itu melapor dengan bahasa yang singkat dan tegas.
Semua tentang Fang Yin dia ceritakan secara singkat. Mendengar tentang bantuan yang diberikan oleh Fang Yin, Panglima Jing merasa berterima kasih dan menyambut Fang Yin dengan baik.
Panglima Jing menjadikan Fang Yin sebagai tamu istimewanya dan menyediakan tenda khusus untuknya.
Dalam kesempatannya itu, Fang Yin mengatakan jika dia akan membantu Panglima Jing untuk berperang melawan pemberontakan.
Tawaran dari Fang Yin disambut baik oleh Panglima Jing karena saat ini dia sedikit kewalahan dengan pemberontak yang sedang dia hadapi.
Mengingat hari sudah malam, Fang Yin meminta ijin untuk beristirahat. Namun Fang Yin mengingkari apa yang dia katakan. Dia tidak langsung pergi beristirahat di tendanya dan menyelinap pergi ke tenda prajurit.
Dia ingin melihat keadaan para prajurit yang terluka. Jiwa dokternya memaksanya untuk berbuat sesuatu yang mampu menyelamatkan mereka.
Prajurit yang terluka sebagian mengalami luka dalam dan memiliki racun energi yang terperangkap di sana, dengan sigap Fang Yin mengobati mereka dengan menggunakan Qi pengobatan milikinya.
Pada pasien dengan kondisi-kondisi tertentu, Fang Yin menggunakan teknik akupuntur yang dipadukan dengan Qi.
__ADS_1
Semuanya tergantung dari tingkat keparahan dan keadaan tubuh prajurit yang terluka itu.
Pengobatan yang dilakukan oleh Fang Yin baru selesai menjelang tengah malam.
Meskipun penampilan Fang Yin sedikit aneh, tetapi para prajurit itu tidak mempedulikan itu dan menilai Fang Yin dari segi kebaikan hatinya.
Mereka sangat berterima kasih dan memperlakukan Fang Yin dengan sangat baik.
Sebuah tenda sederhana menjadi tempat beristirahat buat Fang Yin malam itu. Dia merasa bersyukur karena tidak tidur di tenda umum bersama para prajurit pria.
Sudah terlalu malam baginya untuk mandi malam itu dan menurut salah seorang prajurit, mereka biasanya mandi di sebuah telaga yang tidak jauh dari kamp itu.
'Panglima Jing sangat baik. Semoga saja dia mau meminjamkan Kitab Sembilan Naga bintang lima yang ada ditangannya padaku. Tetapi aku tidak ingin terburu-buru menanyakannya sekarang. Aku harus membantunya melawan pemberontakan terlebih dahulu baru menanyakan perihal kitab itu.' Pandangan mata Fang Yin menerawang jauh ke atas memikirkan rencana yang akan dia lakukan setelah ini.
****
Bersambung ....
__ADS_1