
"Yin'er ingin pergi ke Kekaisaran Benua Timur untuk mengikuti sayembara dalam perayaan ulang tahun Kaisar Ning."
Han Wu sedikit terkejut tetapi dia kembali bersikap biasa. Tidak mengherankan seorang gadis yang penuh strategi seperti Fang Yin menginginkan hal ini.
"Ini memang kesempatan yang bagus untukmu Yin'er. Namun hal itu juga sebanding dengan resiko yang besar."
Pernyataan Han Wu membuat Fang Yin sedikit kecewa. Dia merasa jika kakeknya itu tidak akan mengijinkannya berangkat ke sayembara.
Tiba-tiba Fang Yin teringat sesuatu lalu tersenyum senang.
"Kakek tidak perlu khawatir aku akan ketahuan oleh mereka. Bukankah kakek telah memberiku artefak mutiara naga merah yang mampu menyembunyikan kekuatanku?"
Kali ini Fang Yin merasa sangat percaya diri dan berharap kakeknya akan langsung menyetujuinya.
"Kamu benar. Artefak itu akan membantumu menyembunyikan basis kultivasimu, tapi bagaimana dengan penampilanmu?" Han Wu tidak merasa yakin jika keluarga kerajaan tidak akan mengenalinya.
"Mereka pasti tidak akan mengenaliku, Kakek. Atau begini saja, aku akan menutup wajahku dengan topeng besi."
__ADS_1
"Masalahnya bukan itu Yin'er, kakek sendiri tidak tahu akan bahaya apa yang akan kamu hadapi di sana. Sementara itu kami tidak bisa sembarang masuk ke sana untuk membantumu."
Fang Yin sangat mengerti maksud dari ucapan Han Wu. Sebagai seorang kultivator yang cukup diperhitungkan, Han Wu dan Tian Feng tentu saja mereka akan mengundang perhatian.
Di dunia kultivasi yang kejam, para kultivator tidak akan segan-segan untuk saling membunuh satu sama lain demi sebuah pengakuan.
Tidak peduli jika sebelumnya mereka tidak pernah ada urusan hingga mereka dipertemukan dalam sebuah persaingan.
Nama besar Pendekar Iblis Buta dan Pendekar Seribu Mata akan mengundang kultivator kuat untuk melawan keduanya.
Di ranah surgawi, mereka mampu memanfaatkan kekalahan lawannya untuk menyerap esensi kultivasinya sebelum membunuhnya.
Tian Feng dan Han Wu terlihat berpikir. Melarang Fang Yin pergi sama halnya menghambat cita-cita mereka sendiri untuk menegakkan pilar keadilan di Kekaisaran Benua Timur.
Setelah berpikir sejenak, Han Wu dan Tian Feng pun akhirnya mengijinkan Fang Yin pergi dengan syarat Fang Yin harus menyelesaikan Kitab Sembilan Naga bintang empat.
Dengan penuh percaya diri Fang Yin menyanggupinya sebelum sayembara yang dibuka untuk umum itu berakhir.
__ADS_1
Perayaan ulang tahun Kaisar Ning memang akan di mulai besok, tetapi untuk sayembara umum baru mulai pendaftaran dua hari lagi.
Sayembara pemilihan kultivator kuat itu akan dilakukan tiga hari kemudian dan akan berlangsung selama dua sampai tiga hari berikutnya, tergantung banyak peserta yang mengikutinya.
'Aku harus kuat melewati hari-hari yang berat setelah ini. Kitab Sembilan Naga bintang empat yang belum selesai aku pelajari kira-kira masih setengahnya. Ini memang bukan hal yang mudah tetapi aku harus yakin bisa menyelesaikannya dengan baik.'
"Kakek! Aku ingin mempelajarinya sekarang. Aku harus segera menyelesaikannya atau aku akan kehilangan kesempatan emasku." Fang Yin terlihat tidak sabar untuk segera memulai kembali mempelajari kitab itu.
"Baiklah! Ayo kita ke dalam!" Han Wu berjalan seperti bayangan yang melesat cepat masuk ke dalam pondok.
Fang Yin akan menyusulnya, tetapi tangannya di tahan oleh Tian Feng.
"Tunggu Yin'er! Aku punya sesuatu yang mungkin bisa sedikit membantumu."
Fang Yin menatap pamannya itu dengan perasaan keheranan.
****
__ADS_1
Bersambung ...