Preman Cantik

Preman Cantik
{SEASON 2} Episode 332 (Terbongkar semua)


__ADS_3

...HALO LAGI GUYS!...


...SELAMAT DATANG DI NOVELKU...


..."PREMAN CANTIK 2"...


...~~~...


#PREMAN CANTIK S2 EPS. 275


(Terbongkar semua)


...•...


...•...


Tania, Arsen, Fajar dan Tama kembali ke markas Jordi untuk memikirkan rencana yang harus mereka lakukan saat ini agar bisa membebaskan Jordi dari para penculik tersebut. Sebenarnya Arsen memang ingin mengambil jalan cepat yakni langsung mentransfer uang ke penculik itu, namun Tania tak yakin kalau penculik itu akan membebaskan Jordi.


Saat mereka sampai di markas Jordi, tiba-tiba sebuah mobil berhenti tepat di dekat mereka dan seorang pria yang tak lain ialah Revan turun dari mobil itu lalu menghampiri Tania. Ya Revan memang sengaja menyusul kesana untuk menemui gadis itu, karena Revan penasaran ada urusan apa antara Tania dan juga Arsen yang melibatkan Jordi disana.


"Hey, Tania! Akhirnya aku ketemu juga sama kamu, syukurlah kamu ternyata emang masih ada disini dan belum kemana-mana!" ucap Revan tersenyum sambil mengusap wajah Tania dengan lembut.


"Revan? Kamu tahu darimana kalau aku disini?" tanya Tania terheran-heran.


"Ohh, tadi papa kamu yang kasih tau. Katanya kamu lagi di markas ayah angkat kamu, makanya aku susulin aja kamu kesini karena kepo!" jelas Revan.


"Hah? Kok papa juga bisa tahu sih? Perasaan tadi aku gak bilang deh kalau aku mau kesini, kak Arsen juga gak bilang kan ke papa?" ujar Tania heran.


"Enggak tuh," jawab Arsen.

__ADS_1


"Ahaha, gausah bingung Tania! Papa kamu tadi telpon pak Riko, terus papa kamu tanya deh sama pak Riko kamu lagi ada dimana! Nah abis itu baru papa kamu kasih tau ke aku," ucap Revan nyengir.


"Ya ampun, jadi pak Riko yang kasih tau ke papa aku lagi disini?" tanya Tania menatap ke arah Riko.


"I-i-iya non, maaf!" jawab Riko gugup.


"Gapapa pak, lagian ini juga kan gak harus ditutupi kok! Oh ya, terus kamu mau apa susulin aku kesini Van?" ucap Tania kembali menatap Revan.


"Umm, ya gak apa-apa sih. Aku cuma pengen ketemu sama kamu aja sayang, abisnya aku kangen sama kamu! Ini juga kan hari libur, tadinya niat aku tuh mau ajakin kamu jalan-jalan gitu!" ucap Revan.


"Oh gitu, maaf banget ya Van! Aku harus cari cara buat bebasin bang Jordi dulu!" ucap Tania.


"Hah? Kok gitu? Emang bang Jordi itu kenapa sayang? Terus ngapain juga kamu harus cari cara buat bebasin bang Jordi?" tanya Revan heran.


"Eee jadi bang Jordi tuh diculik sama orang, nah orang itu tuh minta uang tebusan lima milyar! Tapi, aku gak yakin kalau dia bakal bebasin bang Jordi gitu aja walaupun aku transfer uang ke dia! Karena yang namanya penculik itu pasti licik, apalagi gak ada jaminan apa-apa!" ucap Tania menjelaskan.


Tania terdiam memikirkan saran yang diberikan oleh Revan barusan, menurutnya ada benarnya juga apa yang dibilang Revan itu.


"Kamu pinter deh! Kak, gimana kalo kita ikutin saran dari Revan?" ucap Tania.


"Boleh juga, yaudah kamu telpon aja dulu si penculik itu! Soal tempat mah gampang, nanti juga kepikiran sambil telpon! Yang penting dianya udah mau dulu, ayo cepetan!" ucap Arsen.


