
'Sekumpulan serigala ini kelihatannya memiliki sebuah kerajaan. Bisa habis energi spiritual ku jika aku terus memakai Qi yang ada di tubuhku tanpa jeda.' Fang Yin mulai memikirkan cara agar bisa menghemat energinya saat menghadapi serigala-serigala liar tersebut.
Lawannya hanyalah Liu Xiangqi. Tidak seharusnya dia membantai habis serigala-serigala itu. Jika mereka punah maka keseimbangan alam akan terganggu.
Meskipun hanya bertahan beberapa jam saja, Fang Yin akan menutup desa tersebut dengan kristal es miliknya. Dengan begitu tidak akan ada lagi serigala yang masuk ke sana dan menyerangnya membabi buta.
Sesaat setelah Fang Yin selesai membuat pagar pelindung, dia begitu tertarik ketika melihat tubuh serigala-serigala liar yang telah mati.
Awalnya dia ingin menyerang Liu Xiangqi untuk mengakhiri pertarungan mereka. Namun dia urungkan dan mulai mendekati tubuh serigala-serigala itu.
'Apa ini?' Fang Yin melihat titik cahaya kehijauan di antara kedua alis serigala itu.
Dengan sedikit ragu Fang Yin berjongkok di depan salah satu mayat serigala dan melihat dari dekat sinar apakah itu.
Tidak puas dengan melihatnya saja, Fang Yin pun menyentuh titik hijau tersebut dengan ujung jari telunjuknya.
Tubuh Fang Yin tersentak hingga membuatnya hampir terjengkang ketika melihat serigala itu berubah. Bulunya yang semula berwarna abu-abu gelap kini berubah menjadi putih. Lebih mengejutkan lagi serigala itu hidup kembali dan tunduk di kaki Fang Yin.
Melihat perubahan itu Fang Yin segera menyentuh serigala yang mati itu satu persatu dengan cepat selagi Liu Xiangqi belum beraksi kembali.
Dalam sekejap Fang Yin memiliki pasukan serigala berbulu putih yang sangat banyak.
"Apa?! Rupanya kamu memiliki roh pelindung yang mampu membangkitkan aura siluman dari serigala-serigala itu." Nenek Lu menghampiri Fang Yin yang tengah menyentuh serigala terakhir.
"Aku tidak mengerti apa yang kamu katakan, Nek. Aku baru melakukan ini kali ini dan aku sendiri terkejut melihat apa yang sebenarnya terjadi."
Nenek Lu mendekati Fang Yin yang terlihat kebingungan.
"Kemarikan tanganmu!" Nenek Lu mengulurkan tangannya dengan telapak tangannya yang terbuka ke atas.
__ADS_1
Fang Yin pun memberikan tangannya dan meletakkannya di atas tangan Nenek Lu.
Nenek Lu terlihat sedang membaca mantra hingga sebuah cahaya terang keluar dari telapak tangan Fang Yin. Di luar perkiraan Nenek Lu, energi dari roh pelindung Fang Yin menarik keluar roh pelindungnya hingga membuat sebuah cahaya terang keluar dari tubuh Nenek Lu.
Cahaya itu terus membesar dan berdiri di belakang tubuh Nenek Lu. Selama ini Nenek Lu tidak bisa membangkitkan roh pelindungnya tanpa merubah dirinya menjadi manusia serigala. Saat menjadi manusia serigala, Nenek Lu akan kehilangan sifat manusianya.
Itulah harga yang harus dia bayar atas kekuatan besar dan kemenangan yang diberikan oleh roh serigala yang menguasainya.
"Ini luar biasa Yun Feng! Roh pelindungku bisa keluar tanpa harus mengorbankan diriku menjadi manusia serigala." Nenek Lu tersenyum senang ketika merasakan kekuatan yang besar dari roh pelindungnya.
Fang Yin menarik kembali tangannya lalu kembali melihat ke arah Liu Xiangqi. Di luar dinding es yang mengepung mereka terdengar suara lolongan ribuan serigala yang saling bersahutan.
"Nenek! Apakah kamu mengetahui apa arti lolongan mereka?" tanya Fang Yin merasa lolongan itu terdengar sangat memilukan.
"Itu adalah lolongan tanda peperangan masih berlangsung. Aku akan mencoba menenangkan mereka. Dengan kekuatan ini aku rasa tidak akan terlalu sulit. Sayangnya usiaku terlanjur tua, seharusnya aku bisa merasakan ini sejak dulu. Mungkin aku akan menjadi Dewi Perang dan mendapatkan kekayaan negeri serigala."
