Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
I got you


__ADS_3

Semua tamu nampak menikmati acara pesta, meski belum secara resmi dimulai. Mereka saling menyapa dan berbincang. Kebanyakan dari mereka, berkumpul di bagian tengah aula.


Malam ini, keluarga Jung sedang menjadi bintangnya, dan mendapatkan banyak pujian dari semua hadirin yang datang.


Moses nampak begitu ramah menyapa semua tamunya, begitu pun dengan Lusy. Meski awalnya kesal karena tak bisa menemukan keberadaan pria yang disukainya, akan tetapi dia bisa dengan cepat membawa diri di tengah acara pesta.


Saat semua sedang asik berbincang, tiba-tiba Lusy menangkap kehadiran seseorang dari arah pintu masuk. Senyum mengembang di wajahnya dan dia pun memanggil nama pemuda tersebut.


“Chris!” teriak Lusy.


Moses yang sedang berbincang dengan tamunya pun menoleh sekilas ke arah sang putri, dan mengikuti arah pandangannya.


Namun, kedua ayah dan anak itu terlihat terkejut dengan seseorang yang berada di samping Christopher. Lusy nampak emosi, sedangkan Moses diam membeku.


“Gadis itu lagi? Daddy, kau lihat? Itu adalah gadis menyebalkan yang sudah membuat ku terjebak di atas atap gedung rumah sakit itu! Kenapa dia bisa datang dengan Chris? Ini tidak bisa dibiarkan. Aku harus memberi perhitungan padanya!” ucap Lusy.


Moses masih diam. Pandangannya tak bisa lepas dari sosok gadis cantik yang malam itu terlihat begitu elegan, meski dengan balutan gaun yang sederhana.


Dia hingga lupa pada tamu undangan yang masih berada di dekatnya, dan terus mengoceh mengenai bisnis dan lain hal.


Tanpa ia sadari, sebulir bening menetes dari pelupuk matanya, saat memandangi wajah gadis yang datang dengan Christopher itu, Liana.

__ADS_1


Tak terasa, Christopher dan Liana kini telah berdiri tepat di depan mereka dan hendak menyapa semua orang yang sedang berdiri di sana. Namun, belum juga Christopher ataupun Liana bicara, tiba-tiba Moses maju dan serta merta memeluk Liana.


Semua orang yang ada di sana pun terkejut, terlebih Christopher, Lusy dan beberapa orang yang juga ikut hadir di sana, yang diam-diam memperhatikan keberadaan Liana di pesta tersebut.


Akan tetapi, berbeda dengan Liana. gadis tersebut justru tersenyum tipis melihat reaksi Moses yang seperti itu.


I got you, batin Liana.


"Dad! Apa yang Daddy lakukan?" pekik Lusy yang melihat sikap aneh ayahnya.


Moses pun segera tersadar dan menjauhkan diri dari Liana. Dia mengerjapkan matanya, kemudian secara samar mengusap jejak lelehan di wajahnya. Moses pun segera kembali ke para tamunya yang masih berada di sana.


“Ah... maaf. Ini hanya cara saya menyapa anak muda yang sangat membanggakan. Anda mengenalnya bukan? Ini adalah sang pencipta gedung rumah sakit Golden Hospital kami. Hahahaha... kalau begitu, silakan nikmati pestanya. Saya harus menyapa tamu yang lain lagi,” ucap Moses sedikit kikuk.


Sebelum gadis itu semakin mengacaukan suasana pesta, Moses pun menghampiri ketiga orang tersebut. Dan benar saja, di sana sudah terjadi perdebatan antara sang putri dengan gadis yang membuatnya hilang akal sesaat.


“Kenapa kalian bisa datang bersama? Chris, harusnya kau bersama ku sekarang! Apa gadis ini yang sudah menggoda mu hingga meninggalkan aku?” cecar Lusy.


Liana nampak malas mengurusi gadis manja dan tukang merengek ini. Dia sengaja terus merangkul lengan Christopher, meski pemuda itu berkali-kali berusaha melepaskan rangkulan Liana, karena merasa hanya akan semakin memprovokasi Lusy.


Namun, Liana tak peduli dan semakin mengeratkannya.

__ADS_1


“Lusy, aku sudah lebih dulu membuat janji dengan dia. Tidak baik jika seorang pria mengingkari janji,” ucap Christopher.


Jika bukan di tempat umum seperti ini, sudah ku tinggalkan saja kalian berdua berkelahi, batin Christopher.


“Tidak bisa seperti itu. Kau yang memintaku untuk datang bersamaku. Bahkan, kau juga yang meminta untuk mengajak Daddy ku ikut. Harusnya kau di sini bersama ku, bukan dia!” oceh Lusy.


Gadis itu menarik tangan Christopher dan berusaha menyingkirkan Liana dari sang pemuda malang tersebut.


Christopher benar-benar malu dibuatnya, karena harus menjadi pusat perhatian tamu yang ada di sekitar mereka, akibat pertengkaran dua gadis itu.


.


.


.


.


Nah kan kasian Christopher jadi rebutan Liana ama Lusy 😅 Liana jahil banget sih, sengaja banget dia ngerjain sepupunya sampe begitu🙈 udah tahu Lusy bakal ngamuk lihat gebetannya datang bareng dia, ini malah main rangkul-rangkulan pula🤭


lanjut lagi nanti maleman ya bestie 😁

__ADS_1


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏


Jangan lupa like dan komentar yah😘


__ADS_2