Kultivasi Dewi

Kultivasi Dewi
Bab 170


__ADS_3

Liu Xiangqi merasa dipermalukan dihadapan para serigala yang berbaris di luar dinding es yang telah hancur itu. Meskipun tubuhnya serasa remuk setelah terkena pukulan Nenek Lu, Liu Xiangqi mencoba untuk bangkit.


'Sangat memalukan! Aku terjatuh dalam sekali pukulan. Sungguh ini sangat memalukan!' Liu Xiangqi memakai dirinya sendiri.


Tidak ingin kembali merasa terhina, Liu Xiangqi mengeluarkan sesuatu untuk menunjukkan kekuasaannya. Sebuah kristal energi berwarna perak, berbentuk lingkaran lonjong dengan pahatan pada permukaannya, muncul di telapak tangan kanannya.


Kristal itu bersinar sangat terang dengan esensi energi yang sangat pekat.


"Itu adalah kristal mahkota perak. Kristal itu dipegang secara turun-temurun oleh pemimpin ras serigala. Sebelum Liu Xiangqi, kristal itu dipegang oleh pamanku Lu Wanjie." Nenek Lu menjelaskan tentang Kristal itu pada Fang Yin.


"Apakah kristal itu berbahaya, Nek?" tanya Fang Yin.


"Kristal itu mampu membuat seluruh serigala dan manusia serigala tunduk pada perintahnya meskipun mereka tidak menginginkannya."


Mata Fang Yin terbelalak mendengar penjelasan Nenek Lu. Ini adalah puncak pertarungannya di mana ribuan serigala yang berkumpul di luar dinding es akan menyerang mereka secara bersama-sama.


'Haruskah aku mengeluarkan api hitam ku?' Fang Yin mencoba berpikir untuk memadukan antara jurus pelindung dan api hitam miliknya.


Menunda waktu sama artinya dengan menyerahkan nyawa mereka.


'Aku tidak ingin mengorbankan banyak nyawa yang tidak berdosa dalam pertempuran ini.'


Fang Yin melompat ke udara dan membentuk sebuah lingkaran energi berwarna kuning emas dengan nyala api hitam menyelimutinya.


Dengan gerakan secepat kilat dia melompat mendekati Liu Xiangqi. Tangan kirinya menjulur ke atas dan menyangga lingkaran energi itu, sedangkan tangan kanannya memegang pedang energi untuk menyerang Liu Xiangqi.


Nenek Lu pun membantu Fang Yin untuk menghadapi Liu Xiangqi.


"Serang mereka!" teriak Liu Xiangqi sambil mengacungkan kristal mahkota perak miliknya.


Fang Yin berbagi tugas dengan Nenek Lu. Dia menghadapi para serigala sedangkan Nenek Lu bertarung bersama Liu Xiangqi. Dengan Qi pengendalinya, Fang Yin mengerahkan pasukan serigala putihnya untuk bertarung melawan pasukan serigala Liu Xiangqi.


Fang Yin tidak terjun langsung melawan serigala-serigala ganas itu. Dia berdiri di ketinggian membagi Qi dari tubuhnya untuk memperkuat pasukannya dan memenangkan pertarungan ini.


Jumlah pasukan Fang Yin dan Liu Xiangqi kira-kira satu banding seratus. Dengan demikian, Fang Yin harus menambahkan kekuatan seekor serigala putih menjadi setidaknya sepuluh kali lipat dari kekuatan lawan agar mampu bertahan.


Serigala putih menyerang pasukan serigala Liu Xiangqi tanpa ampun. Fang Yin terus mengamati pertarungan itu dengan energi pengendali miliknya. Para serigala putih itu ibaratnya adalah pion yang bisa dia gerakkan sesuai keinginannya.

__ADS_1


Banyak sekali serigala dari pihak Liu Xiangqi yang menjadi korban keganasan serigala putih. Meskipun kalah jumlah, terbukti serigala putih mampu mendesak mundur lawannya.


Pasukan serigala Liu Xiangqi mundur secara perlahan ketika merasa tidak mampu lagi bertahan untuk melawan serigala putih.


Sebagai serigala siluman, serigala putih mampu bergerak sangat cepat dan mendeteksi gerakan lawannya meskipun tanpa energi dari Fang Yin.


"Bagus! Rupanya kalian bisa diandalkan!" Fang Yin tersenyum senang.


Tangan kanannya yang memegang lingkaran energi mencoba melemparkan energi dan api hitam itu untuk mengurung Liu Xiangqi.


