
Masih flashback Paman Steve
Selama Steve tinggal di Panti..
Dia berangsur angsur pulih
karena Dia petinggi d kepolisian
Akhirnya Dia memilih berkantor d panti
Anak buahnya selalu ada yang berkunjung. untuk sekedar melapor dan meminta tanda tangan..
Dia juga bersama anak buahnya sering mengajari anak anak Panti ilmu bela diri dan cara menggunakan senjata, termasuk Alex ..
mereka Selalu mengajarkan untuk menjaga diri dan menolong juga membela yang lemah .
Alex sangat cerdas di usianya yang baru menginjak 10 tahun Dia sudah masuk SMP dan mendapatkan Beasiswa..
Dia juga bisa menghapal 3 macam bahasa..
Bahasa inggris , korea dan jepang..
Yang merupakan Bahasa favoritnya
Steve
" Bagaimana menyelidikannya apakah kalian sudah menemukan keberadaan Adikku dan juga istriku? " bertanya kepada anak buahnya..
" Sudah Ndan, Mereka berada di kota Batam..
Dan ternyata Adik Anda seorang gembong Narkoba yang sedang di cari interpol..
menurut sumber terpercaya Besok Adik anda mengadakan transaksi Narkoba."
" Apakah sudah tahu dimana lokasi transaksi tersebut? "
" Sudah Ndan, di Pelabuhan Batam, dan anak buah kita sudah berada di sana menyamar sebagai nelayan dan pegawai pelabuhan beserta polisi setempat dan Interpol tentunya."
" Bagus, Awasi terus jangan sampai lengah,
harus bisa d tangkap sampe ke Akar akarnya...
Bagaimana dengan istriku dan anaknya??
Dimana mereka??
Mereka tinggal di perumahan Elite di dekat Pelabuhan di Batam, anak buah kita juga Sudah berada di sana .."
"Bagus ,jangn biarkan mereka lolos
__ADS_1
pokoknya harus bersamaan menangkapnya
jangan sampe kabur."
" Siap Ndan, kalau begitu saya permisi." ujar anak buah Steve pamit pergi untuk menjalankan Tugas..
Ke esokan Harinya
pagi hari di Panti
Seperti Biasa Alex selalu bikin keributan dengan obrolannya yang menggemaskan.
" Paman, Apa Paman mempunyai Istri dan Anak , Siapa namanya ?"
" Ya, paman punya Istri dan Anak perempuan seumuran kamu, namanya siska dan istri om namanya maria, tapi mereka pergi meninggalkan Paman."
" Wah ,Sama dong seperti Alex Yang di tinggalkan oleh orang tua Alex.
Aku mau jadi anaknya Paman, menggatikan anak Paman yang pergi , hihihi , apa boleh? "
"Dengan senang hati sayang .
Nanti Paman akan bicara dengan Bundamu yah."
" Sekarang saja bicaranya Paman.
Tuh Bunda kesinih.
Bu Anna kaget mendengar Perkataan Alex.
"hmmzzz, Bu Anna gugup.
Apa Alex udah gak sayang Bunda?
mau ninggalin Bunda ?
Bu anna memasang wajah sedihnya.
Bunda sangat menyayangimu sayang.
Bunda gak mau kehilangan mu nak. "
ucap bunda sedih matanya berkaca kaca.
Alex ikut sedih mendengarnya , Dia memeluk Bundanya sambil berkata
" Aah Alex juga sangat menyayangi bunda..
Baiklah Alex tetap jadi Anaknya bunda
__ADS_1
Tapi Paman Harus jadi Pamannya Alex yah?
berarti Paman Adiknya Bunda , bolehkah Bunda??
kan Paman Juga gak punya orang tua Bun, Kasian ..
Kalau jadi Adiknya Bunda berarti Paman Punya Kluarga Gak Sendiri lagi..
" Aah anak pintar, Tentu saja Bunda Mau punya Adik Yang Tampan Seperi Pamanmu ini sayang.."
Mereka tertawa bersama
Bahagianya memiliki Alex di samping mereka..
Anak yang benar benar menggemaskan
selain Catik dan Pintar
Alex juga pandai mengambil hati semua orang..
Siang itu Steve berada di kamarnya yang di sulap jadi kantor..
" tuts... tuts... tuts.."
Tlp Steve berbunyi
" Hallo " Steve menjawab tlp.
" Hallo Ndan, misi selesai, semua sudah tertangkap, besok mereka di bawa ke jakarta untuk di Adili.
Dan surat surat berharga milik kluarga Komandan juga berhasil di Amankan.
Laporan selesai."
ujar anak buah Steve d seberang tlp..
" *Baguus, nanti kalian akan saya kasih bonus, setelah semuanya selesai kalian boleh liburan selama seminggu.
Habiskanlah waktu bersama kluarga kalian, Terima kasih Atas kerja keras kalian semua.
Gak salah Aku melatih dan memilih kalian."
" Terima kasih banyak Ndan atas kepercayaannya kepada kami*. "
Panggilan tlp pun berakhir
Selesai sudah masalah paman Steve
Flashback off
__ADS_1
Maaf kalau kurang Berkenan dan banyak typo
TERIMA KASIH