"Iya kak, bentar ya!" ucap Tania tersenyum.


Tania pun mengambil ponselnya dari saku baju, lalu mulai menghubungi nomor si penculik disana dan berharap penculik itu mau diajak negosiasi olehnya.


...•••...


Disisi lain, Rianti masih bingung apakah ia harus mau memaafkan Reno yang sudah merasa menyesal dengan segala perbuatannya, atau justru ia tetap teguh dengan keinginannya yakni tidak akan pernah melupakan kejadian tersebut dan terus membenci Reno alias pria yang sudah membuat hidupnya hancur hingga hampir putus asa serta bunuh diri.

__ADS_1


Reno terus-menerus mendesak Rianti agar mau memaafkan kesalahannya, ya walau Reno tahu kalau bukan hal yang mudah baginya untuk bisa mendapat maaf dari wanita yang sudah pernah ia sakiti. Apalagi Rianti sampai harus menderita cukup lama dengan kehamilan anaknya, namun Reno tetap yakin kalau Rianti pasti akan bisa memaafkan dirinya saat ini.


"Cantik, aku mohon sama kamu! Tolong maafin aku ya! Setelah ini, aku janji deh gak akan temui kamu lagi seperti yang kamu mau! Tapi, please banget kamu maafin aku Rianti!" ucap Reno memohon.


"Reno, kamu mau sampai kapan sih terus memaksa kehendak kamu kayak gini? Aku kan udah bilang, aku gak akan pernah bisa lupain kejadian itu dan apalagi buat maafin kamu Ren! Semua perbuatan kamu udah keterlaluan, aku benci kamu!" ucap Rianti.


"Iya aku tau, tapi itu kan dulu dan sekarang aku ini udah berubah menjadi lelaki yang lebih baik! Harusnya kamu dukung dong, kamu juga harus bisa maafin aku Rianti!" ucap Reno.


"Kalau aku maafin kamu, apa semua penderitaan yang aku rasakan selama ini bakal terobati? Kamu gak bisa kan bikin aku ngerasa bahagia? Ingat Reno, hidup aku hancur karena ulah kamu! Aku harus menjalani hidup sendirian dengan kondisi hamil, itu karena kamu!" bentak Rianti emosi.


Sangking emosinya, Rianti sampai tak sadar jika ia sudah keceplosan tentang kehamilannya dulu.


"Apa? Ja-jadi, kamu emang beneran hamil anak aku Rianti? Apa Athar anak laki-laki yang kamu bawa ke supermarket itu, anak aku?" tanya Reno terkejut.


"Iya, itu anak kamu Reno! Athar adalah anak kandung kamu, yang kamu tanam di rahim aku tapi setelah itu kamu singkirin aku begitu aja dari kehidupan kamu! Dengar ya Reno, kamu udah puas kan sekarang? Aku udah kasih tau semuanya ke kamu, tapi jangan harap kalau kamu bisa ketemu sama Athar!" ujar Rianti.


"Kenapa? Kenapa kamu larang aku buat ketemu sama anak kandung aku sendiri, Rianti? Apa kamu tega gak kasih izin seorang papa seperti aku, buat ketemu sama putranya?" tanya Reno.


"Papa? Papa macam apa kamu Reno? Kamu itu bukan papa dari Athar, mana pernah kamu kasih nafkah buat dia ha? Malah justru kamu usir aku dan bikin hidup aku menderita! Apa itu yang namanya papa, Reno?" ujar Rianti emosi.


Reno terdiam tak berkutik mendengar perkataan dari Rianti barusan, ia sungguh menyesal atas segala kesalahan yang sudah ia perbuat dulu.


"Mama!"


Tiba-tiba saja, muncul suara seorang anak kecil yang memanggil Rianti. Ya itu adalah Athar alias putra dari Rianti dan juga Reno, tampaknya Athar tak sengaja mendengar semua pembicaraan mamanya dengan Reno disana tadi. Sehingga Rianti pun tampak syok begitu melihat ada putranya di dekat sana.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!! ...

__ADS_1


__ADS_2