Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
Pertemuan


__ADS_3

Amber terkejut dengan apa yang dilihatnya di dalam ruangan tersebut. Dia bahkan segera menyerbu masuk tanpa menunggu Henry membuka pintu lebih lebar.


“Surprise!” ucap Henry.


Amber menoleh sekilas ke arah pria itu, dan kembali melihat ke depan, di mana sudah ada dua orang yang sedang terikat di atas kursi, tampak tak berdaya di dalam sana.


“Ini... Ini tidak mungkin! Darling, akhirnya aku bisa bertemu denganmu lagu,” ucap Amber.


Wanita itu bahkan memeluk Peter, pria obsesinya begitu saja dan mengabaikan image nya yang sedari tadi terus ia jaga.


Peter tampak enggan dan terus meronta, seolah tak ingin diperlakukan seperti itu oleh istri David Harvey itu.


“Cuih!”


Sebuah suara seseorang sedang meludah terdengar, membuat Amber tersadar dan menoleh ke arah belakangnya. Dia melihat seorang gadis dengan rambut tergerai panjang yang sudah sangat kusut, duduk di posisi yang sama seperti Peter.


“Sungguh sangat memuakkan melihat adegan kalian berdua,” sindir Liana.


“Kau... Kau gadis br*ngsek! Beraninya kau membuat onar di hidupku!” maki amber.


Wanita itu melihat nyalang ke arah Liana, namun gadis itu justru tersenyum mengejek ke arah wanita bangsawan di hadapannya.


“Memang apa yang ku perbuat? Aku tidak ingat sudah melakukan sesuatu yang membuat hidupmu tak kacau,” ucap Liana.

__ADS_1


Gadis itu membuat Amber semakin kesal, hingga ia mengangkat tangannya hendak memukul Liana. Namun, kesadarannya mengingatkan jika saat ini pria idamannya masih berada tepat di belakang dan melihat semua yang ia perbuat.


Amber pun memutar dan berdiri di samping Liana. Dia mencengkeram kedua pipi Liana dengan kuat, hingga gadis itu mendesis sakit.


Peter kembali berontak, karena melihat sang putri yang lagi-lagi diperlakukan kasar.


“Darling. Kenapa kau harus mempunyai anak dengan j*lang itu? Aku juga bisa memberimu seorang putri yang cantik, dan lebih baik berkali-kali lipat dari dia,” ucap Amber.


Wanita itu menghempaskan begitu saja cengkeramannya, hingga membuat Liana kembali harus terhuyung, dan membuat rambutnya menutupi sebagian wajah.


“Heh, bukankah kau juga sudah punya banyak putri. Dua dari suami sah mu dan...,” ucap Liana.


“DIAM!” pekik Amber.


Tangannya sudah tak bisa dikendalikan lagi hingga sebuah pukulan keras mendarat tepat di wajah cantik Liana, menyisakan jejak merah yang terasa panas dan perih di pipi.


“Hehehehe... Apa setakut itu kau jika sampai rahasiamu terbuka di depan umum, hah? Nyonya Amber Callister Harvey?” ejek Liana.


“Dasar anak j*lang! Akan ku pastikan malam ini kau akan menjumpai ibumu, agar kau tak lagi menggangu hidupku!” ucap Amber kesal.


Dia kemudian berjalan ke arah Henry, dan berkata sesuatu.


“Segera habisi gadis itu!” seru Amber.

__ADS_1


“Woho... Jangan terburu-buru, Nyonya," sahut Henry.


"Kalau begitu, berikan aku pistol! Biar aku saja yang habisi dia sendiri, kalau kau memang tak mau melakukannya!" ucap Amber.


"Tenanglah, Nyonya. Anda masih bisa mempermainkannya terlebih dulu. Kau bisa memukul wajahnya berkali-kali hingga bengkak, kau bisa mencambuknya hingga lemas, atau kau juga bisa menyayat sedikit demi sedikit kulit mulusnya hingga cacat. Bersenang-senang lah,” sahut Henry.


Amber membola mendengarkan ucapan dari pria itu. Dia seketika merinding mendengarnya. Ucapan Henry benar-benar mewakili para psikopat yang senang menyiksa buruannya.


Namun, Amber tak ingin berlama-lama di sana. Dia hanya ingin gadis itu lenyap, dan hidupnya bisa kembali tenang.


Henry menutup kembali pintu tersebut, dan maju mendekat ke arah kedua sandera. Dia meraih kepala Peter dan Liana, kemudian menarik rambut keduanya hingga mereka mendongak ke atas dan meringis kesakitan.


“Ingat, Nyonya. Kau hanya memintaku menangkap satu, tapi aku membawa dua untuk mu. Jadi, mau bunuh atau selamatkan pun, kau harus pilih salah satu. Silakan pilih yang mana?” tanya Henry.


.


.


.


.


Siang bestie 🥰 Maaf kemarin othor cuma update satu bab😅hari ini 5 bab deh ku kasih🤭tapi nanti ya, tungguin aja notifnya😁

__ADS_1


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏


Jangan lupa like dan komentar yah😘


__ADS_2