
Semua tim baik dari Wang Construction dan juga The Palace telah hadir dan duduk di tempat masing-masing. Sementara Liana beserta Falcon datang belakangan dan duduk di kursi yang berada di depan, sebagai pimpinan masing-masing tim.
Liana menatap satu per atau anggotanya, dan mereka nampak menahan senyum saat melihat gadis itu duduk di samping Falcon.
Namun, Liana berusaha bersikap profesional dan tak memedulikan ejekan dari teman-temannya.
Falcon terlebih dulu memperkenalkan dirinya kepada semua orang, terutama kepada tim dari Wang Construction bahwa dia akan menjadi pimpina tim penanggungjawab proyek Paradise, yang kelak akan selalu berkoordinasi dengan mereka semua.
Satu persatu tim dari The Palace memperkenalkan diri beserta tugas masing-masing. Dilanjutkan dengan tim dari Liana yang bergantian memperkenalkan diri.
Setelahnya, Liana memaparkan tentang landscape proyek tersebut yang sudah coba dipersiapkan oleh tim perencanaan sebelumnya.
“Kami telah menyiapkan beberapa model untuk Paradise, dengan konsep yang sudah disepakati sejak awal, yaitu mewah elegan dan pastinya terjangkau. Sesuai dengan target pasar kali ini yaitu masyarakat menengah ke atas,” ucap Liana.
Gadis itu memperlihatkan satu persatu dari lima model landscape yang ditawarkan Wang Construction, yang semusnya mengusung tema hunian ramah lingkungan, seperti yang saat ini sedang banyak digaungkan oleh kota-kota besar yang sangat kekurangan lahan hijau, akibat perkembangan ekonomi yang sangat pesat.
Nampak tim The Palace mulai menanyakan satu persatu mengenai setiap model yang di suguhkan, dan dengan lancar Liana bisa menjelaskannya dengan baik.
Dia sebagai pimpinan tim, bertanggung jawab mempresentasikan semuanya, sedangkan rekan tim lainnya mencatat hal penting apapun yang nanti bisa dijadikan koreksi atau perbaikan kedepanya, sesuai dengan bagian masing-masing.
Sudah menjadi pekerjaan Liana setiap kali akan ada proyek baru, di mana dia selalu maju di depan dan mempersembahkan ide rancangannya ke depan klien.
__ADS_1
Sehingga tak ada rasa gugup atau apapun yang membuat penampilannya menjadi kurang maksimal. Hal itu membuat Falcon yang baru pertama kali melihat penampilan Liana yang seperti ini pun terpukau.
Dalam hati, dia begitu bangga dengan gadisnya yang bisa tampil gemilang di usianya yang masih begitu muda. Jika diingat, Liana hanya berbeda tiga tahun lebih muda darinya.
Rapat dimulai sejak pagi dengan diskusi yang begitu padat. Coffee break sudah di lewati dan kini Falcon memutuskan untuk menyudahi rapat, mengingat waktu yang mereka ambil sudah cukup lama.
“Silakan pihak rekanan untuk beristirahat dan kemudian mendiskusikan kembali hasil rapat kali ini bersama rekan satu timnya. Saya rasa koreksi dari pihak kami tidak terlalu banyak, mengingat landscape yang ditawarkan oleh Anda sekalian cukup baik. Selama satu minggu ini, Anda sekalian bisa menempati ruangan ini sebagai kantor sementara. Saya harap, Anda bisa memaklumi cara kerja di tempat ini,” ucap Falcon.
Setelah mengucapkan hal tersebut, Falcon pun menutup acara rapat kali ini dan berjalan ke arah anggota timnya.
Dia nampak tengah berdiskusi dengan mereka dan kemudian berjalan keluar bersama. Sedangkan Liana, gadis itu masih terlihat sibuk membereskan bahan presentasinya, dibantu oleh seorang rekan.
“Aku tunggu kau di restoran depan setelah ini,” seru Falcon.
“Baiklah,” sahut Liana.
Falcon pun kembali berjalan meninggalkan ruang rapat tersebut.
“Wah, Nona Wang. Sejak kapan kau punya hubungan dengan Tuan Muda Harvey?” tanya salah satu rekan Liana.
“Kau ini selalu punya kejutan yang tak terduga ya. Setelah kemarin diumukan sebagai cucu kandung Presdir Wang, sekarang rupanya kau pun ada hubungan dengan keluarga Harvey. Apa ini kebetulan?” timpal yang lain.
__ADS_1
“Anggap saja aku sedang mendapatkan jackpot,” sahut Liana singkat.
Gadis itu tidak terlalu ingin menjelaskan kepada orang lain perihal hubungannya dengan Falcon.
Menurutnya, orang lain tak perlu tahu segala sesuatu tentang dirinya. Biarkan saja mereka bersperkulasi dengan pikiran mereka sendiri, selama hal itu tidak terlalu merugikan dirinya.
.
.
.
.
Happy weekend bestie 😁hari ini othor nggak akan up 1 bab aja kok, ya itung2 buat ganti kemarin pas lebaran yang sehari se bab😊baikkan aku 😉😘
guyur kopinya dong🤭
Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏
Jangan lupa like dan komentar yah😘
__ADS_1