Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 158


__ADS_3

Pertemuan dua Qi milik Fang Yin membentuk sebuah teratai energi yang sangat terang.


Semakin tinggi tingkatan kultivasi yang dimiliki oleh Fang Yin maka semakin cepat dia melakukan teknik ini.


Saat Yun Lan berlari mendekat menyongsongnya sambil membawa bunga energinya, Fang Yin telah siap dengan energi miliknya.


Kedua tangan mereka maju ke depan sama-sama menghantamkan energi mereka.


Kedua energi aktif itu saling dorong satu sama lain hingga membuat tubuh mereka bergeser meskipun kaki-kaki mereka telah diperkuat dengan aliran Qi.


Fang Yin menghentakkan kaki kanannya hingga membuat gelombang dasyat yang menggetarkan bumi.


Yun Lan terus terdorong ke belakang dan tubuhnya terus bergeser meskipun kedua kakinya berdiri dengan kuat tanpa gerakan sedikitpun.


Merasa tidak bisa mengimbangi kekuatan Fang Yin akhirnya Yun Lan menarik energinya yang berhimpitan dengan energi milik Fang Yin lalu melemparkannya ke sebuah tebing.


Suara gemuruh terdengar sangat kencang dan membuat lubang yang cukup besar di tebing itu.


Kewaspadaan Fang Yin sedikit menurun saat melihat ke arah reruntuhan tebing.


'Astaga! Aku bisa kena marah setelah ini. Kakek maafkan cucumu ini yang membuat gunung ini berantakan. Hiks!'

__ADS_1


Melihat Fang Yin belum melakukan persiapan yang berarti, Yun Lan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerang Fang Yin dengan sisa kemampuan yang dia miliki.


Sekte Teratai Merah tempat Yun Lan dan Sheng Mo melatih diri memiliki banyak sekali teknik rahasia yang mematikan.


Sebagai seorang kultivator yang belum banyak mengenal sekte-sekte besar yang sangat berbahaya, Fang Yin tidak tahu kelebihan setiap sekte itu termasuk Sekte Teratai Merah.


Yun Lan berlari menyongsong Fang Yin dengan tubuhnya yang menyala kehijauan. Wajahnya terlihat aneh dan tubuhnya semakin menggembung.


Tidak ada aura energi yang terpancar dari tubuhnya sehingga Fang Yin bersikap santai dan mengeluarkan Qi di tangannya untuk menghantam Yun Lan.


"Gawat! Yin'er dalam bahaya!" pekik Han Wu.


Dengan teknik bayangannya, Han Wu bergerak sangat cepat dan hampir tak terlihat menghampiri Fang Yin.


Tanpa Fang Yin sadari, Han Wu datang tak terlihat lalu menarik tubuh Fang Yin ke belakang.


Belum hilang keterkejutan Fang Yin atas kedatangan Han Wu, dia harus kembali terkejut lagi saat melihat tubuh Yun Lan meledak.


Boom!


Cairan berwarna hijau pekat muncrat ke mana-mana dengan aroma yang sangat kuat.

__ADS_1


Salah satu lengan Fang Yin terciprat oleh cairan itu.


"Aahh!" pekik Fang Yin merasa lengannya itu seperti terbakar.


Kulit lengan yang terkena oleh cairan itu mengelupas dan menjadi borok menjijikkan yang menampakkan bagian dalam kulitnya.


"Tahan, Yin'er! Kita kembali pulang lalu mengobatinya."


"Baik, Kek!"


Baru saja Tian Feng ingin datang mendekat ke arah Han Wu dan Fang Yin. Namun keduanya sudah terbang meninggalkan tempat itu.


Akhirnya, Tian Feng pun memutar arah lalu mengikuti Han Wu dan Fang Yin.


Mayat Yun Lan berubah menjadi cairan yang menjijikkan. Rupanya dia memiliki teknik, menanam racun. Dan racun yang tertanam adalah racun peremuk tulang bintang lima.


Racun yang sangat berbahaya dan mematikan. Terlambat sedikit saja Fang Yin menghindar, maka bisa dipastikan dia akan mati. Gejala paling ringan adalah kelumpuhan total pada seluruh alat geraknya.


"Aku heran, mengapa dia dan adik seperguruannya sangat senang mengalahkan lawannya dengan teknik bunuh diri."


Fang Yin terus mengibas-ngibaskan lengannya yang terasa perih hingga ke dalam-dalam.

__ADS_1


****


Bersambung ...


__ADS_2