
Di sebuah rumah besar dengan halaman yang begitu luas, dengan air mancur di tengahnya, sebuah mobil Mazda yang baru saja memasuki pekarangan rumah tersebut.
Tampak seorang gadis dengan penampilan yang begitu glamor keluar dari sana. Beberapa pelayan terlihat menghampiri mobil tersebut, dan mengambil begitu banyak tas belanja dari dalam bagasi.
Dari lantai atas, seorang pria bertato terlihat tengah berdiri di depan jendela, sambil memandangi kedatangan gadis tersebut. Dia terlihat baru saja selesai melakukan panggilan dengan ponsel yang ada di tangannya.
“Dia sedang ngambek lagi rupanya. Hah! Hanya urusan cinta membuatku ikut pusing,” gumam si Pria dengan badan bertato.
Tak lama kemudian, seseorang mengetuk pintu ruangannya dengan keras. Belum juga dipersilakan masuk, pintu telah dibuka dan gadis yang baru saja kembali dari berbelanja, tampak menghampiri pria itu dengan wajah kesal.
Gadis itu duduk di sofa yang ada di depan meja kerja, dengan menyilangkan sebelah kakinya ke atas. Kedua tangannya terlipat di depan dada dan punggungnya menyadar sempurna di sofa.
Pria itu tak berbalik. Dia terus memandang ke arah luar sambil menghisap cerutunya. Setelah menghembuskan asap beracun dari benda nikmat tersebut, dia baru bersuara menyambut kedatangan gadis cantik itu.
“Ada apa lagi kali ini, Sayang?” tanyanya dengan lembut.
“Aku kesal, Daddy. Aku mendengar kalau pria dingin itu baru saja membawa seorang gadis pergi ke tempat itu, dan mereka hanya berdua saja di sana. Sedangkan aku, bertahun-tahun aku coba dekati dia, tapi apa? Dia sama sekali tak melihatku sama sekali. Padahal apa kurangnya aku? Dia suka wanita seksi, aku pun sekarang berubah seperti ini demi dia, tapi kenapa dia sama sekali tak memandangku?” keluh gadis tersebut.
Pria bertato itu pun mendekati dan duduk di samping gadis tadi. Dengan penuh kasih sayang, dia mengusap puncak rambut gadis yang tengah kesal di sana.
“Lusy Sayang, pria mu itu hanya seorang pria brengs*k. Bukankah dia sering bermain wanita? Kau sendiri yang bilang kalau dia sering dikelilingi j*lang, dan bahkan melemparkan diri mereka ke pelukannya. Mungkin saja gadis itu hanya salah satu mainannya,” bujuk pria bertato itu kepada gadis yang memanggilnya daddy itu.
“Tapi, Dad. Kau sendiri tau jika pulau itu wilayah pribadinya. Tak ada yang bisa mendekati pulau itu tanpa seijin nya, atau akan di tembak jatuh hingga menghilang di lautan. Kau bahkan pernah mencobanya bukan. Kelihatannya saja pulau terpencil, tapi jebakannya banyak sekali di sana. Kalai bukan wanita istimewa, mana mungkin dia akan mengajak j*lang itu ke sana," sanggah gadis bernama Lusy itu.
“Oh ayolah. Putri daddy harus selalu positive tinking. Pria tak suka gadis yang serba ingin tau segala hal, dan terus mengejarnya. Mereka itu layaknya layangan. Kau harus menariknya agar tak lepas, tapi juga kadang perlu mengulurnya agar dia tak merasa bosan. Mungkin selama ini, kau selalu menarik talinya hingga dia ingi lepas. Lagi pula, bukankah beberapa waktu lalu, kamu seperti sedang mengejar pemuda lain. Kenapa sekarang kebali lagi mengejarnya?” tutur pria bertato.
“Maksudmu, Tuan Muda Chen? Ah, entahlah. Dia juga sama menyebalkannya. Dia lebih terhila-gila dengan seorang gadis buruk rupa. Sampai-sampai, dia jadi kehilangan akal saat gadis itu tiba-tiba menghilang. Dia pindah secara mendadak hingga Daddy pun tak bisa melacak jejaknya. Padahal, aku sudah rela pindah jauh-jauh ke Metropolis hanya untuk mengikutinya,” gerutu Lusy.
Pria bertato itu terdengar menghela nafas panjang karena keluhan dari putrinya. Dari semua urusan yang harus dikerjakannya, hanya masalah sang putri yang sepertinya tak pernah ada habisnya, dan selalu masalah yang sama, yaitu pria.
“Bagaimana kalau Daddy sudah menemukan Tuan Muda Chen? Apa kau akan berhenti merajuk seperti ini?” tanya pria bertato.
Lusy nampak terkejut dan menegakkan duduknya. Dia menatap wajah ayahnya yang sedari tadi duduk di sampingnya.
“Benarkah, Dad? Di mana dia? Biarkan aku menemuinya sekarang,” seru Lusy bersemangat.
__ADS_1
“Tidak. Jangan dulu. Daddy akan bawa dia pulang ke kediaman Empire Group terlebih dahulu, dan kemudian setelah itu barulah mempertemukanmu dengannya. Tapi, apa kau yakin bisa melepaskan pria menyebalkanmu itu setelah mendapatkan Tuan Muda Chen?” tanya pria bertato.
