Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 221


__ADS_3

Singa itu menghentakkan kakinya dan membuat tempat di sekitarnya bergetar. Aura energi binatang roh ribuan tahun yang sangat kuat itu membuat tubuh Fang Yin terpental ke belakang.


Fang Yin menahan keseimbangannya agar bisa berdiri dengan tegak.


"Binatang roh ini sangat kuat. Energiku tidak sebanding dengannya." Fang Yin berbisik pada dirinya sendiri.


Terlintas dalam ingatannya akan keberadaan roh naga yang dia kunci di dalam simbol Dewi Naga. Fang Yin membuka kembali jalur komunikasi mereka.


'Saat kamu membutuhkanku, kamu baru mencariku.' Roh naga berbicara pada Fang Yin dengan nada setengah mengejek.


Fang Yin tidak terima dengan ucapan roh naga, tetapi dia tidak ingin membuatnya tersinggung. Saat ini Fang Yin memang membutuhkan bantuan dari roh naga.


'Binatang roh memang sangat merepotkan! Bilang saja kamu takut padanya.' Fang Yin mencoba memancing amarah roh naga.


Naga yang sombong itu tidak ingin dianggap remeh. Sedikit ucapan Fang Yin nyatanya memang berhasil membuatnya terpancing.


'Tutup mulutku dan bebaskan rohku sekarang!'


Fang Yin tersenyum senang dan bergumam dalam hati, "Naga bodoh! Dia tidak menyadari jika aku telah memperdayainya. Bukankah secara tidak langsung aku telah memerintahnya?"


Seekor naga berwarna hitam muncul sebagai perwujudan roh naga yang bertransformasi ke dalam simbol Dewi Naga. Tubuh fana roh naga belum bisa menyatu dengan tubuh Fang Yin dan terpisah secara harfiah.

__ADS_1


Kedua tangan Fang Yin merentang lalu berputar untuk mengeluarkan Jurus Phoenix Api Menari. Dia ingin menggabungkan jurus ini dengan jurus api milik roh naga.


Binatang roh singa terlihat segan melihat kedatangan Fang Yin yang datang bersama roh naga. Roh naga menunduk memberi isyarat pada Fang Yin untuk naik ke atas tubuhnya.


Fang Yin melompat ke atas tubuh naga hitam dalam posisi berdiri tepat di belakang kepalanya. Rupanya apa yang dimiliki Fang Yin juga dimiliki oleh naga hitam. Mereka bisa melakukan teleportasi dan mengejutkan binatang roh singa yang tidak menyangka jika mereka akan datang begitu cepat.


"Kamu ingin memakanku? Sebaiknya kamu pikirkan lagi maksud hatimu itu." Fang Yin merasa sangat percaya diri dengan dukungan naga hitam.


Tidak ada pilihan lain untuk binatang roh singa selain bertahan dan melawan naga hitam dan Fang Yin.


"Aku tidak akan pernah mundur. Aku pastikan kamu akan menjadi santapanku hari ini." Binatang roh singa itu menunjukkan aura energi yang kuat di tubuhnya.


Fang Yin mengumpulkan api merah dari Jurus Phoenix Api Menari.


Roh naga sepertinya tahu apa yang harus dia lakukan. Dia membuka mulutnya dan mengeluarkan beberapa buah bola api sekaligus.


Untuk mengimbangi naga hitam, Fang Yin merentangkan tangannya ke samping lalu membagi bola apinya sejumlah bola api yang dikeluarkan olehnya.


"Sekarang aku ingin tahu siapa yang akan memakan siapa." Fang Yin melempar energinya ke arah binatang roh naga yang sedang berkonsentrasi untuk membuat bola energinya bertambah besar.


Lemparan itu tidak berpengaruh sedikitpun pada bola energi milik binatang roh singa. Energi yang dia lemparkan seolah menguap begitu saja.

__ADS_1


'Mengapa serangangku tidak mempan?' Fang Yin menambahkan bola energinya ke dalam bola energi milik naga hitam.


Boom! Letupan besar terjadi ketika kedua energi mereka menyatu. Bola api milik naga hitam membesar dan bertambah kuat. Namun sepertinya binatang roh singa tidak memedulikan itu dan terus fokus dengan bola apinya.


'Sial! Binatang roh sombong itu mengacuhkan kita!' seru naga hitam bertelepati.


'Tapi bola energiku benar-benar tidak mampu menembus bola energi miliknya. Mungkin dia memang beneran hebat. Terima saja nasibmu saat aku mati dimakan olehnya.' Fang Yin kembali menggoda naga hitam.


'Aku menyesal pernah ditaklukkan olehmu.' Naga hitam merasa kesal.


Tidak ingin berdebat dengan Fang Yin, naga hitam memilih untuk mempersiapkan dirinya menghadapi binatang roh singa yang hampir selesai.


Besar bola energi yang dikeluarkan oleh singa itu, dia sampai tiga kali lipat dari bola energi milik naga hitam.


"Bersiaplah kalian!" Singa itu mulai mendorong bola api raksasanya ke arah naga hitam dan Fang Yin.


Fang Yin dan naga hitam berteleportasi ke tempat yang lebih tinggi sambil melemparkan bola apinya.


****


Bersambung ....

__ADS_1


__ADS_2