Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
Memilih hukuman


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, Liana dan Falcon telah selesai sarapan dan mereka bergegas menuju ke Pengadilan Negeri Golden Court, di mana sidang kasus Amber Callister akan digelar kembali.


Falcon masuk ke dalam mobil yang dikendarai oleh Mike, yang selalu muncul setiap kali bosnya berada ke negara bagian A, dan akan menghilang bagai bayangan saat di tempat lain.


Ella yang juga telah kembali bekerja di kediaman keluarga Wang, turut ikut dengan ditemani oleh kakak beradik Q dan Long. Keduanya ditugaskan khusus mengawal Ella sampai ke pengadilan.


Sedangkan Peter, pria itu saat ini berada di bawah pengawasan Christopher, yang juga selalu memantau setiap pergerakan sang kakek, dan segera mengacaukan rencana jahat yang akan dilakukan Jerome.


Ada sekitar lima mobil iring-iringan yang tengah melaju dari Dream Hill menuju ke pusat kota Golden City. Semuanya adalah anggota geng Jupiter, yang bertugas mengawal bos mereka dan juga saksi di persidangan.


Setelah menempuh jarak yang cukup jauh, akhirnya mereka tiba di depan pelataran gedung pengadilan.


Liana dibantu oleh Falcon keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam gedung tersebut. Kasus ini menjadi sorotan banyak pihak, sehingga mengundang banyaknya wartawan yang ingin meliput beritanya.


Kehadiran Liana menjadi pusat perhatian persidangan kali ini. Sosok arsitek muda berbakat. Cucu Presdir Wang yang sempat hilang selama lebih dari dua puluh tahun, serta anak kandung dari putra bungsu keluarga Empire Group yang melajang seumur hidup, serta desas desus yang mengabarkan bahwa dia telah melangsungkan pernikahan rahasia dengan cucu laki-laki satu-satunya dari pemilik Lunar Grup sekaligus sosok yang digadang-gadang akan menjadi calon pewaris klan terbesar di Empire State tersebut.


Mereka pun mulai mengerumuni Liana, saat wanita itu baru saja masuk ke dalam gedung.

__ADS_1


Semua wartawan berebut mengajukan pertanyaan seputar keterkaitan dirinya dengan Amber, dan kisah yang muncul mengenai hubungan cinta segi tiga antara ayah, ibu serta wanita jahat itu.


“Apa kalian ingin tahu jawabannya?” tanya Liana balik.


Semua wartawan nampak menunggu perkataan wanita itu selanjutnya.


“Kalau begitu, tanyakan saja pada ibuku di surga. Maaf, kalian sudah salah jika menanyai ku hal itu,” lanjutnya.


Dia pun menoleh ke arah suaminya, pertanda bahwa dia meminta untuk dibukakan jalan. Namun, ada salah satu wartawan yang maju dan berada paling dekat dengan Liana.


Liana berhenti. Dia kemudian meraih mikrofon yang dipegang wartawan tersebut.


“Aku Yakin Bahwa Negeri Ini Memiliki Hukum Yang sangat baik. Tapi jika boleh jujur, aku lebih memilih memberi mereka hukuman penjara seumur hidup, ketimbang hukuman mati. Sekian dan terimakasih,” ucap Liana.


Setelah mengucapkan hal itu, Liana berjalan dengan anak buah Falcon yang menyingkirkan semua wartawan dari jalannya, hingga menuju ke ruang persidangan.


Liana tak tahu jika seseorang yang sedari tadi berdiri di depan pintu ruang sidang, terus memperhatikan gerak geriknya selama di hadapan para wartawan.

__ADS_1


.


.


.


.


Pagi bestie, spesial hari ini aku up pagian, soalnya hari ini mulai masuk sekolah lagi jadi takut kalau agak siang nanti ribet jadi lupa buat update 🤭🙏


satunya lagi up agak siang yah, kalo memungkinkan aku update 3 bab kalo tak ya dia aja cukup😅


hari senin jangan lupa votenya ya😁


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏


Jangan lupa like dan komentar yah😘

__ADS_1


__ADS_2