“Apa Daddy memintaku meninggalkan Kak Alex? No, Dad. Aku saja belum memastikan apakah Tuan Muda Chen mau dengan putrimu ini atau tidak. Jadi, bagaimana aku akan melepaskan Kak Alex begitu saja. Meskipun pria itu saat ini begitu dingin padaku, aku akan selalu mencari cara agar dia mau bersikap baik padamu seperti dulu lagi,” seru Lusy penuh tekad.
Pria bertato itu hanya menggelengkan kepalanya mendengar perkataan dari putirnya. Dia merasa jika Lusy masih seorang anak kecil, yang hanya tau menginginkan sebuah mainan tapi tak tau cara mendapatkannya.
...👑👑👑👑👑...
Grey Town, nampak sebuah Maybach hitam berhenti tepat di depan sebuah klub malam terbesar di kota itu. Sang pengemudi keluar dan membukakan pintu belakang untuk seseorang yang duduk di sana.
Seorang pria dengan mengenakan kemeja press body berwarna hitam dan celana jeans hitam, dengan beberapa robekan di bagian lutut, terlihat memasuki tempat hiburan tersebut.
Dia disambut oleh pria yang selalu mengenakan pakaian mengkilap, terlebih dengan corak fauna.
“Kau sudah kembali dari liburan, Bos?” sapanya.
“Ada klien yang akan datang malam ini. Apa kau sudah tau?” tanya sang bos.
“Sudah ku siapkan semuanya. Saat ini, Nine sedang pergi menjemputnya,” jawab si pria yang menyambut tadi, yang tak lain adalah Long.
Dia kemudian pergi meninggalkan sang germo dan menuju ke sebuah ruang VVIP untuk menunggu tamunya datang.
Kehidupan gengster sangat lekat dengan hal-hal pelanggaran hukum. Kriminalitas menjadi mainan mereka sehari-hari. Penyelundupan barang, jual beli narkoba, minuman keras, bahkan human trafficking pun turut mereka lakukan. Begitupun kelompok Falcon, geng Jupiter.
Mereka tak berbeda dengan gangster lainnya di muka bumi ini. Tak ada warna putih yang terisisa di dalam track record mereka. Jika kelompok mereka tak kuat, sudah lama mereka diringkus oleh petugas. Namun sampai saat ini, perbuatan kriminal mereka bahkan tak terendus petugas, sehingga membuatnya bersih. Meski begitu, badan intelijen terus mencari bukti tentang sepak terjang geng tersebut.
Seperti biasa, Falcon akan meminta Long menyiapkan minuman dan juga wanita untuk menemaninya. Namun satu hal yang selalu dilakukannya, yaitu tak pernah menyentuh wanita-wanita itu sedikit pun.
Tak berselang lama, seseorang mengetuk pintu ruang VVIP tersebut. Falcon memberi sahutan dan membiarkan mereka masuk.
Seorang pria dengan bekas luka di wajahnya, dan tubuh yang gempal nampak berjalan masuk dan menghampiri Falcon.
Mereka berdua bersalaman. Falcon kemudian mempersilakan tamunya untuk duduk, dan memerintahkan salah satu wanita yang sedari tadi bermain di pelukannya, untuk melayani pria gendut tersebut.
“Ada hal apa Tuan Yang kemari? Ini sudah cukup lama sejak kerja sama kita terakhir kali bukan,” ucap Falcon.
__ADS_1
“Kau tau sendiri, di negara seberang sana, polisi sedang gencar-gencarnya mencari kami. Bahkan produksi opium pun menjadi menurun drastis. Bisnisku sampai hampir bangkrut. Hahaha...,” sahut pria gembal bermarga Yang itu.
“Bukankah Anda selalu bisa lolos sesulit apapun kondisinya?” ujar Falcon.
“Hahahaha.... Kau benar. Aku merasa licin dan berlendir seperti belut. Hahahaha... Tapi semua itu berkat bantuan kelompok kalian. Bahkan semenjak Ketua Jung yang memimpin, aku selalu mempercayakan keamanan bisnisku pada kalian hingga sekarang,” ucap Tuan Yang.
Falcon terlihat tidak begitu senang saat pria gempak itu menyinggung kembali mantan ketua gang Jupiter. Dia mengalihkan fokusnya dengan menyesap minuman di gelasnya
.
.
.
.
...PENGUMUMAN PENTING...
Kemarin aku ngadain Quiz kecil-kecilan di bab 99 ya khaaannnn🤭sudah baca bab terbaru diatas dong pasti😁udah tau jawabannya kan😊
Yup, jawabannya adalah LUSY JUNG
🥳🥳🥳🥳🥳🥳selamat buat yang berhasil jawab dengan benar👏👏👏👏👏
cek screenshot di bawah untuk melihat pemenangnya 👇
Sesuai aturan Quiz, yang dpet pulsa 25k cuma 3 orang ya bestie 😊silakan yang dilingkari biru bisa kirim nomer HP aktifnya di kolom komentar🥳👏🥳👏🥳👏🥳👏selamat
Bagi yang belum beruntung, jangan kecewa ya😊tunggu kejutan selanjutnya dari othor😘
Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏
Jangan lupa like dan komentar yah😘
__ADS_1