Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
Yo, Paman!


__ADS_3

Mendengar hal tersebut, nampak seringai muncul di wajah Christopher.


“Apa ini bentuk pemberontakan mu yang lainnya, Paman? Tapi setidaknya, ini lebih keren dari Sebelumnya,” ucap Christopher dengan tersenyum menyindir.


“Lakukan atau tidak sama sekali!” seru Peter.


“Wah! Kakek pasti akan benar-benar marah besar, dan ayah ku bisa-bisa terpaksa harus mencoret namaku dari kartun keluarga demi mengamankan posisinya. Hahaha... aku yakin itu pasti seru. Tapi itu juga akan menjadi tiket kebebasanku dari belenggu dominasi kakek. Jadi, Baiklah aku setuju. Apa kita harus minum-minum untuk merayakan kerja sama ini, Paman?” tanya Christopher.


“Dasar anak muda. Terserah kau saja,” sahut Peter.


“Baiklah. Ayo kita berangkat!” seru Christopher bersemangat.


Keduanya pun pergi dari tempat tersebut. Peter tak menyangka jika dia harus bergantung pada bantuan dari keponakannya sendiri, yang secara tak langsung telah menjadi perantaranya untuk bertemu dengan sang putri.


Semua itu berawal dari bebera hari yang lalu, sehari setelah malam pengumuman cucu Presdir Wang yang cukup menggemparkan seantero negeri, terlebih bagi keluarga Chen, pemilik Empire Group di Empire State.


Keributan yang dibuat oleh peter di depan ruang kerja ayahnya malam itu, membuat seisi istana keluarga Chen, keluar dari ruang pribadi mereka masing-masing.


Mereka menyaksikan perdebatan sengit tersebut, yang berakhir dengan kepergian Peter. Wajah pria itu terlihat wajah merah padam dengan tangan yang mengepal kuat.

__ADS_1


Peter berjalan ke arah kamar tidurnya, dan mengurung diri selama seharian di dalam sana. Suasana rumah kembali mencekam, karena putra bungsu keluarga itu kembali berulah dan secara otomatis membuat Jerome, si pria tua ambisius itu meradang.


Imbasnya, seluruh anggota keluarga akan terkena dampak negatif dari hal tersebut  dan membuat semua orang menerka-nerka apa yang akan menimpa mereka selanjutnya.


Bukan rahasia lagi, jika Jerome tengah emosi, maka setiap orang yang ditemuinya tak luput dari amukan, bentakan bahkan cacian tak beretika darinya. Bahkan, sesuatu yang sudah benar pun seketika akan menjadi salah di mata pria tua tersebut, dan membuat semua orang kebingungan.


Setelah kejadian tersebut, tak ada seorang pun yang berani mengungkit soal Peter yang tak terlihat sejak semalam, dan terlihat mengabaikan hal tersebut. semua itu mereka lakukan semata-mata untuk melindungi diri mereka sendiri dari amukan Jerome.


Berbeda dengan Christopher. Dia yang sedikit banyak paham tentang kehidupan Liana, ditambah kenyataan bahwa gadis yang selama ini mencuri hatinya ternyata putri dari sang paman, membuat pemuda itu pun beberapa kali mondar mandir di depan pintu kamar pamannya.


Namun, dia tak kunjung melihat pintu itu terbuka. Akhirnya, pemuda petualang tersebut pun mencari cara agar bisa berbicara dengan sang paman.


Pemuda itu telah melihat ayah dan ibunya pergi ke perusahaan yang dipimpin masing-masing, dan sudah tentu kamar mereka pun kosong. Christopher berjalan menuju ke kamar adik sepupunya, yang memang selalu terbuka untuknya.


“Kak. Ada apa Kakak kemari?” tanya gadis itu.


“Sssttt! Boleh Kakak pinjam balkonmu?” tanya Christopher lirih.


Gadis itu berpikir sejenak. Namun, sesaat kemudian segera mengangguk dan mempersilakan kakak sepupu tertuanya itu untuk masuk.

__ADS_1


Selanjutnya, Christopher berjalan ke arah balkon, dan menaiki pilar yang menghubungkan balkon gadis itu dengan yang di atasnya. Sebelumnya, Christopher memberitahukan kepada sepupunya itu untuk tak mengatakan pada siapapun apa yang dilakukannya di kamar tersebut.


Sesampainya di atas, Christopher segera masuk ke balkon kamar orang tuanya, dan perlahan melompat ke balkon kamar sang paman.


Setelah berhasil mendarat di tempat tujuan, dia segera mengetuk pintu balkon tersebut. Hal itu sontak membuat Peter yang sedang duduk termenung di dalam kamar, berdiri dan menghampiri ke arah balkon kamarnya.


Pintu terbuka, dan terlihatlah Christopher di depan sana.


“Yo, Paman Peter. Mau bekerja sama denganku?”


.


.


.


.


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar yah😘


__ADS_2