
Pesisir utara Negara bagian A, memiliki daerah terpencil yang dihuni sebagian kaum nelayan. Mereka mencari penghasilan dengan cara melaut untuk mencari ikan dengan kapal kecil bermotor secara berkelompok, dan menjualnya di pasar segar yang berada di dekat dermaga besar pelabuhan Golden Harbor.
Di tempat tersebut, pemukiman nelayan berdiri di sepanjang pantai berbatu, dengan bangunan semi permanen yang terbuat dari papan dan juga anyaman bambu juga jerami.
Sebagian berdiri di atas pantai karang, sebagian lagi sudah masuk ke tepi laut. Semuanya memiliki tipe sama yaitu rumah panggung.
Dari pantai, orang-orang bisa melihat laut lepas dan tak akan melihat apapun lagi di depan sana, kecuali perahu nelayan yang sedang mencari ikan di tengah laut.
Namun siapa sangka, ada sebuah tempat rahasia yang hanya diketahui oleh sebagian orang, dan masyarakat pesisir itu pun melindungi tempat tersebut.
Sebuah tebing karang yang menjulang di tengah laut, di mana bagian atasnya di penuhi pepohonan yang rimbun, ternyata memiliki sebuah tempat rahasia di bagian dalam ceruknya.
Pantai tertutup yang hanya bisa dilihat saat melewati tebing tersebut, di mana terdapat sebuah rumah panggung semi permanen yang terlihat kokoh, berdiri di tepi pantai dengan pasir putihnya yang indah.
Liana dan Falcon, saat ini sedang menuju ke tempat tersebut dengan bantuan dari seorang anak kecil berusia sekitar dua belas tahun, yang sudah sangat pandai mengemudikan perahu bermesin diesel itu.
Liana tak menyangka, jika ada tempat tersembunyi seperti ini di Negara bagian A. Matanya terus tertuju pada bangunan di depannya, dan melihat dari kejauhan jika seseorang nampak melambaikan tangan ke arah mereka semua.
Si anak kecil membalas melambaikan tangan, seolah itu adalah kode di antara mereka.
Liana menoleh ke arah prianya, namun Falcon terlihat biasa saja. Wajahnya datar dan tak memperlihatkan ekspresi terkejut, seolah dia sudah tahu sejak awal tentang keberadaan tempat tersebut.
__ADS_1
Perahu kini telah sampai di tepi pantai. Semua orang turun, sementara si anak kecil itu mengikat perahunya di sebuah karang yang menancap kuat di tepi pantai.
Seorang pria muda datang menghampiri mereka, dan menyambut kedatangan Liana dan Falcon.
“Selamat datang, Nona Wang. Anda memang gadis yang cerdas. Sudah pasti dengan mudah akan mengetahui petunjuk yang saya titipkan melalui anak itu,” ucap Si pemuda yang tak lain adalah Kenny Liem.
Namun, anak kecil itu justru menahan tawa saat mendengar pujian Kenny pada Liana, karena bagaimanapun juga, Liana justru hampir melewatkan anak tersebut, jika saja Falcon tak bertindak cepat dan memberi petunjuk pada gadis itu.
Liana tampak tak menghiraukan tawa mengejek dari anak itu, dan kembali memasang wajah datarnya.
“Di mana dia?” tanya Liana langsung.
“Beliau ada di dalam. Namun sebelumnya ku beritahu, jika saat ini dia sedang tidak baik-baik saja. Saya harap, Anda tidak terkejut dengan apa yang akan Anda lihat nanti,” tutur Kenny.
“Mari ikuti saya,” ajak Kenny.
Liana pun berjalan mengikuti Kenny. Sementara Falcon, dia ikut berjalan di belakang, sambil matanya terus mengedar ke segala penjuru tempat tersebut.
“Hei, Tuan muda. Jalan mu cepat sedikit! Atau biarkan aku lewat terlebih dulu,” ucap anak kecil itu.
Falcon pun menyingkir dari jalan setapak yang terbuat dari papan kayu yang berjejer di atas permukaan air laut, menuju ke rumah panggung di atas sana.
__ADS_1
Anak kecil itu berlarian menyusul Kenny dan juga Liana, yang sudah berada jauh di depan.
Saat dia sampai di depan rumah panggung tersebut, Falcon melihat sebuah lonceng angin yang terbuat dari bambu, menggantung di salah satu sisi terasnya.
Falcon memperhatikan benda tersebut dengan seksama. Matanya memicing seolah menangkap sesuatu dari benda tersebut. Dia pun berjalan mendekat. Tangannya terangkat dan mencoba menyentuh benda yang terus berbunyi karena tertiup angin itu.
Saat menyadari sesuatu yang ada di benda itu, seketika sebuah seringai muncul di wajah tampan bos gangster itu. Sebelah sudut bibirnya terangkat ke atas, dengan tawa yang samar terdengar terbawa angin laut.
.
.
.
.
Lihat apaa tuh bang 🤔apaan ya bestie? 😁😅
__ADS_1
Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏
Jangan lupa like dan komentar yah😘