Si Gadis Buruk Rupa

Si Gadis Buruk Rupa
Tentang kepala pelayan


__ADS_3

“Lalu, siapa gadis pelayan yang dibawa oleh Moses Jung ke rumah bosnya?” tanya Liana tiba-tiba.


Semua orang pun melihat ke arah Liana, dan bergantian kepada nyonya tua itu.


“Dia adalah Debby. Aku ingat dia adalah gadis yang sangat tegas dan juga cakap dalam mengatur semua teman-tamannya,” jawab Nyonya tua Mo.


“Apa?! De... Debby?” ucap Liana terbata.


Dia nampak begitu terkejut mendengar penuturan dari wanita tua itu.


Tidak mungkin. Jadi selama ini, dia masih ada di rumah itu? Kenapa? batin Liana.


“Ya, aku yakin kau sangat mengenalnya. Moses bilang, anak kekasihnya telah kembali ke keluarga bosnya. Pasti kau pernah bertemu dengan Debby, bukan.”


“Dia adalah penjaga yang diperintahkan Moses untuk mencegah nonanya menemukanmu. Karena selama ini, wanita itu juga terus mengawasi keluarga kontraktor itu. Itulah kenapa informasi tentang mu seolah tak bisa didapatkan oleh orang-orang dari kakekmu.”


“Karena, jika sampai kakekmu menemukanmu, maka wanita itu akan lebih dulu memburumu dan meminta Moses untuk melenyapkanmu sebelum kakekmu berhasil menemukanmu,” ungkap Nyonya tua Mo.


Liana semakin merasa sesak di dadanya. Dia tak menyangka kepala pelayan yang selama ini selalu baik padanya, dan juga setia pada sang kakek adalah mata-mata yang ditempatkan oleh Moses Jung di kediaman Dream Hill.


Terlepas dari tujuan mulia pria itu, Liana tetap saja marah karena selama ini dirinya sengaja dijauhkan dari keluarganya oleh pria itu. Hingga dia harus melewati hidup serba kesulitan sejak usia yang sangat muda, dan menganggap jika dirinya adalah seorang yatim-piatu.

__ADS_1


Air matanya kembali berlinang deras menuruni pipi mulusnya. Semua orang masih tertunduk karena tak tahu harus bereaksi seperti apa.


“Alex, maafkanlah Lion. Aku tahu anak itu telah membocorkan informasi penting, tentang tempat sembunyi ayah kekasihmu. Tapi, itu semua karena dia telah lebih dulu bertemu denganku dan mendengar semua cerita dari ku,” ucap Nyonya tua Mo.


Long terkejut mendengar perkataan wanita tua itu mengenai adiknya.


“Lion, apa maksud ucapan Nenek? Benarkah kau sudah mengkhianati geng kita?” cecar Long.


“Maaf, Kak. Tapi aku lakukan itu karena yakin bahwa Ketua Jung tidak akan bertindak jahat kali ini. Siapa sangka jika Henry mencuri informasi itu darinya, dan menyebabkan semua kekacauan ini,” tepis Q.


“Tapi tetap saja, itu semua karena kau yang...,” ucap Long.


“Cukup, Long. Semuanya sudah selesai. Lagipula, Liana juga sudah tak mempermasalahkannya lagi,” sela Falcon.


“Long, bos hanya ingin agar kau tak terlalu merasa bersalah atas tindakan adikmu. Sudahlah. Lagipula ini kesalahan pertama Q,” timpal Chip.


“Lalu, bagaimana dengan Lusy?” tanya Mike tiba-tiba.


Bagaimana pun juga, usia Mike hanya beda satu tahun dari Lusy, dan dulu dia sempat menjadi teman bermain putri Moses Jung, sebelum Lusy selalu menempel pada Falcon setiap saat.


“Tentu saja gadis malang itu tidak baik-baik saja. Bayangkan saja, ayah dan ibunya harus masuk ke dalam penjara dalam waktu yang hampir bersamaan. Tapi tenang saja, aku akan selalu mendampinginya sesuai yang diperintahkan oleh ketua,” sahut Alice.

__ADS_1


“Bisakah aku bertemu dengan dia?” tanya Liana.


“Mungkin tidak sekarang. Karena bagaimana pun, saat ini dia sedang terpuruk. Hatinya hancur dengan semua yang sudah terjadi. Dia perlu menata hatinya untuk tetap bisa tegar menjalani hidupnya,” jawab Alice.


“Alice benar. Belum saatnya Lusy bertemu denganmu, Sweety. Bagaimanapun juga, kau lah yang sudah memasukkan kedua orang tuanya kepenjara. Tunggulah setidaknya sampai dia bisa menerima semua ini,” sahut Falcon.


Liana diam. Dalam hati ada rasa bersalah atas apa yang terjadi pada Lusy. Namun tak dipungkiri, jika dia merasa puas karena telah membuat orang-orang jahat yang telah membuat hidupnya menderita, mendekam di penjara.


Falcon merangkul pundak gadisnya, dan mencoba membesarkan hati Liana.


“Ada satu hal lagi yang ingin ku beritahukan padamu, gadis cantik,” ucap Nyonya tua Mo kepada Liana.


.


.


.


.


Hari ini sampai sini dulu bestie 🥰besok lanjut lagi ya☺

__ADS_1


Mohon dukungan untuk cerita ini😊🙏


Jangan lupa like dan komentar yah😘


__ADS_2