
Wanita itu menceritakan bahwa dia adalah ibu angkat dari anak bernama Paulo itu. Beberapa tahun yang lalu, sang suami menemukan seorang bayi di atas kapalnya. Seseorang meninggalkannya sendirian di sana, kedinginan dan menangis ketakutan.
Sang suami membawanya pulang, dan meminta si istri untuk merawatnya, karena mereka sampai sekarang pun belum diberi keturunan. Namun, pria itu hanya hidup hingga Paulo kecil berusia lima tahun, dan mewariskan kapalnya yang sekarang ia beri nama Tinkerbell.
Paulo adalah anak yang terkenal rajin. Dia sering membantu siapa saja melaut untuk mencari ikan, sejak usianya mulai menginjak sepuluh tahun, hingga perahu yang dulu rusak itu pun dibetulkan oleh kelompok nelayan, yang merasa peduli dengan anak itu.
Hingga akhirnya, dia bertemu Kenny dan juga Q, saat insiden beberapa waktu yang lalu. Saat itu, seorang pengusaha resort hendak mengambil tempat tinggal para nelayan, dan mengklaim bahwa daerah tersebut telah menjadi milik mereka.
Kenny bersama kelompok wartawannya mencari fakta di balik pengklaiman tersebut, dan mendapti bahwa terdapat pemalsuan dokumen.
Sepengetahuan Q yang merupakan pemilik pulau karang di sana, area tersebut sudah resmi menjadi pemukiman bagi para nelayan, dan juga pemerintah setempat telah mengeluarkan sertifikat resminya, sehingga hal ini mempermudah Kenny dan kawan-kawan untuk melawan pengusaha tersebut, serta mencegah pembangunan resort yang pasti akan mengganggu privasi pulau pribadi milik Q.
Dari sanalah, para nelayan mengenal sosok Kenny dan Q, serta mau membantu mereka untuk menyembunyikan keberadaan Peter. Paulo bahkan menawarkan diri untuk menjadi kurir, yang siap mengantarkan barang serta orang yang akan pergi dari dan ke tempat tersebut.
Namun siapa sangka, kejadian ini terjadi, dan merenggut nyawa anak kecil pemberani dan baik hati itu.
Liana masih terus diam dengan air mata yang semakin deras mengalir. Dia tak menyangka, jika anak kecil yang selalu menyebalkan dan berdebat dengannya itu, memiliki nasib yang hampir sama dengannya.
Dia sekarang bisa mengerti, kenapa Paulo marah saat Liana berkata akan meninggalkan Peter, dan justru memintanya untuk menggantikan Liana menjaga pria itu.
Semuanya karena dia kembali teringat akan nasibnya, yang ditinggalkan oleh orang tuanya sendiri di atas perahu nelayan, tanpa peduli apakan dia akan selamat atau mati kedinginan di sana.
__ADS_1
Setelah mendengarkan cerita dari ibu angkat Paulo, Liana meminta Falcon mengantarnya ke kamar mayat, di mama jasad anak kecil itu berada.
Namun, Liana tak kuasa menahan tangisnya, saat melihat tubuh kecil itu telah terbujur kaku di sana.
Tangisnya pecah. Rasa sedih, kasihan dan bersalah bercampur menjadi satu. Falcon terus berada di sampingnya dan berusaha menenangkan Liana. Namun rupanya, gadis itu benar-benar terpukul dengan kejadian ini.
Dia tak menyangka, jika perangnya kali ini akan merenggut nyawa kecil yang tak bersalah.
Berkali-kali kata maaf terucap dari mulut gadis itu, akan tetapi semua itu tak akan pernah membuat anak kecil malang itu kembali bangun dan mendebat ucapan Liana lagi.
Kini, si kecil yang selalu ribut dengannya telah pergi, dan meninggalkan penyesalan di hati Liana yang paling dalam.
Liana menangis hingga kelelahan dan akhirnya dibawa keluar oleh Falcon. Jasad Paulo akan segera dikremasi, setelah selesai di otopsi, dan abunya akan ditabur di laut, tempat pertama kali ia ditemukan.
Saat baru saja sampai di kamarnya, sebuah dering berbunyi dari ponsel Liana, yang ada di dalam tas punggungnya.
Falcon mengambilkan benda tersebut dan melihat sebuah nomor tak dikenal, melakukan panggilan ke ponsel kekasihnya itu.
“Siapa?” tanya Liana lemah.
“Nomor tak dikenal,” sahut Falcon.
__ADS_1
Long dan Q yang masih berada di sana, seketika mendekat. Liana yang melihat hal itu pun, seolah paham akan situasinya.
Gadis itu meminta ponselnya. Meski ragu, Falcon pun menyerahkannya kepada Liana.
“Pakai pengeras suara, agar kami bisa mendengarnya,” seru Falcon.
Liana mengangguk. Dia pun menerima panggilan tersebut dan menekan tombol loudspeaker.
“Halo,” sapa Liana.
.
.
.
.
lanjut besok besties 😁hari ini udah dulu ya☺
Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar yah😘