Rasanya tidak mungkin jika menarik Nenek Lu terlebih dahulu. Satu-satunya jalan yang bisa dilakukan oleh Fang Yin adalah mengurung keduanya.


Kristal es yang mengurung penduduk Desa Kabut Iblis mulai melemah. Jika Fang Yin tidak segera bertindak maka semuanya akan kacau.


Brussh!


Dalam sekali lempar lingkaran api abadi milik Fang Yin telah berhasil mengurung Liu Xiangqi dan Nenek Lu.


"Keluarlah, Nek!" seru Fang Yin.


"Benar. Selama ada pemiliknya maka nenek akan aman," ucap Fang Yin kembali mengingatkan.


"Tap-tapi!" Nenek Lu masih merasa ragu-ragu.


"Kamu licik! Kamu ingin menyelamatkan Nenek tua ini lalu membiarkanku mati sendirian di sini?! Ohho! Tidak bisa. Kalaupun aku harus mati maka nenek tua ini juga harus ikut mati." Liu Xiangqi menarik tubuh Nenek Lu dan mengalungkan sebuah pedang energi ke lehernya.


'Sial! Liu Xiangqi ternyata orang yang sangat licik. Oh, baiklah! Aku ikuti permainanmu.' Fang Yin berjalan mendekati Liu Xiangqi dan Nenek Lu yang terkurung lingkaran api energinya.


"Kamu pikir aku peduli pada kematian kalian. Tapi tenang, aku tidak akan sekejam itu. Aku akan melepaskanmu dan membiarkan kamu hidup setelah kamu memberikan Kristal mahkota perak itu padaku," ucap Fang Yin mencoba bernegosiasi.


"Apa? Ini pilihan yang sulit." Liu Xiangqi melepaskan Nenek Lu karena tidak ada gunanya juga dia menyanderanya. Toh Fang Yin tidak akan peduli dengan kematian mereka.


Nenek Lu terluka parah dalam pertarungannya dengan Liu Xiangqi karena Liu Xiangqi memegang kristal mahkota perak yang membuat kekuatannya bertambah berkali-kali lipat dari sebelumnya.


"Baiklah kalau tidak mau. Aku tetap bisa memiliki kristal itu setelah kematianmu." Fang Yin mengeluarkan api hitam yang sangat besar di telapak tangan kanannya.


Buugh!

__ADS_1


Tubuh Nenek Lu limbung dan jatuh menimpa lingkaran api energi Fang Yin.


Terpaksa Fang Yin memadamkannya demi menyelamatkan Nenek Lu dan mengakhiri kepura-puraannya.


Liu Xiangqi tersenyum sinis karena sudah menduga jika Fang Yin masih peduli pada Nenek Lu dan hanya mengancam mereka saja.


Saat Fang Yin menyalurkan energinya agar Nenek Lu bisa bertahan, Liu Xiangqi menyerangnya dari belakang. Dan ....


Boom!


Tangan kiri Fang Yin telah bersiap dengan Qi energinya hingga membuat ledakan energi yang cukup besar.


"Hanya seorang pengecut yang melawan musuhnya saat dia sedang menolong keluarganya." Fang Yin berdiri dan berjalan mendekat dengan api hitam yang menyelimuti seluruh tubuhnya.


Matanya berubah menjadi sangat kejam dan dingin.


"Aku tidak memiliki keluarga!" teriak Liu Xiangqi mundur selangkah demi selangkah untuk menghindari Fang Yin.


"Setahuku serigala adalah binatang yang memiliki naluri kekeluargaan dan solidaritas yang sangat tinggi. Aku tidak yakin jika kamu adalah bagian dari mereka." Fang Yin mengayunkan tangannya lalu terbentuklah pedang energi di sana.


"Arrgghh!" pekik Liu Xiangqi saat ujung pedang energi Fang Yin menggores tangan.


Liu Xiangqi mencoba membalas serangan Fang Yin dengan bantuan energi dari kristal mahkota perak di tangannya.


Saat pertarungan berlangsung, Fang Yin mengincar kristal itu dan mencoba merebutnya.


Bugh!


Tubuh Liu Xiangqi terdorong dan terjatuh tepat di samping Nenek Lu.


Kristal mahkota perak terlepas dari tangan Liu Xiangqi dan melayang di udara.


Fang Yin berlari untuk menangkapnya tetapi kristal itu mencari takdirnya sendiri dengan terjatuh tepat di kening Nenek Lu yang sedang berada di ambang kematiannya.


****


Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2