Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
Dia merindukan mu


__ADS_3

“Katakan padaku, apa hubunganmu dengan ayahku?” serang Liana langsung.


Falcon yang mendengar hal tersebut pun terkejut dengan apa yang dikatakan Liana tadi.


Jadi, ini tentang ayahnya? batin Falcon.


“Suatu kebetulan yang entah apa ini bisa disebut keberuntungan? Aku mengetahuinya karena dia bereaksi sangat aneh, saat melihat kemunculan mu di acara konferensi pers, yang mengumumkan bahwa kau adalah cucu kandung Presdir Wang. Hari itu juga, aku tahu kalau kita adalah sepupu. Ayahmu adalah paman ketigaku. Adik dari ayahku,” ungkap Christopher.


“Apa?! Paman?” tanya Liana memastikan.


“Yah, dan dia mengamuk saat mengetahui bahwa dia sudah memiliki seorang putri yang dia pun sama sekali tak tahu tentang kelahirannya. Dia menggila hingga akhirnya kabur dari rumah,” ungkap Christopher.


Liana nampak meremas ujung kausnya, mendengar perkataan dari Christopher.


“Apa dia sekarang di Golden City? Apa kedatangan mu ke sana waktu itu juga untuk mencarinya?” Apa kau mengira aku bersama dengannya?" tanya Liana.


“Bagaimana kau tau dia kota itu? Apa kau sudah bertemu dengannya?” tanya Christopher balik.

__ADS_1


Liana mengangguk cepat.


“Syukurlah! Dia sangat merindukanmu. Dia ingin sekali bertemu denganmu. Aku ke Golden City karena aku lah yang menyembunyikannya dan ingin mengajaknya untuk bertemu denganmu. Jadi, apa kau mau menerimanya? Dia sangat khawatir kau akan menolak kehadirannya, karena dia menghilang dan menelantarkan kau dan juga ibumu,” ungkap Christopher.


Liana semakin meremas kuat kausnya. Falcon mendekat dan menyentuh pundak Liana, seolah memberikan kekuatan pda gadis itu.


“Dia bahkan tidak mengatakan siapa dirinya. Ironisnya, bukan dia yang datang menemuiku, tapi aku yang mencarinya. Apa ayahku se pengecut itu? Bullsh*t kalau dia mengatakan rindu tapi tidak mau mengakui siapa dirinya. Omong kosong kalau dia merasa bersalah tapi tak mau mencariku dan meminta maaf padaku,” maki Liana.


Gadis itu terus tertunduk dengan air mata yang sudah deras mengalir di pipinya.


“Apa kau tau apa taruhannya saat dia memutuskan untuk pergi dari sangkar emas ayahnya? Dia mempertaruhkan hidupnya. Kau tak tahu apa yang sudah dilewatinya selama puluhan tahun ini. Dia tidak pantas mendapatkan benci dari mu, Liana,” sanggah Christopher.


Gadis itu mencoba mengatakan isi hatinya, meski sebenarnya dia ingin mencoba mengerti dan menerima ayahnya, seperti yang telah ia katakan dalam hati saat bertemu dengan Peter beberapa hari yang lalu.


Namun, dia juga manusia biasa yang tak bisa menepis rasa kecewa atas apa yang dilakukan oleh ayahnya pada dirinya dan sang bunda, meski tak diungkapkan secara langsung di hadapan sang ayah.


“Baiklah. Itu hak mu untuk membenci atau memaafkan seseorang. Tapi, aku hanya ingin memberitahumu bahwa kakekmu, ayah dari ayahmu, sudah mengerahkan pasukan pengawal pribadinya, yang diketuai oleh seorang pria bernama Moses Jung, untuk memburu ayahmu. Dia bahkan tak peduli apakah Paman Peter berhasil di tangkap hidup-hidup atau harus menembak matinya di tempat. Perlu kau tahu, kalau kakekmu itu orang yang sangat kejam. Dia bisa melakukan apapun untuk melancarkan ambisinya,” ungkap Christopher.

__ADS_1


“Apa kau tadi menyebutkan nama Moses Jung?” tanya Falcon.


“Yah, kau pasti sangat mengenalnya, bukan. Dia adalah mantan ketua Geng Jupiter mu. Dan aku yakin, kau juga tahu siapa orang yang hampir menabrak Liana tadi,” ucap Christopher.


Liana menoleh dan menatap prianya, sementara Falcon memeluk Liana dari samping. Kekhawatiran di hatinya yang sempat menghilang, kini muncul kembali bahkan berkali-kali lipat, mengingat siapa orang yang kali ini harus mereka hadapi.


.


.


.


.


Tegang ya bestie 😅 maaf, sesuai genrenya Liana, action romance yes 😁


Nikmati alurnya aja yah, sambil menerka-nerka sendiri 🤭

__ADS_1


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏


Jangan lupa like dan komentar yah😘


__ADS_2