
Ning Yao Xi mengintai pria berjubah hitam itu dari tempat yang tersembunyi. Kemampuannya untuk menyembunyikan hawa kehadirannya membuat posisinya aman. Pria jubah hitam tidak menyadari jika dirinya sedang diawasi.
Malam yang gelap membuat Ning Yao Xi kesulitan untuk melihat dengan jelas dari kejauhan. Dia bergerak mendekat dengan tetap waspada dan berhenti pada jarak aman.
'Siapakah orang itu? Jika dilihat dari gerakannya, dia adalah seorang kultivator tingkat atas. Aku merasa heran apa tujuannya pergi ke desa terpencil seperti ini.' Ning Yao Xi terdiam sebentar lalu lanjut berpikir. 'Atau jangan-jangan dia adalah dalang dibalik pembunuhan masal yang terjadi akhir-akhir ini. Namun, rasanya ini tidak mungkin.'
Pria misterius yang diawasi Ning Yao Xi mulai bergerak. Dia menyelinap dari satu tempat ke tempat yang lain dengan hati-hati.
Penduduk yang sedang duduk bersantai tidak menyadari jika mereka sedang dalam bahaya. Mereka tetap mengobrol hingga sebuah pisau terbang menancap di kening salah satu dari mereka.
Menyadari akan adanya bahaya yang mengintai, mereka segera berdiri dan memasang kuda-kuda. Wajah mereka terlihat pucat mengingat musuh yang tidak terlihat belum diketahui di mana keberadaannya.
Tubuh mayat penduduk yang mati terangkat ke atas lalu keluarlah sebuah cahaya bersinar dari dalam tubuhnya. Cahaya itu dikenal sebagai kekuatan jiwa.
Seseorang muncul dari kegelapan lalu bergerak cepat untuk mengambil kekuatan jiwa itu dan menelannya.
Penduduk yang masih tersisa merasa ngeri saat melihat kejadian yang terjadi di depan matanya. Memakan kekuatan jiwa manusia adalah perilaku yang biasa dilakukan oleh para iblis dan siluman jahat.
Para penduduk bergerak mundur. Mereka menyadari jika mereka tidak mungkin bisa melawan pria misterius itu.
Penduduk di desa ini tidak memiliki kemampuan beladiri yang cukup. Selama ini mereka hidup dengan damai. Tempat tinggal mereka yang terpencil membuat wilayah ini jarang disatroni oleh pengacau atau bandit.
__ADS_1
"Kalian tidak bisa lari dariku. Kecepatan lariku seperti hembusan angin, menangkap kalian sekaligus bukanlah hal yang sulit untukku." Pria misterius itu terkekeh ringan dengan wajahnya yang memperlihatkan kegembiraannya.
Penduduk desa bergerak cepat untuk pergi. Mereka berlarian meninggalkan tempat itu untuk menyelamatkan diri mereka.
Pria misterius menyerang mereka dari belakang dengan lemparan Qi dan kekuatan jiwa. Gerakan yang begitu cepat membuat Ning Yao Xi tidak bisa melihat kejadiannya seperti apa.
Seluruh penduduk desa yang ada di jalan itu mati bergelimpangan di tanah. Pria misterius itu mengambil kekuatan jiwa milik mereka.
Dalam sekejap seluruh kekuatan jiwa dari penduduk yang mati terbunuh telah berpindah ke tubuhnya. Cahaya kekuatan menyelimuti tubuhnya.
Sejenak dia terbawa suasana kegembiraanya dan tertawa mengerikan. Suara tawanya menggema dalam kegelapan malam dan membuat merinding bagi siapapun yang mendengarnya.
'Aku seperti mengenali tawa ini.' Ning Yao Xi terperanjat mendengar tawa ayahnya.
Mereka berdua pergi meninggalkan desa itu untuk kembali ke istana. Ning Yao Xi tidak peduli lagi jika orang itu tahu bahwa dirinya sedang mengikutinya.
Pria misterius itu menghentikan langkahnya dan mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Dia merasa ada orang yang sedang mengikutinya.
Tangan kanannya mengeluarkan Qi dan bola-bola energi yang siap untuk dilepaskan. Pria itu melemparkan bola-bola energi ke tempat-tempat yang dinilai berpeluang untuk sembunyi.
Tidak ada gunanya Ning Yao Xi bersembunyi. Dia segera melompat keluar dari persembunyiannya untuk menyambut serangan demi serangan yang menyongsong.
__ADS_1
Pertarungan sengit pun tidak bisa terhindarkan lagi. Ning Yao Xi bergerak lincah melawan pria di hadapannya.
Beberapa teknik serangan baru telah berhasil dikuasainya. Teknik ini didapatkannya dari latihan yang dia lakukan bersama ayahnya beberapa hari ini.
Mereka melakukan pergerakan yang sama. Awalnya Ning Yao Xi hanya menduga-duga saja tetapi saat melakukan serangan dalam tempo yang cepat
Gerakan yang mereka lakukan semakin cepat dan dinamis. Pertarungan yang dilakukan keduanya berlangsung cukup lama hingga Ning Yao Xi terhempas oleh sebuah gelombang energi dasyat.
Tubuhnya terpelanting ke udara dengan sekuat tenaga dia berusaha untuk tetap berdiri dengan tegak. Gelombang itu terus datang dan memaksanya untuk melawan.
Ning Yao Xi mengumpulkan seluruh kemampuannya untuk membalas serangan pria misterius. Usaha yang dilakukan olehnya sedikit membuahkan hasil. Pria misterius menatapnya aneh lalu berjalan menghampirinya.
Tanpa menurunkan kewaspadaannya, Ning Yao Xi mengawasi gerak-gerik pria itu.
Setelah sampai di hadapan Ning Yao Xi, pria itu membuka penutup kepalanya dan menunjukkan wajahnya kepadanya.
Mata Ning Yao Xi terbelalak saat melihat siapa pria misterius itu. Hampir saja dia berteriak karena terkejut. Namun, urung dilakukannya mengingat mereka berada di tempat asing. Dengan penampilannya saat ini, tidak akan ada yang mengenali siapa mereka.
"Ayah!" pekik Ning Yao Xi pelan.
****
__ADS_1
Bersambung ....