Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
Kegaduhan di rumah sakit


__ADS_3

Rumah sakit pusat kota Golden City. Di sebuah bangsal VIP, terjadi sebuah keributan yang diakibatkan oleh seorang pria tua, yang nampak marah melihat putranya terus menentang keinginannya.


“Cabut tuntutanmu padanya! Apa kau tahu, gara-gara kau, keluarga kita nyaris bangkrut?” ucapnya dengan suara yang lantang.


“Apa hanya bisnismu saja yang selalu menjadi prioritas? Aku ini putramu. Aku hampir mati babak belur karena orang-orang suruhanmu, dan hampir celaka juga karena wanita itu. Sekarang, kau datang jauh-jauh hanya untuk memintaku mencabut tuntutan pada wanita itu? Tuan Jerome Chen, Anda benar-benar Keterlaluan!” sahut Peter.


Pria itu sangat kecewa, karena sang ayah jauh-jauh datang ke Golden City hanya untuk membujuknya agar mau mencabut tuntutannya atas Amber.


Pria tua itu masih saja mau membantu si wanita jahat, hanya karena iming-iming status yang bisa ia dapatkan dari keluarga Callister di negeri ratu Elisa.


Amber melalui kuasa hukumnya, mendatangi Jerome Chen secara pribadi dan membuat suatu penawaran, agar pria itu mau membantunya. Sahamnya di Lunar Gass, akan secara otomatis menjadi miliknya, jika pria tua itu berhasil mengeluarkan Amber dari penjara.


Namun, Peter yang sudah sangat marah dan tak bisa mentolerir lagi perbuatan Amber yang sudah mengacaukan hidupnya, tetap kukuh tak mau mendengar perkataan sang ayah.


Jerome pun meradang. Dia yang awalnya datang dengan cara baik-baik, membawa berbagai macam buah tangan sebagai bentuk perhatian palsunya terhadap sang putra, kini sia-sia.


Dia tak bisa lagi menahan emosinya saat Peter terus saja menentang perkataannya.


Pria tua itu bahkan sampai menggebrak meja tamu yang ada di ruangan tersebut, membuat orang yang lewat di depan kamar itu terkejut dan menoleh.

__ADS_1


“Asal kau tau, dia sampai melakukan hal seperti itu pun semua karena salahmu. Jika sejak awal kau mau menerima dia, Amber tidak mungkin akan berbuat nekat seperti sekarang ini.Harusnya, saat kau sudah berpisah dengan wanita rendahan itu, kau mau menerimanya. Tapi apa? Kau justru memilih menjadi lajang seumur hidup. Benar-benar tak bisa diharapkan!” maki Jerome.


“Apa aku tidak salah dengar? Sejak awal aku sama sekali tak tertarik dengan wanita ambisius seperti itu. Dan lagi, dia juga telah memiliki suami. Apa kau akan tetap menjual ku sampai akhir hanya demi harta dan kekuasaan?”cecar Peter.


“Kau...,” sahut Jerome.


Namun, belum sempat ia melanjutkan kata-katanya, pintu kamar terbuka dan seseorang masuk ke dalam.


“Aku ingat jika ini adalah rumah sakit. Bagaimana bisa ada orang yang berteriak seperti ini di dalam kamar pasien? Jika Anda hanya ingin mengganggunya, sebaiknya silakan pergi dari sini!” ucap seorang gadis cantik.


Dia datang bersama dengan seorang pria muda yang tampan, dan masuk begitu saja ke dalam ruang rawat Peter.


“Siapa gadis kurang ajar ini? Berani-beraninya kau bersikap tidak sopan pada orang tua?” tanya Jerome kesal.


“Jika Anda merasa tua, harusnya Anda lebih bisa menjaga sikap. Ada orang yang sedang sakit dan Anda malah marah-marah dan membuat kondisinya semakin buruk. Apa orang seperti itu pantas untuk diberi sopan santun?” sahut Liana dingin.


“Siapa kau, berani menggurui ku?” tanya Jerome geram.


Liana kemudian mengulurkan tangan kepada Jerome.

__ADS_1


“Perkenalkan. Aku Liana wang. Wali dari pria yang sedang sakit itu,” ucap Liana.


Jerome nampak terkejut. Dia memicingkan matanya dan dahi berkerut, menatap ke arah gadis yang masih mengulurkan tangan.


Namun, Liana kembali menarik tangannya dan menepuk-nepuk beberapa kali, kemudian melipatkan lagi di depan dada.


“Ah... Aku lupa. Aku tidak mau berjabat tangan dengan pria tua materialistis seperti Anda. Benar-benar menjijikan,” sindir Liana.


.


.


.


.


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏


Jangan lupa like dan komentar yah😘

__ADS_1


__ADS_2