
Keesokan harinya, Liana harus kembali bangun dengan tergesa-gesa, karena pekerjaannya terkendala akibat ulah sang suami yang terus mengganggunya.
“Honey, lihat! Karena ulahmu aku sampai melupakan pekerjaan ku,” keluh Liana.
Seusai membersihkan diri, dia kembali duduk di belakang meja gambarnya, untuk menyelesaikan desain yang hampir selesai ia kerjakan.
Sementara Falcon, pria itu masih memakai celana tidurnya dengan bertelanjang dada, menghampiri sang istri sambil membawakannya sandwich dan segelas susu coklat hangat.
“Bukankah kau yang minta lagi semalam? Kenapa kesannya aku yang jahat di sini?” kilah Falcon.
Liana melirik sekilas dan kembali fokus pada kertas gambarnya.
“Kau ini,” sahutnya kesal.
Melihat Liana yang sibuk dengan alat gambarnya, Falcon mengambil sepotong sandwich dan menguapi sang istri. Wanita itu pun menggigitnya karena kedua tangannya tak bisa digunakan untuk hal lain selain menggambar.
Falcon dengan telaten menemani dan menyuapi istrinya, hingga semua sandwich di atas piring, habis masuk ke dalam perut sang istri.
__ADS_1
Kebetulan hari ini adalah hari libur, sehingga Liana bekerja di rumah dan Falcon bisa menemaninya sepanjang hari.
Semalam pun ia sengaja menggoda Liana, karena merasa jika wanita itu telah bekerja keras sepanjang pekan, hingga lupa akan pentingnya istirahat. Ditambah esoknya adalah hari minggu, sehingga dia memilih untuk membantu Liana agar bisa sedikit relax dengan mengajaknya bercinta.
Rupanya, cara itu cukup ampuh hingga membuat wanita tersebut bisa tidur cukup lama di dalam dekapannya.
Liana si gadis keras kepala yang sejak kecil selalu berusaha keras untuk menghasilkan uang, tak pernah sedikit pun memikirkan tentang kesehatannya. Namun setelah dia menikah dengan Falcon, ada seseorang yang setiap saat memperhatikan semua hal untuknya, meski Liana masih belum sadar akan hal itu.
Namun, Falcon cukup menikmatinya karena dia bisa dengan mudah mengatur pola hidup istrinya, sambil sesekali menggoda istri kecilnya yang polosnya itu.
...👑👑👑👑👑...
Gedung apartemen serta mall juga sedang dalam proses pemasangan lantai dan partisi di dalam gedung. Mengingat sebentar lagi masuk musim semi, taman pun mulai dibentuk dan ditumbuhi berbagai tanaman, yang khusus ditanam oleh ahli pertamanan untuk mempercantik tampilan hunian mewah tersebut.
Antique, perusahaan disain yang didirikan oleh Liana memang belum secara resmi di buat. Namun, sebagian proyek disain untuk para calon penghuni Paradise, kini telah diambil alih oleh perusahaan tersebut atas ijin dari Tuan Harvey selaku pengembangnya.
Kini, Liana bisa meminta bantuan designer yang bekerja untuknya untuk membantu membuatkan disain sesuai dengan yang diinginkan oleh para kostumer. Dia hanya perlu memberikan koreksi di beberapa bagian yang menurutnya perlu diperbaiki, selebihnya dia percayakan pada mereka semua.
__ADS_1
Kecuali, jika ada klien penting dan khusus menginginkan disainnya, maka Liana tak ada pilihan lain kecuali membuatkan untuk klien tersebut.
Sedangkan Falcon kini sudah mulai sibuk di beberapa perusahaan yang dulu sempat diambil alih oleh Amber. Kakeknya meminta pria itu untuk mulai memahami perusahaan lainnya milik Lunar Group, agar kelak dia bisa mengendalikan semuanya dengan baik.
Pekerjaannya di The Palace, dia hanya cukup mendapatkan laporan harian dari Nine, yang selalu memantau setiap proyek yang sedang ditangani oleh perusahaan properti tersebut.
Dia tak lagi bisa bertemu Liana setiap saat di are proyek seperti sebelumnya, dan hanya bisa bertemu dengan istrinya itu di apartemen kecil mereka.
.
.
.
.
Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar yah😘