
Keesokan paginya, Liana bangun seorang diri dan tak mendapati lagi Falcon di sampingnya.
Dia bangun dan duduk bersandar di head board, sambil mengusap wajahnya kasar dan menghalau rambutnya ke belakang agar tak menutupi wajah.
“Selalu seperti ini! Setidaknya ucapkan dulu selamat tinggal sebelum pergi. Menyebalkan!” gerutu Liana.
Gadis itu mencoba menoleh ke samping kanan dan kiri, berharap ada sebuah pesan yang ditinggalkan oleh Falcon untuknya sebelum pergi. Namun, dia tak melihat apapun di sana, hingga dia pun kembali menghela nafas panjang.
Tiba-tiba, terdengar sebuah ketukan dari luar, yang membuat Liana berhenti memikirkan Falcon.
“Masuklah!” seru Liana.
Pintu pun kemudian terbuka, dan nampak seseorang yang sangat dikenalnya sedang berdiri di depan pintu.
Dia terlihat begitu rapi dengan jubah putih dan tas koper hitam di tangannya. Kaca mata ber frame bulat bertengger di hidung, dan tatanan rambut klimis belah samping menjadi penampilannya hari ini.
“Silakan, Tuan!” seru seorang pelayan kepada orang tersebut.
Dia pun masuk dan menghampiri Liana.
“Kau? Sedang apa kemari?” tanya Liana.
“Apa lagi? Tentu saja memeriksa pasienku,” sahut orang itu yang adalah sang dokter, Q.
Dokter itu kemudian membuka tas kopernya, dan mengeluarkan stetoskop kemudian memasangnya ke kedua telinga, lalu mulai mengarahkan ujungnya ke dada Liana.
__ADS_1
Gadis itu patuh dan tak banyak protes sehingga membuat Q dengan cepat melakukan pemeriksaan.
“Kau sudah cukup membaik, dan demam mu juga sudah turun. Hanya tinggal istirahat sebentar lagi dan kau bisa kembali pulih seperti sebelumnya,” ucap Q setelah melakukan pemeriksaan.
“Jadi, bisa kau singkirkan benda ini dari tanganku?” tanya Liana.
Dia mengangkat tangan yang terpasang selang infus, dan meminta Q untuk melepaskan benda tersebut dari tubuhnya.
Sang dokter pun mengiyakan dan segera melakukan prosedur pelepasan kateter dari pembuluh vena Liana.
“Apa kau pergi ke rumah pantai baru-baru ini?” tanya Liana.
“Yah, pagi ini aku langsung terbang kemari setalah dari sana,” Sahut Q.
“Jadi, kau yang mencari informasi dari ayahku untuk Falcon?” tanya Liana.
“Apa ayahku menyinggung nama lain selain wanita itu?” tanya Liana.
Q nampak berhenti sejenak, menerka maksud pertanyaan dari Liana. Kemudian, dia kembali bergerak dan menarik jarum dari punggung tangan Liana.
“Tenang saja. Aku tidak mengatakan apapun mengenai mantan ketua pada bos,” ucap Q.
Dia seolah tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Liana. Kini, dia telah selesai menempelkan perban ke bekas jarum infus di tangan Liana.
“Bos hanya memintaku mencari tahu hubungan antara kau, wanita itu dan ayahmu. Jadi, aku tak berkewajiban untuk memberitahunya mengenai keterlibatan Ketua Jung dalam masalah ini. Kecuali, jika dia bertanya atau kau yang memberitahunya sendiri,” ucap Q.
__ADS_1
“Tidak ku sangka, bahwa ada anak buah Falcon yang seperti ini juga. Tidak mengatakan informasi secara lengkap padanya. Ini bisa berakibat fatal ketika kalian sedang beradu taktik dengan musuh,” sindir Liana.
“Aku hanya terbiasa bersikap profesional dalam pekerjaan yang ku geluti selama ini. Dan satu hal lagi, aku bukan anggota geng. Tapi aku ini dokter eksklusif Bos Falcon. Jadi, aku tidak ada kewajiban untuk selalu patuh pada setiap aturan yang dibuat oleh Bos. Aku hanya menghormatinya saja, sama seperti aku menghormati kakakku. Itu saja,” jelas Q.
Q memberikan sebotol obat kepada Liana.
“Minumlah ini untuk memulihkan tenaga dan menjaga daya tahan tubuhmu. Aku tahu kalau setelah ini, kau pasti akan sangat sibuk,” ucap Q.
Liana meraih botol obat tersebut.
Q nampak berkemas dan hendak pergi dari kamar itu.
“Aku akan tunggu kau di bawah. Bos bilang kalau hari ini juga kau harus kembali ke Golden City. Jangan pergi ke rumah panggung untuk sementara waktu, dan cukup fokus pada pekerjaanmu saja. Urusan ayahmu, ada pelayan mu dan juga si kecil Paulo yang akan menjaganya, ditambah aku akan sering-sering datang untuk melihat kondisinya,” seru Q.
Dia pun kemudian pergi keluar dari kamar, membiarkan Liana bersiap untuk pulang.
.
.
.
.
Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar yah😘