Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
Stoberi coklat


__ADS_3

Falcon nampak berdiri dengan kedua lutut yang tertekuk, dan mengambil sepiring buah stroberi dan meletakkanya di atas karpet.


Dia mengambil sebuah dan mencelupkannya ke dalam lelehan coklat. Falcon menggigitnya dan menepuk bahu sang istri agar menoleh.


Liana pun seketika mendorong Falcon menjauh dan membuat pria itu terkekeh, dengan buah strobery yang telah masuk ke mulutnya.


“Mesum! Ini masih siang, Honey,” keluh Liana kesal.


Gadis itu kembali membuang muka dan menyesap coklat panasnya. Tiba-tiba, Falcon menarik cangkir Liana, namun gadis itu dengan cepat menjauhkannya dari Falcon.


“Ambillah sendiri,” seru Liana dengan wajah cemberut.


Namun, Falcon berhenti bergerak, dengan terus memperhatikan wajah istrinya.


“Baiklah. Aku tak akan mengambil coklat panasmu yang ada di cangkir, tapi...,” ucap Falcon.


Pria itu mendekat ke arah sang istri, hingga membuat Liana mundur. Gadis itu hampir terjengkang, namun segera ditangkap oleh Falcon.


Wajahnya semakin dekat dan seketika, dia menjilat bibir atas Liana beberapa kali, setelah itu kembali menjauhkan diri dan duduk di tempat semula.


Liana nampak begitu terkejut dengan apa yang baru saja dilakukan oleh suaminya. Sedangkan Falcon, pria itu justru terlihat menikmati dengan mengusap bibir bawahnya dengan ibu jari.


“Coklat yang nikmat,” ucapnya.

__ADS_1


Liana kesal bukan main, karena lagi-lagi Falcon berhasil menjahilinya. Gadis itu pun memikirkan ide untuk membalas suaminya.


Dia mengambil sebuah strobery dan mencelupkannya ke dalam coklat, lalu kemudian mengigitnya.


Dia ingin membalas kejahilan Falcon dengan balik menggoda pria itu agar mau mendekat, lalu setelah itu dia akan memakan seluruh buah tersebut dan membuat pria itu kesal.


Liana menepuk pundak Falcon, hingga pria itu pun menoleh. Falcon mengerutkan keningnya melihat mulut sang istri yang terlihat seperti tersumpal oleh buah strobery.


Sebuah seringai pun nampak di bibir pria tampan itu. Dia mendekat, dan semakin mendekat. Saat bibirnya hampir menyentuh buah itu, Liana tiba-tiba memasukkan semuanya ke dalam mulut dan mengunyahnya.


Liana terlihat mengejek suaminya, namun itu tak bertahan lama karena Falcon terus mendekat dan menyerang bibirnya. Lidah pria itu menerobos bibir Liana dan mengambil buah stroberi yang ada di dalam mulut gadis itu.


Setelah semua telah diambilnya, Falcon menjauhkan diri dan mengunyah buah tersebut sambil menahan senyum, saat melihat istrinya tampak kebingungan.


Liana tersadar dari keterkejutannya dan meletakkan cangkir coklat di atas karpet. Dia memukul Falcon dengan bantal lalu meninggalkan pria itu di sana dengan wajah kelas.


“Sweety, kau mau kemana?” panggil Falcon.


Namun, Liana terus berjalan menuju ke kamar. Falcon pun beranjak dari sana dan mengejar istrinya yang sedang cemberut.


Gadis itu nampak berjalan menuju balkon. Namun, Falcon lebih dulu meraih pinggang gadis itu dan memeluknya dari belakang. Dengan manjanya, pria tersebut meletakkan dagunya di pundak Liana.


“Apa kau marah, hem?” tanya Falcon.

__ADS_1


Liana masih diam. Tangannya bahkan masih memegang handle pintu.


“Maafkan aku, Sweety. Kau itu godaan terbesar yang sangat sulit ku hindari. Menggodamu benar-benar sangat menyenangkan untuk ku,” ucap Falcon.


“Tapi itu sangat menyebalkan. Aku ingin membalas tapi malah kau lagi yang mengerjai ku,” keluh Liana.


“Oh, jadi kau ingin membalasku?” tanya Falcon.


“Tentu saja. Aku paling tidak suka kalau harus kalah dari orang lain, termasuk kau,” jawab Liana.


Falcon mengurai pelukannya, dan membalik tubuh Liana agar menghadap ke arahnya.


“Baiklah. Sekarang aku akan diam. Terserah kau mau melakukan apapun padaku. Aku janji bahwa aku tak akan membalasmu,” ucap Falcon.


.


.


.


.


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar yah😘


__ADS_2