
Fang Yin melakukan pengobatan teknik akupuntur untuk mengobati Lin Shi.
Dia meminta Tetua Yu dan Tetua Ming keluar dari ruangan karena akan membuka pakaian luar Lin Shi.
Setelah pengobatan akupuntur selesai dilakukan, Fang Yin memberi pil yang berguna untuk memulihkan tubuh Lin Shi bersama dengan sebutir pil cacing.
Fang Yin melakukan perawatan pada Lin Shi selama beberapa hari hingga dia benar-benar pulih dari sakit yang dideritanya.
Sebelum berlatih di pagi hari dan malam sebelum tidur, Fang Yin selalu menyempatkan diri mengunjungi Lin Shi.
Pandangan murid-murid sedikit berubah pada Fang Yin. Namun seperti sebelum-sebelumnya, Fang Yin tidak ingin menjalin hubungan dekat dengan dengan siapapun.
Di malam hari Fang Yin mempelajari Kitab Sembilan Naga sedikit demi sedikit dan mengingatnya di dalam memorinya.
Tidak banyak jurus yang tertulis di sana melainkan hanya penyempurnaan terhadap jurus-jurus sebelumnya dan beberapa teknik pengendalian Qi.
Rupanya teknik mengubah Qi menjadi energi pendukung yang diajarkan oleh Jian Heng juga berasal dari kitab ini.
__ADS_1
Setiap hari, Fang Yin hanya mampu membuka dan mempelajari satu halaman saja. Kitab Sembilan Naga yang berada di tangan Jian Heng memiliki halaman sejumlah tiga ratus lima puluh halaman. Itu berarti Fang Yin harus tinggal di Sekte itu selama kurang lebih satu tahun.
Hari ini adalah bulan ketiga Fang Yin berada di Sekte Sembilan Bintang.
Sampai saat ini, Fang Yin masih menyembunyikan ranah kultivasi dan kemampuan hebat yang dia miliki di depan para tetua dan teman-temannya.
Berlagak seolah seperti orang bodoh yang selalu gagal dalam latihannya membuat Fang Yin sering mendapatkan ejekan dan diremehkan.
Mereka baru bersikap baik pada Fang Yin ketika ada yang mengalami sakit dan membutuhkan bantuannya. Hanya kemampuan mengobati saja yang tidak disembunyikan oleh Fang Yin. Jiwa sosial Agata sebagai seorang dokter, membuatnya tidak tega melihat orang yang sedang sakit membutuhkan pertolongannya.
Jian Heng ingin pergi ke suatu tempat untuk menjalankan misi dari ketua sekte. Fang Yin ingin sekali ikut dengannya tetapi tidak diijinkan karena misi kali ini sangat rahasia.
Fang Yin merasa bosan menjalani hari-harinya tanpa Jian Heng. Sudah seminggu Jian Heng pergi menjalankan misinya dan belum tahu berapa lama lagi dia akan kembali.
Malam ini, Fang Yin pergi ke luar villa untuk mengusir kejenuhannya.
Sekte itu sudah terlihat sangat sepi. Murid-murid dan para tetua sudah beristirahat di villa mereka masing-masing. Adapun orang yang bertugas untuk menjaga keamanan villa lebih sering berada di luar villa dan hanya sesekali berkeliling untuk memeriksa keadaan.
__ADS_1
Fang Yin melompat ke atas pohon paling tinggi yang berada di tengah halaman dan berdiri dipuncak pohon yang paling tinggi.
Lokasi Sekte Sembilan Bintang yang berada di atas gunung memungkinkannya untuk bisa melihat keindahan malam dari puncak tertinggi.
Sinar bulan menerangi kegelapan malam dan menampilkan keindahan alam di sekitar Gunung Cahaya Emas.
Selama beberapa saat Fang Yin terpaku di sana. Setelah merasa sedikit terhibur, Fang Yin ingin kembali ke villa Jian Heng sebelum ada yang melihatnya.
Fang Yin menyembunyikan hawa kehadirannya dan melompat ke pohon lain untuk kembali ke kamarnya. Dia tidak ingin kembali melalui jalan yang sebelumnya karena di kejauhan terdengar suara penjaga keamanan sedang berpatroli.
Di lompatan ke-tiga, mata Fang Yin menangkap sebuah pemandangan tidak biasa di kejauhan.
Dia melihat kilatan cahaya yang sangat dikenalnya. Jika tidak salah ingat, cahaya itu adalah cahaya Qi Cahaya Emas milik Jian Heng.
Meskipun tidak mendengar suaranya ataupun merasakan getaran gelombangnya, tetapi Fang Yin tahu jika yang dilihatnya itu adalah sebuah pertarungan.
'Aku sangat yakin jika orang yang berada di sana adalah Jian Yu. Apa yang terjadi di sana? Haruskah aku pergi untuk menyusulnya atau menunggunya di sini?' Fang Yin menimbang-nimbang apa yang akan dia lakukan setelah ini.
__ADS_1
****
Bersambung ....