
Setelah sekitar empat jam menempuh perjalanan dari Empire State menuju ke Grey Town, Falcon langsung memerintahkan sang pilot untuk mendarat di wilayah sekitar markas besarnya, yang memang kebetulan memiliki tanah lapang yang cukup luas untuk bisa dijadikan landasan untuk pendaratan oleh sebuah pesawat jet pribadi.
Setibanya di markas, Falcon langsung menuju ke lantai atas, di mana saat ini Liana berada. Gadis itu terlihat masih berbaring di atas sofa ruangan ketua geng bersama dengan Long dan juga Q.
Kedua kakak beradik itu terus menjaga Liana, dibantu oleh seorang wanita club yang telah menggantikan pakaian Liana.
“Di mana dia?” tanya Falcon saat dia baru saja masuk ke dalam ruangan.
Matanya mengedar dan melihat keberadaan sang kekasih yang masih terbaring tak sadarkan diri di atas sofa.
Dia pun segera berjalan menghampiri tempat di mana Liana berada. Dia berjongkok di samping gadisnya dan meraih tangan gadis tersebut.
Wanita yang sedari tadi terus mengelap tubuh gadis itu pun harus menyingkir, setelah mendapat sebuah isyarat dari Long.
Falcon meraih tangan Liana yang masih terasa panas. Demamnya masih belum turun juga.
“Ada apa sebenarnya? Bagaimana bisa dia tiba-tiba datang kemari di tengah malam seorang diri?” tanya Falcon.
Matanya terus menatap wajah pucat yang masih menutup mata itu. Falcon terus menggenggam tangan gadisnya dan menempelkan di pipi.
__ADS_1
“Dia kemari karena ingin meminta bantuan Chip, untuk mencari tahu tentang seseorang, Bos,” sahut Long.
Pria itu telah berada di ruangan sang hacker sebelum Liana jatuh pingsan, sehingga dia pun tahu apa yang tengah dilakukan oleh gadis itu di tempat tersebut.
“Chip? Apa yang diminta Liana padanya?” tanya Falcon.
“Amber Callister,” sahut Long.
Falcon seketika membeku mendengar nama tersebut. Dia kenal betul siapa orang yang disebut oleh Long itu.
“Dari yang ku dengar dari perkataan kakak ipar dengan Chip, dia mencari seorang wanita bernama Amber Callister. Namun saat hasil pencarian keluar, wanita itu rupanya memiliki nama belakang lain, yang setahuku itu sama dengan nama aslimu, Bos,” lanjut Long.
“Ingat! Jangan beritahukan pada Peter bahwa putrinya itu saat ini sedang sakit. Aku akan membawanya ke Sky Escape untuk sementara waktu ini. Berikan aku semua perlengkapan untuk perawatannya,” ucap Falcon.
“Oke, Bos. Tunggu sebentar! Aku akan menuliskan semuanya dan meminta salah satu anak buahmu mencarinya untuk mu,” sahut Q.
Dokter itu pun segera menuliskan semua resep dan keperluan yang diperlukan Falcon untuk merawat kondisi Liana saat ini.
Setelah itu, dia bergegas pergi ke pantai di pesisir utara negara bagian A, di mana pemukiman nelayan berada, dan Paulo secara berkala akan pergi ke daratan setiap pagi untuk menyuplai keperluan di rumah pantai milik Q.
__ADS_1
Saat itulah, Q akan menumpang kapal milik si kecil Paulo, dan pergi menuju ke tengah laut di mana rumah tersembunyinya berada.
Sementara Falcon, pria itu kembali menaiki pesawat jet milik kakeknya, dan membawa Liana pergi ke Sky Escape.
.
.
.
.
.
Satu bab lagi setelah ini ya bestie 🥰
Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏
Jangan lupa like dan komentar yah😘
__ADS_1