Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
Bertemu kembali dengan sang nona


__ADS_3

Bertahun-tahun berlalu, geng Jupiter dari yang hanya sekelompok anak yatim yang ingin melindungi diri, akhirnya terkenal kemana-mana karena sering berhadapan dengan banyak kelompok geng lainnya.


Semua berawal karena pertarungan mereka melawan kelompok pemuda tempo hari, yang sudah mengganggu anak-anak itu terlebih dulu.


Meski selalu pulang dalam kondisi babak belur, namun mereka selalu berhasil memenangkan pertempuran. Aku mulai khawatir pada mereka, karena hampir setiap hari selalu pulang dengan luka lebam akibat berkelahi.


Akhirnya, Moses mendatangi kelompok geng terkuat di kota dan menantang mereka. Dia berkata jika dia bisa mengalahkan bos mereka, maka tidak boleh ada yang mengganggu anak-anak yatim itu selamanya.


Bayangkan, pemuda berusia dua puluh tahunan awal, menantang pria yang berusia sepuluh tahun lebih tua darinya. Bahkan dilihat dari fisik pun, sudah terlihat bahwa kemamapuan keduanya sangat berbeda jauh.


Sang bos yang licik tak mau menerima tantangan dari Moses. Dia malah memerintahkan anak buahnya maju secara serentak. Jika Moses masih bisa berdiri, makan Moses menang, dan semua geng di kota tak akan lagi mengusik anak-anak yatim itu. Namun sebaliknya, jika Moses kalah, maka mereka bebas mengganggu kami dan tak ada yang boleh melawan.


Demi melindungi anak-anak asuhku, Moses maju menerima tantangan tersebut. Sejak awal dia sudah tau jika tak mungkin bisa menang jika mereka maju sekaligus. Dia pun hampir tumbang dipukuli oleh orang-orang tersebut.


Namun lagi-lagi, anak-anak nakal ku rupanya diam-diam mengikuti Moses dan membantunya di waktu-waktu genting.


Mereka menyerang dengan benda apapun yang mereka temukan. Tak mudah mengalahkan kelompok tersebut, terlebih orang-orang itu masing-masing bersenjata.

__ADS_1


Saat seseorang membidikkan pistol ke salah satu anak yang maju semakin ke depan, Moses menyadarinya dan menghalau peluru dengan tubuhnya. Dia terkena tembakan di lengan kirinya.


Setelah itu, dia maju dan langsung menyerang ketua mereka. Hingga akhirnya pertempuran kembali dimenangkan oleh Moses. Di sana, dia mengikrarkan bahwa mulai saat ini kelompok mereka tidak boleh diganggu oleh siapa pun lagi.


“Kalian menganggap kelompok kalian Mars? Kalau begitu kami adalah Jupiter. Kami lebih besar dari kalian. Jadi, jangan pernah berani menganggu kami, kalau kalian tak mau habis di tangan Jupiter,”


Itulah yang diucapkan Moses saat itu. Anak-anak terus menirukan gaya Moses saat mengatakan hal tersebut sampai aku hapal dengan sendirinya.


Sejak saat itu, kelompok anak-anak asuhku resmi bernama Jupiter, dan menjadi kelompok terbesar di kota.


Waktu berlalu dan dunia semakin kacau. Kriminalitas terselubung mulai muncul. Hingga Grey Town dikenal menjadi kota hitam, meski kota ini adalah ibu kota negara bagian A.


Dari mulai jasa pesan antar benda-benda selundupan, yang mengantarkan nama Moses Jung dan Jupiter semakin besar di dunia bawah.


Mereka mulai membangun klub malam dan casino di kota, yang menjadi tempat transaksi sekaligus bisnis yang menjanjikan di kota yang kacau ini.


Aku pun memutuskan untuk pensiun, dan hanya merawat luka anak-anak ku yang selalu pulang dalam keadaan babak belur.

__ADS_1


Suatu hari, Moses pulang dari perjalanannya ke ibu kota Empire State. Dia berkata padaku jika di sana dia tak sengaja melihat nona nya.


Dia berusaha mengejarnya, namun nona itu sudah lebih dulu pergi dengan mobil mewah bersama dengan pria lain.


“Aku akan pergi ke sana lagi, Nyonya. Aku ingin menemuinya,” ucap Moses.


“Nak, dia sudah membuangmu. Bahkan sampai bertahun-tahun dia tak pernah mencarimu. Untuk apa kau menemuinya lagi?” tanyaku.


.


.


.


.


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar yah😘


__ADS_2