"Tidak ada kata terlambat Nenek. Semakin tinggi tingkat kultivasimu, bukan hal yang mustahil untukmu menjadi muda kembali dan menjadi ratu. Aku akan menjadi tamu kehormatan di hari penobatanmu."
Lolongan panjang Nenek Lu dibalas dengan lolongan yang membuat bulu kuduk siapapun yang mendengarnya berdiri.
'Bagus! Jika aku berhasil menundukkan Liu Xiangqi, maka aku akan mendapatkan pasukan ini untuk membantuku melawan pasukan Kaisar Ning di masa mendatang.' Fang Yin tersenyum penuh kemenangan di balik cadarnya.
Liu Xiangqi segera bangkit dari kultivasinya dan melompat ke hadapan Fang Yin dengan marah.
"Nenek tua! Kamu telah dicuci otakmu oleh bocah ini. Apakah kamu ingin ras kita yang terhormat diperbudak olehnya!" seru Liu Xiangqi dengan penuh kemarahan.
Dia menyadari jika ratusan pasukannya yang sebelumnya telah kehilangan jiwa fisiknya, kini telah mengambil roh serigala murni dan menjadi pengikut Fang Yin.
Serigala putih dengan roh serigala murni memiliki wujud setengah siluman di mana mereka bisa menghilang dan menampakkan diri mereka sesuai keinginan.
__ADS_1
"Bilang saja kalau kamu takut padaku!" Fang Yin tidak peduli dengan apa yang Liu Xiangqi katakan dan malah memancingnya untuk bertarung.
Kunci dari kekacauan ini ada padanya. Jika dia berhasil diatasi maka seluruh ras serigala akan tunduk padanya.
"Mundurlah Yun Feng! Ini adalah urusan bangsa serigala. Aku ingin merubah pandangan semua serigala jika kita bisa hidup berdampingan seperti asal usul kami yang berasal dari dua ras yang berbeda. Aku ingin membuka mata mereka bahwa apa yang dilakukan oleh Liu Xiangqi selama ini adalah salah."
"Apa kamu bilang?! Jaga mulutmu Nenek tua! Kamu pikir akan ada yang mendengarkanmu?! Haa!" Liu Xiangqi berteriak dengan lantang dengan mulutnya yang menyeringai. Kepalanya bergerak ke kiri dan ke kanan dengan tatapan yang seolah ingin memangsa Nenek Lu.
"Kamu sudah dibutakan oleh kekuasaan Liu Xiangqi. Kami memilihmu sebagai pemimpin bukan berarti semua yang kamu lakukan itu benar. Kamu menyerap kultivasi manusia yang tersesat di desa ini seakan-akan kamu lupa jika di dalam tubuhmu juga mengalir darah manusia." Nenek Lu tidak kalah emosinya.
Selama ini Nenek Lu hanya diam saja melihat kesewenang-wenangan Liu Xiangqi. Namun kali ini dengan adanya Fang Yin dan pasukan serigala putih, Nenek Lu sangat yakin jika dia bisa menundukkan Liu Xiangqi.
Cekcok mulut tidak akan menyelesaikan masalah ini hingga pertarungan pun kembali terjadi.
Liu Xiangqi dan Nenek Lu mengeluarkan seluruh kemampuan mereka dan sama-sama menginginkan sebuah kemenangan.
Kali ini Nenek Lu merasa sangat yakin bisa mengalahkan Liu Xiangqi dengan mudah setelah berhasil membangkitkan roh pelindungnya dan mengendalikan kekuatannya yang sangat besar.
Ketika Liu Xiangqi merubah wujudnya menjadi manusia serigala yang mewarisi sifat dasar serigala yang sangat kejam dan brutal, Nenek Lu mengeluarkan roh pelindung serigala bermata emas.
'Kurang ajar! Nenek tua ini berhasil mengendalikan roh pelindungnya. Tidak ... tidak! Aku tidak boleh menyerah! Meskipun saat ini dia telah berada satu tingkat di atasku, aku yakin tenaga tuanya itu tidak mungkin bisa mengalahkanku.' Liu Xiangqi mencoba untuk meyakinkan dirinya sendiri.
Melihat Liu Xiangqi diam melamun, Nenek Lu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu. Dia melepaskan pukulan jarak jauh dengan kekuatan penuh.
Boom! Duar!
Pukulan itu dengan telak menghantam tubuh Liu Xiangqi hingga membuatnya terpental ke belakang dan menghantam dinding es hingga hancur berkeping-keping.
****
__ADS_1
Bersambung ...